---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Tuesday 16 February 1999 16:10 UTC ** PEMIMPIN PEMBERONTAK KURDI ABDULLAH OCALAN BERADA DI TURKI ** RATUSAN BURUH TAMBANG RUMANIA MEMULAI MARS PROTES BARU DI BUKAREST ** AMERIKA MEMPERINGATKAN IRAK JANGAN MENYERANG BASIS MILITER DI TURKI ** SEBUAH BOM MOBIL MELEDAK DI IBUKOTA UZBEKISTAN ** CLINTON MEMUJI MEKSIKO DALAM MEMERANGI PERDAGANGAN OBAT-BIUS ** TOPIK GEMA WARTA: KENAPA PRESIDEN HABIBIE PERLU UNGKAPKAN ULAH PRABOWO? * PEMIMPIN PEMBERONTAK KURDI ABDULLAH OCALAN BERADA DI TURKI Pemimpin pemberontak Kurdi Abdullah Ocalan sejak Senin malam berada di Turki. Demikian diumumkan Perdana Menteri Turki Bulent Ecevit di Ankara. Ocalan ditangkap oleh polisi rahasia Turki di Kenya dan dibawa ke Turki. Keberadaan Ocalan sudah lama tidak jelas. Senin malam diketahui, selama 12 hari terakhir ia berada di ibukota Kenya, Nairobi, di mana ia bersembunyi dalam kedutaan besar Yunani. Pihak otorita Kenya menjebak Ocalan dengan dalih-dalih rekayasa untuk keluar dari kedutaan tersebut. Kemudian ia ditangkap oleh polisi rahasia Turki. Ankara akan mengadili Ocalan, karena dianggap sebagai pemimpin PKK, ia bertanggung-jawab atas tewasnya 30 ribu jiwa. Dengan tuduhan itu ia bisa dijatuhi hukuman mati. Di sejumlah kota besar Eropa, berbagai kedutaan besar dan konsulat Yunani diduduki orang-orang Kurdi. Juga di Den Haag, Negeri Balanda, Senin malam 150 pengunjuk rasa Kurdi menerobos masuk kawasan tempat tinggal Duta Besar Yunani. Di sana mereka menyandera dua wanita dan seorang anak, di bawah ancaman granat tangan; sedang sang Duta Besarnya sendiri sedang tidak berada di tempat. Pihak polisi Den Haag melakukan perundingan dengan orang-orang Kurdi itu, tetapi kemudian tidak mau ikut campur lagi. Aksi-aksi serupa juga terjadi antar lain di London, Brussel, Bonn, Marseille, Stockholm. Sementara itu pendudukan kedutaan besar Yunani di Moskow dan Kopenhagen sudah berakhir. Yunani menuntut orang-orang Kurdi agar segera keluar dari pelbagai kedutaan besarnya. Setelah penangkapan pemimpin mereka, yakni Ocalan, PKK mengancam akan melancarkan aksi kekerasan. * RATUSAN BURUH TAMBANG RUMANIA MEMULAI MARS PROTES BARU DI BUKAREST Ratusan buruh tambang Rumania memulai mars protes baru di ibukota Bukarest. Para pengunjuk rasa bertolak mengendari bis-bis dari pelbagai tempat, untuk menghindari hadangan polisi anti-huru-hara. Pemimpin mereka, yakni Miron Cozma, yang Senin kemarin divonis 18 tahun penjara, berseru kepada para pengikutnya untuk secara massal berangkat ke ibukota. Pengadilan Tinggi Rumania menuduh Cozma memimpin aksi yang merongrong kewibawaan negara delapan tahun lalu, yang menyulut aksi kekerasan kaum buruh tambang. Mars protes massal di Bukarest pada waktu itu mengakibatkan jatuhnya pemerintahan yang lalu. * AMERIKA MEMPERINGATKAN IRAK JANGAN MENYERANG BASIS MILITER DI TURKI Amerika Serikat memperingatkan Irak agar tidak menyerang basis Angkatan Udara di Turki, Kuweit dan Saudi Arabia. Dengan demikian pemimpin Irak, Saddam Hussein mendapat ancaman. Amerika dan Inggris menggunakan basis- basis militer itu untuk melakukan penerbangan patroli mereka di wilayah larangann terbang di atas Irak. Tetapi serangan Irak terhadap basis di negeri-negeri itu akan 'pasti dan cepat' dibalas, demikian dinyatakan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Madeleine Albright. Wakil Perdana Menteri Irak, Tareq Aziz, kemarin di Turki mendesak agar basis-basis itu ditutup bagi pesawat-pesawat Amerika. Tetapi ia gagal. Pemerintah Turki memberitahu Aziz, sepenuhnya mendukung serangan udara Amerika dan Inggris terhadap sasaran-sasaran Irak. * SEBUAH BOM MOBIL MELEDAK DI IBUKOTA UZBEKISTAN Di Tashkent, ibukota Uzbekistan, sejumlah bom mobil meledak di sekitar gedung pemerintah. Menurut berita pertama yang diterima, dalam peledakan itu terdapat korban tewas, tetapi jumlahnya belum jelas. Dipastikan 30 orang menderita luka-luka. Besar kemungkinan bom-bom itu dipasang untuk membunuh Presiden Islam Karimov. Belum diketahui siapa yang bertanggung-jawab atas peledakan itu. Presiden Karimov yang masih selamat mengatakan, peledakan itu bertujuan mengganggu stabilitas politik negeri itu. Ledakan-ledakan tersebut demikian hebatnya, sehingga kaca bangunan-bangunan yang berjarak dua kilometer dari ledakan, hancur berantakan. Segera setelah terjadi ledakan, kawasan di sekitar gedung- gedung pemerintah ditutup, dan para pegawainya diungsikan. * CLINTON MEMUJI MEKSIKO DALAM MEMERANGI PERDAGANGAN OBAT-BIUS Presiden Amerika Serikat Bill Clinton pada akhir kunjungan 24 jam-nya di Meksiko memuji tindakan-tindakan negara tetangganya dalam memerangi perdagangan obat-bius. Ia menjanjikan akan memperpanjang kerjasama Amerika Serikat dengan Meksiko. Dengan demikian sanksi perdagangan Amerika bisa dihindari. Clinton tidak menerima seruan anggota-anggota Kongres Amerika untuk tidak berkerjasama dengan Meksiko, karena negeri itu justru tidak berbuat banyak dalam memerangi obat-bius. Clinton dan rekan Meksikonya, Ernesto Zedillo berjanji setiap tahun akan saling memberitahukan hasil-hasil dalam memerangi obat-bius. Hasil-hasil lain dari kunjungan Clinton di Meksiko adalah diperkuatnya kerjasama dalam kontrol perbatasan dan liberalisasi hubungan udara antara kedua negara. * PEMIMPIN PEMBERONTAK SURINAM DITUNTUT SEMBILAN TAHUN PENJARA Di depan pengadilan di Haarlem Belanda, pemimpin pemberontak Surinam, Ronnie Brunswijk dituntut hukuman sembilan tahun penjara. Brunswijk yang diadili secara in absensia, dituduh melakukan penyeludupan obat bius. Sidang terhadap dirinya dimulai lagi Senin kemarin. Sidang pengadilan Senin kemarin menghadirkan seorang saksi. Ia sebelumnya menyatakan dipaksa oleh Brunswijk untuk menjadi kurier. Saksi tersebut ditangkap di bandara Schiphol pada tahun 1996, ketika berusaha menyelundupkan puluhan kilogram kokain dari Surinam ke Belanda. * KENAPA PRESIDEN HABIBIE PERLU UNGKAPKAN ULAH PRABOWO? Intro: Pimpinan ABRI harus menindaklanjuti pernyataan Presiden B. J. Habibie bahwa rumahnya dikepung pasukan Prabowo, beberapa saat setelah Soeharto lengser Mei tahun lalu. Demikian anggota Komnas HAM Asmara Nababan kepada pers di Jakarta kemarin. Namun mantan Menteri Dalam Negeri Rudini menyatakan pengungkapan Habibie itu sudah terlambat. Ini hanya langkah Habibie untuk mencari popularitas di dalam negeri setelah sebelumnya menarik perhatian masyarakat luar negeri dalam soal opsi bagi rakyat Timor Timur. Berdasarkan bahan dari Jakarta, berikut ulasan redaksi di Hilversum: Dengan mengungkap kelakuan Prabowo tadi, seorang pengamat berpendapat bahwa sebenarnya Presiden Habibie ingin menunjukkan betapa tidak gampang baginya untuk menjadi presiden. Kepada Uskup Belo tahun lalu Habibie juga mengungkapkan bahwa rumahnya sempat dikepung pasukan Kopassus. Belo dalam pertemuan dengan Habibie ketika itu, demikian sebuah sumber, mengatakan bahwa masalah Timor Timur bisa diatasi dengan menarik keluar pasukan Kopassus dari Timor Timur. Seorang pengamat intelijen punya cerita lain soal latar belakang pengepungan rumah Habibie Mei tahun lalu. Ketika itu, menurutnya berbangga, sudah ada sekitar 100.000 pasukan di Jakarta. Sekembali Soeharto dari Kairo tanggal 15 Mei 1998, Wiranto dengan mandat Soeharto sebenarnya ingin membentuk lembaga pemulihan stabilitas keamanan, semacam Kopkamtib yang dipimpinnya sendiri. Prabowo sebagai Pangkostrad yang ketika itu dikelilingi teman-temannya seperti Fahmi Idris, Maher Algadri dan Kivlan Zen, merasa terdesak, karena kalau sampai menjadi Kopkamtib maka Wiranto jelas bisa menggantikan Soeharto. Maka Prabowo konon mendesak Harmoko supaya meminta Soeharto mundur saja, sambil menyiapkan Habibie (jadi bukan Wiranto) sebagai pengganti Soeharto. Tidaklah mengherankan kalau sebagai orang terdesak, Wiranto kemudian membantah himbauan Harmoko supaya Soeharto turun saja. Menurut Wiranto, walaupun dikatakan orang banyak, pernyataan Harmoko itu pernyataan pribadi belaka. Prabowo sementara itu mengkonsolidasikan kesatuan militernya. Yang loyal antara lain ialah Kostrad, Kopassus, Kodam Jaya dan Marinir. Unjuk kekuatan berupa inspeksi pasukanpun dilakukan dalam rangka menlawan pernyataan pers Harmoko yang meminta Soeharto mundur. Wirantopun berlindung dibelakang legalitas Soeharto karena kekuatan pasukan pendukungnya kalah banyak dibandingkan Prabowo. Yang loyal kepadanya, menurut sumber ini, hanyalah Grup 1 Kopassus di Serang di bawah pimpinan Kolonel Pramono Edhie Wibowo ipar Susilo Bambang Yudhoyono. Kekuatannya berjumlah 1700 personil. Mayjen Ryamizard, menantu mantan wapres Try Sutrisno, yang memimpin Divisi 2 Singosari Kostrad di Malang juga mendukung Wiranto. Demikian juga Pangdam Brawijaya, Mayjen Djaja Suparman serta pasukan Marinir di Surabaya. Pasukan-pasukan inilah yang buru-buru datang ke Jakarta memperkuat posisi Wiranto. Dari sini jelas bahwa di atas kertas, kalau sampai terjadi kontak senjata maka pasukan Prabowolah yang akan menguasai Jakarta. Dalam kondisi tegang itu maka KSAD, Jenderal Subagyo HS tiba-tiba menolak pembentukan lembaga semacam Kopkamtib itu. Saat itu, hanya Susilo Bambang Yudhoyono serta Fachrul Razy yang mendukung Wiranto sepenuhnya. Melihat Subagyo seolah-olah condong "menguntungkan" manuver Prabowo, maka pada tanggal 20 Mei malam harinya bersama Danjen Kopassus Muchdi, Prabowo mendatangi Subagyo. Prabowo mendesak Subagyo agar tampil memimpin kelompoknya. Namun Subagyo memilih untuk tidak berhadapan dengan Wiranto. Bahkan menurut suatu sumber lain, Subagyo menelpon Wiranto dan meminta pendapatnya. Klimaks perkembangan di tubuh militer terjadi pada tanggal 22 Mei, malam hari sebelum pengumuman kabinet Habibie. Dengan pasukan Prabowo yang mulai mendekati rumah Habibie, Wiranto berhasil menghubungi Habibie dan mendesaknya mempertahankan dirinya sebagai Menhankam/Pangab. Menurut Presiden Habibie kemarin, ia meminta Wiranto mengembalikan pasukan Prabowo ke barak, termasuk yang mengepung rumahnya. Wiranto yang dipertahankan sebagai Menhankam/Pangab lalu mencopot Prabowo dan menggantinya dengan Johny Lumintang. Prabowo konon bersedia tetapi mendesak agar Pangdam Siliwangi Djamari Chaniago yang menggantikan Johny Lumintang yang beragama kristen. Maka pada saat berlangsungnya pengungsian mahasiswa dari gedung DPR/MPR Prabowo mengerahkan pasukan Siliwangi dari Bandung memasuki Jakarta. Dengan mengendarai tank ia menuju rumah Habibie meminta Chaniago menggantikan Johny. Demikian sumber tersebut. Versi ini jelas mengungkapkan betapa Prabowo tidak sehitam seperti yang diungkapkan Habibie atau yang kemudian ditindak oleh Wiranto. Namun semua itu, sebagaimana dikatakan Rudini kepada pers, sudah terlambat, oleh karena itu tidak penting lagi. Tetapi semakin jelas bahwa konflik dalam tubuh angkatan bersenjatalah yang sangat menentukan setiap perubahan di Indonesia. Apakah itu tahun 57, 65 atau 98. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Feb 1999 jam 17:17:57 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
