---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- DIBALIK SIARAN PERS KONTRAS Dikabarkan oleh beberapa media massa bahwa Munir dalam kapasitas sebagai Ketua Kontras beberapa waktu lalu mengadakan jumpa pers dengan beberapa wartawan sehubungan dengan kasus kerusuhan yang berbau SARA di Ambon, meskipun Munir sendiri sejauh ini kita ketahui belum pernah berani dan punya nyali untuk hadir langsung di kota Ambon. Cukup lengkap dan rinci uraian Munir membeberkan masalah Ambon dan mata rantainya dengan berbagai kasus kerusuhan sejenis sebelumnya, tapi bagi kita mana mungkin Munir bisa berkata jujur dan benar kalau Ia sendiri tidak melihat situasi lapangan dengan mata telanjang. Sulit bagi kita masyarakat awam ini untuk serta merta yakin atas uraian dan padangan Munir sebagai Ketua Kontras menyangkut masalah Ambon (terlebih warga Ambon yang ada di sana maupun di luar Kota itu), ketika kita semua tahu bahwa Munir selama ini belum pernah berkunjung ke Ambon. Lalu kenapa Ia seolah tampil pula dan berkesan sebagai tokoh yang sangat tahu tentang masalah Ambon..? bukankah aksinya itu sebenarnya sudah tergolong sebagai PROVOKATOR karena bertendensi mempengaruhi opini dan emosi publik untuk menyalahkan aparat keamanan. Segenap pemimpin Agama, khususnya pemuka agama Islam dan Nasrani seharusnya tanggap dan waspada untuk mencermati lebih teliti aksi dan gerakan Munir yang memanfaatkan isyu kerusuhan berbau SARA untuk menciptakan permusuhan antara rakyat dengan aparat keamanan. Sebab jika tidak, maka bukan hanya saya sebagai warga masyarakat awam ini akan diseretnya kepada kondisi emosional permusuhan antar sesama warga negara, tetapi bisa jadi anggota aparat keamanan juga akan terpancing untuk memusuhi warga masyarakatnya sendiri. Munir dan berbagai kiprah gerakannya dalam analisis dan pandangan masyarakat Perguruan Tinggi pada umumnya dewasa ini memang sudah mulai sangsi atas kemurnian misinya yang berpihak pada masalah kemanusiaan dan kekerasan, dan semoga sikap dan pandangan itu menjadi perhatian menyeluruh rekan mahasiswa lainnya khususnya yang tergabung dalam berbagai kelompok gerakan Reformasi. Ini dapat dicermati dari berbagai pernyataan Munir atas suatu kasus mulai dari Aceh dan beberapa kasus lain yang secara terang-terangan menyalahkan aparat keamanan dan secara paksa pula memancing emosi rakyat untuk memusuhi aparat keamanan. Lepas dari berbagai kelemahan yang selama ini masih terus mewarnai kinerja aparat keamanan dalam menangani berbagai kasus kerusuhan, tapi kehadirannya tetap diperlukan dalam upaya menciptakan situasi kondisif bagi kedamaian dan keamanan lingkungan masyarakat. Dan adalah kewajiban kita semua sebagai warga masyarakat untuk turut membantu mereka dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban agar tidak terasa berada dalam situasi ketakutan yang mencekam. Jadi pernyataan dan pandangan Munir dengan Kontrasnya menurut kita untuk sementara ini mungkin setingkat dengan aksi-aksi Provokator. Percaya atau tidak silahkan diteliti. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 10:11:28 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
