---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: Hartono Dengan Hormat. Dari berita berita di Media masa maupun di milis ini, terutama tentang tarip telepon yang naik (sampai 2500%) dapat disimpulkan bahwa: 1. Bahwa wakil wakil kita di DPR ternyata bukan orang yang mengerti apa yang menjadi tugasnya, bisa sampai kecolongan dengan trik dari pihak telkom (dalam hal ini demi kepentingan supplier dan kontraktor pt telkom). Mungkin DPR perlu masukan dari masyarakat, lebih terbuka menerima masukan dari rakyat dan tidak menganggap dirinya SUPER, tutup telinga. Perlu dibuat suatu cara/saluran untuk mendengarkan suara rakyat. Juga kemauan rakyat untuk memberi masukan ke DPR akan membanjir apabila suaranya didengar. 2. Orang orang yang ada di pemerintahan ternyata adalah orang yang jauh lebih pandai dalam bidangnya, sehingga apa yang mereka inginkan selalu terpenuhi. Mereka inilah yang seharusnya mewakili rakyat di DPR, atau kriteria seperti ini yang seharusnya digunakan untuk menjadi wakil rakyat. 3.Adalah suatu tindakan yang konsekwen bila pt telkom tidak mau menurunkan tarif. Ini patut dihargai sebab sudah disetujui oleh DPR, apapun alasannya. Seharusnya rakyat/konsumen yang mempertanyakan ke DPR, dengan kriteria apa mereka menyetujui kenaikan sampai 2500%. 4. Jika dicari akar permasalahannya, yang salah adalah rakyat juga kenapa mewakilkan kepentingannya kepada orang yang tidak selaras dengan kepentingannya. wassalam ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Feb 1999 jam 09:29:23 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
