----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------
Precedence: bulk
RUMAH TAHANAN XANANA DIPINDAH
JAKARTA (MateBEAN, 10/2/99), Presiden Fretilin Xanana Gusmao
akhirnya menerima desakan pemerintah Indonesia untuk keluar dari LP Cipinang
dan menempati rumah isolasinya yang baru. Perpindahannya ke rumah di Jl
Percetakan Negara VII/47 itu disaksikan oleh wartawan dalam dan luar negeri
serta para pendukungnya, Rabu (10/2).
Xanana keluar dari LP Cipinang tepat pukul 9.25 WIB dengan menaiki mobil
dinas Kalapas Cipinang Imron Sobari berplat B 2090 JQ dengan didampingi para
pengacaranya dari Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI). Mulai saat ini
ia akan menempati rumah dinas kepala Rutan Salemba Firma Uli Silalahi
tersebut sampai adanya penyelesaian soal Timtim.
Kepindahan Xanana ke LP barunya tersebut dinilai banyak kalangan
justru akan mempersulit kunjungan para koleganya. Sebab di rumah tersebut ia
tidak seleluasa seperti ketika berada di LP Cipinang. Ketika di LP Cipinang,
Xanana lebih leluasa menerima tamu dari berbagai lapisan masyarakat.
Sejumlah pembesuk tahanan PRD atau tahanan politik lain, waktu itu bisa
bertemu dan berdiskusi dengan Xanana.
"Kalau dulu besuk hanya ijin kepala LP. Tapi sekarang semakin
terbatas. Karena harus melalui ijin yang rumit dari Departemen Kehakiman,"
kata sumber SiaR.
"Sebab," lanjutnya, "di rumah tahanan yang baru itu, ia akan dijaga aparat
Depkeh dan juga aparat intelijen ABRI." Dari Departemen Kehakiman sendiri
diperoleh informasi telah menyiapkan 25 orang untuk menjaganya secara
bergantian.
Menurut informasi, kepindahan Xanana tersebut diperlukan untuk memperlicin
jalannya dialog segitiga antara Indonesia-Portugal dan PBB. Sebelumnya
Xanana memberikan tawaran mau pindah dari LP Cipinang, asal ABRI menarik
pasukannnya dan juga senjata-senjata senjata yang telah diberikan kepada
pasukan sipil di Timtim. Namun entah mengapa, akhirnya Xanana mau pindah
dengan tanpa penarikan senjata-senjata tersebut.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 10 Feb 1999 jam 13:46:05 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++