----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Wednesday 17 February 1999 15:30 UTC



** RIBUAN BURUH ADAKAN DEMONSTRASI DI SURABAYA

** TIGA JUTA WARGA KOREA UTARA MENINGGAL KARENA KELAPARAN

** PENGADILAN MILITER BERTENTANGAN DENGAN UUD PAKISTAN

** TURKI TOLAK PENGAMAT INTERNASIONAL

** TOPIK GEMA WARTA: SIKAP PDI PERJUANGAN TENTANG TIMOR TIMUR, MASIH
RANCU




* RIBUAN BURUH SURABAYA ADAKAN DEMONSTRASI.
Demonstrasi lima ribuan buruh di Surabaya berubah menjadi kerusuhan.
Para demonstran, yang sudah berbulan-bulan menuntut tambahan gaji itu,
mencoba memasuki pusat kota Surabaya, tetapi dihalangi oleh petugas
keamanan. Akibatnya terjadilah kerusuhan, sehingga petugas keamanan
melepas tembakan peringatan. Dengan menggunakan pentungan petugas
keamanan membubarkan para demonstran. Menurut saksi mata, 20 orang
terluka. Empat orang demonstran tertangkap.


* TIGA JUTA WARGA KOREA UTARA MENINGGAL DUNIA KARENA KELAPARAN
Empat tahun belakangan sekitar tiga juta penduduk Korea Utara meninggal
dunia akibat kelaparan. Jumlah itu merupakan 10% jumlah penduduk negeri
itu. Demikian laporan Dinas Intelijen Korea Selatan. Sejak tahun 1995
negara komunis itu dilanda krisis pangan. Menurut media Korea Selatan,
sejak bulan lalu, misalnya, penduduk Pyongyang, ibu kota Korea Utara,
tidak mendapat ransum makanan sama sekali. Perundingan dengan Amerika
Serikat tentang bantuan pangan kepada Korea Utara berjalan alot, antara
lain karena rejim Korea Utara dituduh mengembangkan senjata nuklir. Hal
ini bertentangan dengan persetujuan yang ditandatangani lima tahun lalu.
Korea Utara tahun ini dipastikan akan kekurangan 1,6 juta ton bahan
pokok untuk memasok pangan penduduk.


* PENGADILAN MILITER BERTENTANGAN DENGAN UUD PAKISTAN.
Pengadilan Militer yang didirikan tahun lalu ternyata bertentangan
dengan UUD Pakistan. Demikian keputusan Mahkamah Agung di Islamabad.
Pengadilan militer khusus itu didirikan untuk mempercepat proses
penyelesaian kasus-kasus teroris. Vonisnya hanya bisa dicabut oleh
tribunal militer. Sampai sekarang pengadilan khusus tersebut baru sempat
dua kali mengeluarkan vonis hukuman mati. Para terpidananya sudah
menjalani hukuman mati. Mahkamah Agung juga mengeluarkan instruksi
kepada pemerintah untuk menyerahkan kasus-kasus yang belum tuntas kepada
pengadilan sipil yang ada. Pengadilan anti teroris itu didirikan, karena
banyaknya kasus-kasus pemboman di kota pelabuhan Karachi beberapa saat
silam.


* TURKI TOLAK PENGAMAT INTERNASIONAL.
Turki menolak kedatangan pengamat internasional untuk menyaksikan
pengadilan pemimpin PKK Abudllah Ocalan. Demikian tegas Kementerian Luar
Negeri Turki di Ankara. Turki tidak mungkin menerima tindakan luar
negeri yang menghambat sistem hukum Turki, tegas pernyataan tersebut.
Ankara menyatakan semua orang bisa mengikuti proses peradilan, karena
pengadilan di Turki terbuka. Sementara itu aksi-aksi warga Kurdi
menduduki berbagai kedutaan dan konsulat Yunani di Eropa, berakhir
kemarin malam. Pendudukan kedutaan Yunani di Den Haag Negeri Belanda,
diakhiri tanpa kekerasan, setelah pemerintah Belanda berjanji akan
mengeluarkan pernyataan pers mengimbau Turki agar tidak menjatuhkan
hukuman mati pemimpin Kurdi Abdullah Ocalan yang tertangkap di Kenya
berberapa saat silam. Hanya di London dan berbagai kota di Swis masih
berlangsung aksi orang Kurdi. Kantor partai pemerintah Jerman SPD di
Hamburg diduduki warga Kurdi. Seorang warga disandera. Warga Kurdi
menuduh Yunanilah yang mengektradisi Ocalan ke Turki. Para pengacara
Ocalan, dua warga Belanda dan satu warga Jeman, tidak berhasil masuk
Turki untuk membela Ocalan. Mereka dilarang masuk oleh otoritas Turki
dan dipulangkan ke Belanda.


* PEMIMPIN BURUH TAMBANG MILITAN RUMANIA TERTANGKAP.
Pemimpin buruh tambang militan Rumania, Miron Cozma, tertangkap, ketika
polisi membubarkan mars protes empat ribuan buruh tambang. Para buruh
tambang itu berada di perjalanan menuju ibukota Bukarest untuk memprotes
vonis terhadap pemimpin mereka, Miron Cozma, yang juga ikut serta dalam
aksi protes ini. Pemimpin radikal buruh tambang ini Senin lalu divonis
delapan belas tahun penjara karena peranannya dalam pemberontakan buruh
tambang di Bukarest tahun 1991. Pemberontakan itu akhirnya menumbangkan
pemerintah pertama pasca komunis di Rumania. Puluhan polisi dan sejumlah
buruh tambang terluka pada saat dilakukan penghadangan mars di Rumania
Barat Daya. Ratusan orang warga ditangkap.


* PESAWAT TEMPUR ETIOPIA KEMBALI SERANG PANGKALAN MILITER ERITREA
Pesawat-pesawat tempur Etiopia kembali melancarkan serangan terhadap
pangkalan militer Eritrea Harsele di dekat kota pelabuhan Assab. Menurut
pihak Ethiopia sebagian besar pangkalan militer itu musnah, termasuk
cadangan air besar. Pihak Eritrea mengakui adanya serangan udara, tetapi
membantah musnahnya cadangan air. Cadangan air itu strategis karena
merupakan pasokan air untuk tentara Eritrea di kawasan itu. Pertempuran
perbatasan yang menggebu hari-hari belakangan antara Etiopia dan Eritrea
sudah banyak menelan korban jiwa dan korban cidera.


* MILOSEVIC TETAP TOLAK KEDATANGAN TENTARA ASING DI KOSOVO.
Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic tetap menolak kedatangan tentara
asing di Kosovo. Demikian tegas Milosevic seusai pembicaraan dengan
utusan Amerika Christopher Hill, yang mengadakan kunjungan kilat ke
Beograd. Dengan demikian Milosevic memblokir tercapainya persetujuan
antara orang Serbia dan orang Albania Kosovo yang tengah berunding di
Rambouillet, Perancis. Penempatan tentara NATO di Kosovo merupakan
bagian penting dalam konsep perjanjian perdamaian yang diajukan oleh
Kelompok Kontak Yugoslavia kepada kedua pihak. NATO mengancam akan
melancarkan pemboman kalau perundingan di Rambouillet tidak membuahkan
hasil minggu ini.


* HILLARY CLINTON AMBISI JADI ANGGOTA SENAT.
Ibu Negara Amerika Serikat Hillary Clinton untuk pertama kali menyatakan
bahwa dirinya mungkin akan mencalonkan diri sebagai anggota Senat. Dalam
sebuah pernyataan tertulis singkat Hillary menegaskan ia akan
mempertimbangkan dengan serius masalah ini dan akan mengambil keputusan
tahun ini juga. Spekulasi bahwa 'First Lady' Amerika Serikat ini akan
membina karir politik sendiri Senin lalu sempat marak, ketika suaminya
Presiden Bill Clinton menyebutnya sebagai seorang 'calon yang prima'.
Banyak orang Demokrat menganggap Hillary Clinton sebagai calon yang
cocok untuk menggantikan senator dari New Yorik, Daniel Patrick
Moyniham, yang akan meninggalkan Senat.


* SIKAP PDI PERJUANGAN TENTANG TIMOR TIMUR, MASIH RANCU
INTRO: Salah satu deklarator PDI Perjuangan Sabam Sirait mengingatkan,
partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini, mendukung referendum bagi
rakyat Timor Timur. Akan tetapi, salah satu Ketua PDI Profesor Dimyati
Hartono menunjuk, nasib rakyat TimTim tergantung pada jawaban dalam
referendum bagi seluruh rakyat Indonesia. Berikut pertama-tama komentar
Dimyati tentang putar-haluan Presiden Habibie soal TimTim .

DIMYATI HARTONO [DH]: Pertama, tidak konsisten terhadap keputusan.
Karena Presiden Habibie adalah presiden yang bukan produk dari pemilihan
umum, tetapi produk dari situasi yang darurat. Presiden yang demikian
ini tidak mempunyai kewenangan cukup besar seperti halnya presiden yang
hasil pemilihan umum. Pemerintahan Habibie adalah pemerintahan yang
bersifat transisional, dan transisional itu memiliki kewenangan
terbatas, tidak boleh mengambil langkah-langkah yang fundamental. Tugas
utama adalah mimpin law and order (tegaknya hukum, Red.) Kemudian
menyelengarakan makan buat rakyat, pakaian buat rakyat, tapi tidak boleh
menyentuh sesuatu yang sangat fundamental yaitu mengenai wilayah negara,
karena itu wewenangnya Majelis Permusyawaratan Rakyat. Dengan tindakan
Habibie sebenarnya dia against the constitution (melanggar Undang-Undang
Dasar, Red.)

RADIO NEDERLAND [RN] Tetapi bukankah dalam usul Presiden Habibie itu
MPRlah yang akan mengambil keputusan apabila Timor Timur menolak otonomi
luas, lalu MPR baru yang akan mengambil keputusan apakah Timor Timur
dilepas?

DH: Dalam hal ini dia melampaui kewenangan dia, sebab dia adalah
presiden yang sifatnya transisional.

RN: Tetapi presiden kan boleh mengusulkan kepada MPR baru, nanti?

DH: Boleh, tetapi kan anda tahu, ini tidak hanya mengusulkan, dia sudah
membikin statement (pernyataan, Red.) resmi, dan itu akibatnya sekarang
apa yang terjadi di Timor Timur. Terjadi satu clash (bentrokan, Red.)
yang tidak menggembirakan, baik buat bangsa Indonesia seluruhnya dan
khusus buat orang-orang Timor Timur sendiri. Mereka merasa sekarang
tidak tentram.

RN: Sebenarnya PDI perjuangan juga setuju dengan referendum bagi rakyat
Timor Timur bukan?

DH: Tetapi referendum itu harus berlaku untuk seluruh rakyat Indonesia.

RN: Kita andaikan sekarang setelah pemilihan umum nanti PDI Perjuangan
menang, dan Megawati menjadi presiden. Apa yang akan dilakukan Megawati
dengan Timor Timur?

DH: Diserahkan kepada rakyat Indonesia melalui MPR. Apapun putusan MPR
itu yang akan dihormati oleh presiden yang bener.

RN: Jadi Megawati tidak perlu mengikuti saran Presiden Habibie agar
minta MPR untuk melepas Timor Timur?

DH: Tidak, tidak!

RN: Tetapi Sabam Sirait mengatakan bahwa referendum ini memang merupakan
hak rakyat Timor Timur, jadi perlu diadakan untuk rakyat Timor Timur.

DH: Ooh, tetapi caranya bukan referendum hanya untuk Timor Timur.

RN: Sabam Sirait jelas, bahwa referendum merupakan hak rakyat Timor
Timur.

DH: Itu hak rakyat Timor Timur, kalau itu dikehendaki.

RN: Boleh saya kutib pernyataan Sabam Sirait yang mengatakan, "Mengakui
hak rakyat TimTim untuk menentukan nasibnya sendiri dengan cara
referendum." Di sini jelas bahwa referendum itu bukan untuk rakyat
Indonesia, melainkan untuk rakyat Timor Timur.

DH: Oo, enggak bisa, tidak bisa. Hak boleh, ya, tetapi pelaksanaan
harus, karena dia sudah menjadi bagian integral dari wilayah Republik
Indonesia. Rakyat Indonesia yang lain juga harus memberikan suaranya.

RN: Demikian Prof. Dimyati Hartono.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Feb 1999 jam 16:36:03 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke