----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


ORANG DEKAT TUTUT INCAR KURSI SEKJEN KPU

        JAKARTA (SiaR, 10/2/99), Faisal Tamin, Sekjen Depdagri  berambisi
menduduki kursi Sekjen Komite Pemilihan Umum (KPU).  Bahkan saat ini ia
sudah bertindak seolah-olah sebagai Sekjen KPU.

        Informasi yang berhasil diperoleh SiaR menyebutkan  bahwa Faisal Tamin saat
ini telah mencari percetakan kertas suara untuk Pemilu nanti. Padaahal
penentuan kertas suara atau faisilitas Pemilu lain adalah menjadi hak dan
kewenangan KPU yang akan terbentuk seusai seleksi partai-partai peserta Pemilu.

        "Urusan kertas dan sebagainya, kan itu kerja KPU. Tetapi kenapa Sekjen
Depdagri sudah mengurusinya sekarang? Ia seolah-olah sudah jadi Sekjen KPU",
kata sumber SiaR.

        Faisal Tamin  selama ini dikenal dekat dengan Siti Hardiyanti Indra Rukmana
(Tutut). Ia adalah sekretaris Tutut di Palang Merah Indonesia. Dan selama
ini pernyataan-pernyataannya terlihat sangat membela status quo, terutama
pernyataannya mengenai PNS.

        Ambisi Faisal Tamin untuk menjadi sekjen KPU tersebut tampaknya
bukan sesuatu yang sulit terwujud. Sebab dari 10 anggota KPU, 5 orang
diantaranya merupakan orang-orang pemerintah. Yaitu 2 Depdagri, 1 orang dari
salah satu Dirjen di Departemen Kehakiman, 1 orang dari Mabes ABRI dan Affan
Gaffar dari UGM.

        "Dari komposisi itu, maka voting tentang masalah apapun, termasuk
memilih pimpinan KPU, status quo  pasti akan selalu menang," kata sumber.

        Sedangkan usulan sejumlah kalangan untuk memasukkan anggota Tim 11 yang
dipandang agak netral ke dalam KPU, ditolak mentah-mentah oleh pemerintah.
"Ada apa dibalik pemasangan para pejabat Departemen itu ke KPU? Tentu ada
maksud menjegal reformasi," kata sumber.

        Dengan komposisi KPU yang demikian, Sumber SiaR merasa pesimis  bahwa
pemilu akan berlangsung jujur dan adil seperrti harapan  masyarakat. Sebab
kasus-kasus pelanggaran Pemilu akan mentok sampai KPU, seperti sejumlah
Pemilu sebelumnya yang tek jelas penyelesaiannya.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 10 Feb 1999 jam 13:15:15 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke