----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

MEGAWATI JANGAN KE AMBON

Saya tahu persis watak orang Ambon makin "dipisah" atau "diajak damai"
makin menjadi jadi dan bisa2 orang yang memisah itu  menjadi sasaran
atau  musuh dari keduanya.
Ada beberapa pertimbangan yang perlu difikirkan oleh Orang2 PDI
Perjuangan  di dalam mengizinkan
Mega ke Ambon  karena masalah nya telah menjadi tidak sederhana lagi
sejak orang Ambon dari kedua belah fihak saling menyerang.Pemerintah
daerah kelihatannya kewalahan dan tidak sanggup lagi untuk mendamaikan
kedua belah pihak.
Peristiwa pada tanggal2 terakhir ini telah membuat masalah menjadi
"rumit" dan pertanyaan nya siapa yang bisa mendamaikan.Tokoh2 Nasional
termasuk Presiden sendiri akan sulit untuk memulai rencana berdamai.
Masarakat Ambon tidak mempunyai "kesamaan" oran / tokoh yang di idolakan
oleh kedua golongan yang yang berselisih.

Oleh sebab itu saya mencoba mengemukakan hal2 yang menyangkut Mega:

1.    Suasana masih tidak menentu dan masih mendatangkan
korban,pertengkaran antar Agama masih
       berlangsung dan belum ada solusi yang mengena untuk melakukan
gencatan senjata apa lagi berdamai.
       Keadaan salin curiga masih belum teratasi dan inilah yang
menyebakan pihak keamanan masih ragu
       untuk bertintdak. Rakyat  dari kedua pihak yang bersengketa
saling mencurigai , dan ini yang antara
       lain menyulitkan penyelesaian. Pendekatan Tokoh2 agama bersama
sama pemerintah daerah
       kelihannya Gagal

2.     Oleh sebagian Umat Islam menganggap bahwa PDI didalamnya termasuk
Fusi dari beberapa Partai
       Kresten antara lain Parkindi,Partai Katolik dan lain2. Karena
anggapan ini maka di kuatirkan
       kehadiran Mega di Ambon akan dianngap keberfihakan Mega kepada
Golongan Kresten walaupun
       Mega sendiri adalah Orang Islam.

3. Adanya Isu RMS .
        Sebagaimana diketahui RMS ditumpas pada zaman Bung Karno. Mega
adalah putri
        beliau. Dikuatirkan masih ada dendam .
        Apabila isu RMS ini benar,maka Mega tidaklah tepat untuk
,meredam SARA di Ambon. Seperti di
        ketahui bahwa Mega menentang Isu Timor Timor Merdeka,sehingga
Pengikut RMS akan
        menganggap Mega merupakan penghalang bagi mereka.

3. Hubungan Mega dengan Pemerintah , yang dari dulu terasa kurang
harmonis , sehingga dkuatirkan keselamatan Mega tidak akan terjaga
secara 100%. Hal2 ini perlu kehati-hatian bagi Pimpinan PDI
Perjuangan.Orang masuk PDI Perjuangan lantaran "Mega" , bukan lantaran
"Platform PDI Perjuangan".
Menurut saya Pemerintah pun harus menyarankan agar Mega tidak ke Ambon
karena resikonya tinggi.

Kalau PDI Perjuangan menginginkan Mega berkunjung ke Ambon untuk
menyelesaikan atau meredam masalah kerusuhan saat ini , akan sangat
berbahaya bagi keselamatan rombongan Mega. Saya sama sekali tidak
bermaksud untuk menakut - nakuti tetapi perlu pemikiran yang mendalam
atas alasan2 yang saya cantumkan diatas.

Beberapa waktu yang lalu satu2nya aksi untuk menghindari pertumpahan
darah berlanjut maka saya mengusulkan diperlakukan DOM atau saat ini
disebut sebagai DARURAT SIPIL di Ambon dan sekitarnya.
Saya tidak sependapat dengan Ketua Golkar yang mengatakan bahwa Darurat
Sipil belum perlu diterapkan di Ambon.Orang - orang di Ambon telah hidup
penuh ketakutan dan penuh saling curiga.
Kalau DOM atau Darurat sipil tidak diperlakukan dalam waktu dekat maka
lebih banyak lagi akan jatuh lagi korban di kedua belah fihak , sehingga
makin banyak lagi dendam.

Apabila Mega ingin ke Ambon satu2nya jaminan keamanan bagi Mega bila
Darurat Sipil diterapkan di Ambon dan sekitarnya. Saya mengajukan
keberatan ini karena Mega adalah salah satu tokoh Nasional yang ada saat
ini. Saya hanya berfikir apabila terjadi apa2 terhadap diri Mega maka
Pemerintah akan menjadi sasaran empuk bagi para politisi.

Mudah2an tulisan ini bisa menjadi pertimbangan pihak2 yang terkait
secara jernih dan mudah2an terbaca oleh Pimpinan PDI Perjuangan.
Terima kasih.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 1 Mar 1999 jam 08:59:39 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke