----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


RCTI akan PHK 400 Karyawan

        JAKARTA, (SiaR, 12/2/99) Sekitar 30 persen dari 1.059 karyawan PT
Rajawali Citra Televisi (RCTI) akan di PHK. Selain itu juga sekitar 400
orang lainnya yang masih terikat kontrak akan dibatalkan atau tidak
diperpanjang kontraknya.

        Informasi yang diperoleh SiaR menyebutkan, kebijakan mem-PHK
karyawan tersebut ternyata juga berlaku bagi 100 karyawan dari PT Sindo
Citra Media, rumah produksi yang mengelola pusat pemberitaan RCTI. Namun
demikian, untuk PT Sindo akan dilakukan secara bertahap karena rumah
produksi ini masih dianggap produktif.

        "Jadi total yang di-PHK sekitar 900 orang, dan akan berlaku serentak
sekitar Maret 1999" kata sebuah sumber.

        Sumber itu juga menambahkan bahwa Dewan Direksi yang dipimpin Dirut
RCTI, Andi Ralie Siregar sudah memberikan pengarahan kepada sekitar 1.000
karyawan RCTI di studio IV mengenai rencana PHK tersebut, awal minggu ini.
Menanggapi isu PHK karyawan RCTI itu, Manajer Humas RCTI, Eduard Depari
tidak membantahnya. Bahkan ia menerangkan bahwa saat ini Dewan Direksi
sedang mengadakan pembicaraan mengenai kompensasi yang akan diberikan kepada
para korban PHK. Namun ia sendiri tidak mau menyebut berapa jumlah atau
dalam bentuk apa kompensasi yang akan diberikan tersebut.

        "Karena itulah kami sedang menghitung semuanya. Terus terang PHK ini
akibat situasi ekonomi yang kurang bagus. Dan ini pertama kali dilakukan
RCTI secara besar-besaran selama mengudara hampir delapan tahun," ujar
Eduard kepada wartawan.

        Isu PHK terhadap karyawan RCTI ini sebenarnya sudah santer sejak dua
tahun lalu. Tapi pihak manajemen konon masih bisa mempertahankannya hingga
saat ini. Isu-isu yang berkembang menyebutkan, bangkrutnya RCTI ini adalah
akibat dari terus menurunnya perolehan iklan. Selain itu juga terus
membengkaknya utang-utang stasiun milik anak Soeharto itu kepada sejumlah
production house maupun TVRI.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 18:43:06 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke