----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: Grifa Libran

Partai-partai politik yang bakal bertarung di pemilu Juni mendatang  yang
memiliki dana  luar biasa besarnya,    kelihatan jelas sekali akan
menggunakan dana tersebut dengan cara  seperti  ungkapan
orang Batak:   HEPENG DO NA MANGATUR NAGARAON!

Tulisan ini bukan dimaksudkan memojokkan    saudara kita  dari   Tano Batak
sana,  kecuali hanya  sekedar   saling mengingatkan,    bahwa   para
"bandit"  negara  kita  yang  bermimpi  agar  status quo   bisa  kekal
selamanya   akan  menjalankan  tujuannya tersebut  dengan  asumsi  seperti
yang ada dalam ungkapan  orang Batak  itu.     Uang  adalah jalan terakhir
bagi mereka untuk mencapai tujuan  pengumpulan suara pemilu.    Bila  gagal,
maka  penghancuran negeri ini  lewat  pengadu-dombaan  antar  umat
(agama/suku/golongan)  tinggal diteruskan belaka!     Kalau aku tak dapat,
maka orang lain pun  mesti gigit jari!     Inilah  doktrin  tingkat pertama
bagi  pemuja  status quo.

Tapi  kita semua tidak perlu  takut dan gentar  apalagi  kecut  dengan
praktek  money politic ini.   Setidaknya   kapan dan di manapun sejarah
telah membuktikan  dan terus akan membuktikan,     segala  daya upaya
membangun kekekalan kejahatan   akan berakhir di lubang  "pengadilan".

Kita tidak perlu antipati  dan  mengkhawatirkan  akan berapa banyak
masyarakat  yang suaranya bisa dibeli.    Tidak juga perlu
menghalang-halangi  masyarakat  yang  bakal  "ketiban rejeki"   menjelang
pemilu nanti,    apalagi dengan kondisi  kebangkrutan  negara  seperti
sekarang.   Sebaliknya  mari kita  dorong sebanyak mungkin  orang
berbondong-bondong  untuk menampung  "hujan rejeki",   bila perlu   ke-210
juta rakyat Indonesia  mengambil  "jatahnya"  demi  pesta   [semoga]
demokrasi yang pertama ini!        Dengan catatan,   bersamaan dengan itu
kita terus  mengajak masyarakat luas  UNTUK DAN HANYA MENCOBLOS PARTAI
PILIHAN  SESUAI HATI  NURANINYA  SAJA!     Jadi  rejeki sih jangan ditolak,
tapi soal partai yang jadi pilihan  nanti dulu.       Dengan kata lain,
ambil uangnya  tapi coblos partai lainnya   [sesuai pilihan hati nurani]!
Hanya dengan  cara ini kita bisa melumatkan  praktek busuk  money politic!
Hayo,  siapa berani bagi2  duit?

Grifa  Libran

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 1 Mar 1999 jam 08:58:39 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke