----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

Bagaimana saya akan memulai menceritakan ini?
Ya, life is good, dan bahkan so good untuk saya
kisahkan selama 10 hari saya berjalan jalan di Florida.

Rasanya saya menjadi nampak sedikit sombong dengan
menuliskan cacatan perjalanan ini,tapi saya tidak tahan
untuk tidak menulis, dan percayalah tulisan ini bukan semata
travel report tentang tempat tempat plesir, tetapi juga catatan
renungan dan pemahaman saya sebagai manusia yang
mencoba berinteraksi dengan manusia dan lingkungan
baru selama perjalanan. Bagi saya jalan jalan adalah sebuah
proses belajar yang unik dan berharga untuk lebih memperkaya
jiwa.Dalam setiap perjalanan bukan cuma kenangan yang biasanya
mengendap dalam ini benak, tetapi apresiasi terhadap kehidupan
juga makin mengental di dalamnya.


THE BEST BEACH
Florida memang indah, ya anda bisa berjalan jalan di sepanjang
pantai Sarasota di selatan kota Tampa yang menghadap Gulf
of Mexico dengan aman dan tenteram, pasir putih yang halus
yang saya pijak, hijau lembut air laut yang bening, angin yang tidak
dingin, dan lengkingan ratusan camar yang mengincar ikan di sela
sela ombak, kelepak puluhan pelikan yang terbang beriringan
membelah langit biru yang di perniki tebaran awan perak
saya nikmati dengan penuh pesona.
Di  Siesta Key , kota plesiran di selatan Sarasota nampak begitu
makmur,hampir semua rumah memiliki  private boat atau yacht
mewah yg di tambat di  canal yang membelah halaman belakang,
saya berputaran diantara jalan jalan kecil yang teduh oleh pepohonan,
saya nikmati istana yang berjejeran disana dengan pandangan iri dan
dengki,Mobil mini van yang kami pinjam dari Sandra, istri Mathew
abang ipar saya, nampak begitu dekil dibandingkan mobil mewah
yang teronggok di setiap halaman depan rumah.

Mannie, seorang gold seeker yang berjalan menyusuri pantai
Madiera saya temui sedang sibuk menyapu pasir pantai dengan
metal detektornya . Hari ini dia sedang beruntung karena menemukan
cincin emas tebal yang mungkin tertinggal seorang penjemur pantai
di utara Madiera.Ketika saya tanyakan apakah begitu gampangnya
menemukan emas dan perhiasan di pantai, laki laki tua ini menggeleng
" Sering satu harian saya tidak menemukan apa apa kecuali uang
satu senan yang berceceran" katanya sambil tersenyum. Penduduk
New Jersey ini mencari emas sebagai hobby bukan mencari nafkah.
Seperti juga para Canadian dan New Yorker,Bostonian,bahkan
ribuan keluarga dari Jerman, dia datang ke Florida untuk menetap
selama 1 sampai 2 bulan  mengindari musim dingin di belahan
bumi utara sambil jalan jalan.

THE WORST PLACE ON EARTH
Florida memang memiliki pantai berpasir putih yang indah dan cantik,
begitu tenarnya pasir pantai itu sehingga Bahrain pernah mengimpor
pasir  hanya untuk memperindah pantai negara kaya minyak ini.
Tapi ketika saya meminjam mobil pick up mathew  dan mengendarainya
bersama Vicky meninggali rumahnya yang berada dekat rel kereta
disebuah ranch 32 miles sebelah utara Tampa, menuju Disney World
di Orlando , saya kecewa berat. Pemandangan sepanjang highway
50 melewati Brooksville,Groveland dan Clermont sangat datar dan
membosankan.Di sisi kiri kanan jalan terdampar kota kota gersang
atau hutan payau yang berawa rawa yang tidak enak dipandang.

THE TOURIST TRAPS.
Di bumi ini, mungkin cuma 2 kota yang saya benci.Satu adalah
Bekasi di Jawa Barat , karena tanah gersang dan polusi
serta manusianya yang nampak aneh. Dan Orlando di jantung
negara bagian Florida karena apa yang dijual di kota ini harganya
mencekek leher. 30 juta tourist yang datang ke Florida setiap tahun
mayoritas pasti menginjakan kaki di Orlando karena Disneyworld, Universal
Studio, Sea World , MGM Studio jelas jelas secara tidak langsung di jarah oleh
perangkap  turis seperti pusat pusat hiburan, restaurant dan toko toko yang
bertebaran di Orlando. Untuk melengkapi perjalanan jelas kami singgah di Epcot
Center yang berukuran raksasa itu milik kerajaan Mickey Mouse Karcis
masuk 42 dollar per orang bukan menjamin kepuasan melainkan keletihan dan
kejengkelan. Untuk itu baiklah saya terangkan tentang Epcot.

THE UGLY EPCOT.
Tidak ada yang menarik di Epcot. Entah ide siapa yang mengubah
ribuan acre lahan bekas rawa ini menjadi theme park terkenal di dunia.
Bila Walt Disney, Bapak pendiri kerajaan Disneyland ini bangkit dari
kubur, saya yakin dia bakalan menangis meraung raung menyaksikan
kebiadaban penerusnya yang menciptakan Epcot. Tujuan mulia sang
Walt untuk menyenangi dan membahagiakan keluarga umat manusia
berganti dengan penderitaan kaki jutaan homosapien yang bengkak setelah
berjalan rata rata 10 miles ( 16 kilo ) berputaran di sepanjang danau buatan,
singgah di bangunan/istana/kuil yang mewakili culture beberapa negara.
yang berkompetisi menjual image terbaik tentang keindahan alam dan
budaya pada pengunjung ( jelas setelah itu mereka berjualan souvenir.
oleh oleh, kaos oblong,coklat,bir dan parfum yang harganya wow )
Bila anda masuk di stand :
CANADA, anda disuguhi tontonan 24 menit dengan  berdiri di bioskop yang
berlayar 360 derajat yang memusingkan tentang keindahan Ontario, Quebeck,
dan para Canadian cowboy yang nampak kampungan.
INGGRIS, toko toko pajangan serta tontonan gratis setiap 3 jam yang
tidak menarik di depan pertokoan.
PERANCIS,toko dan restaurant, serta hmm lagi lagi bioskop yang memutar
tentang kehebatan dan keindahan Perancis.Para pelayan di sini sibuk
memintirkan lidahnya agar bahasa Inggris mereka nampak berbau French.
JEPANG,  Lunch di salah satu Restaurant disana sempat bikin saya kalap.
makan makanan super asin dengan porsi minim untuk berdua saya kena charge
30 dollar ( belum ditambah lagak pemasaknya yang over acting menggoreng
beef dan salad di meja kami )pertunjukan gratis di depan klenteng Jepang
juga tidak menarik ( apa susahnya menggebuk gebuk beduk ?)
JERMAN,mati matian berusaha membuat suasana seperti di Bavaria.
Tapi hasilnya coma toko coklat dan bir.
MAROKO, Yang ini lumayan. Anda bisa di guide untuk melihat lihat
bangtunan yaang penuh kaligraphi Arab dan desain menawan.
Juga open market  anda bisa tempat permadani ,sendal atau
baju autentik buatan suku Ber Ber.Hindari Restaurant yg bernapaskan
Islam tapi tidak islami ini ( ada tari perut super sexy akan mengiringi anda
selama anda mengunyah sop kambing disana )
MEXICO,cuma tempe palsu yang tidak menawan, didalamnya jelas
anda akan menemui toko oleh oleh yg di jaga para senor dan senorita
yang kelewat bangga terhadap negeri miskin pengexpor imigran
gelap terbesar ke Amerika ini .

Epcot adalah tontonan yang tidak menarik, selebihnya adalah
bioskop 3 dimensi, stimulator yang bikin pusing.dan gedung bulat
berbentuk bola golf itu isinya cuma sebuah ride yang ketinggalan
jaman berjudul " Spaceship Earth" .di bandingkan Epcot, ibu Tien
nampak lebih kreative dengan taman mininya. Dan memang walaupun
Michael Eisner, CEO Disneycorp yang meraup 200 juta dollar lebih
income dari gaji dan bonus sebagai orang nomor satu dengan menipu
jutaan pelancong dengan Epcot sialan itu, kita sebagai orang Indonesia
harus lebih bangga dengan prestasi Suharto yang menyikat sekian
Billion dollar dari negara yg di hisap keluarga dan kroninya.
Viva Suharto....

THE MOST BEAUTIFUL CITY.
Savannah,di Georgia kami singgahi setelah menyetir selama 5 jam
plus lunch di Jacksonville setelah melewati kota kecil Ocala dan Starke.
Historic Distric di Savanah luar biasa. Bila Bogor memiliki kebun raya
di tengah tengah kota, maka Savannah adalah seperti kota dalam
kebun raya plus rumah rumah kuno ber arsitek demikian indah.Dari
Riverfront Plaza ke Johnson Square atau ke colonial park Cemetery anda
bisa berjalan sepanjang Abercorn street, terdiam setiap saat menghirup
udara segar yang bertiup dari lautan Atlantik menyebrangi Savannah river
untuk kemudian meyapu lebut di ribuan apartemen, gedung opera
dan gereja tua yang di sepanjang  jalan kecil yang rimbun pepohonan
tua.Saya berjalan dengan mata terbelalak di Oglethorpe street. Vicky
sebentar sebentar berhenti untuk memandangi arsitektur rumah dan
taman. Karya seni bertebaran dimana mana, di setiap taman selalu
terdapat patung dari jaman civil war beserta sejarahnya. Di Monterey
Square ( lokasi shooting film Midnight in the Garden of Good and Evil )
saya terduduk dan lagi lagi takjub. tidak salah, Savannah adalah kota
terbaik yg pernah saya singgahi selain Portland di Oregon, Idaho Falls
di Idaho,Livingstone di Montana dan tentu saja Hambur di Jerman.

THE BEAUTIFUL PEOPLE
Jelas Mathew, abang Vicky istri saya adalah manusia yang baik.
Sherif di Paco county ini bukan saja sangat religious dan begitu
family oriented. Dia sangat terbuka dan ramah. Di ajarinya saya
cara mengendarai kuda peliharaannya di ranch belakang.Juga
cara ber dance ala country style.Sandra istrinya juga bukan main.
Dia sibuk memasak sea food untuk kami dengan penuh semangat.
Ketiga anaknya yang kecil kecil cantik luar biasa. Chalsie yang
tertua berumur 7 tahun dan pandai menari.Karley dan Karsey
2 kembaran pirang yang berumur 3 tahun seperti bidadari juga teramat
cantik dan ramah.Sandra mempunyai senyum ikan lumba lumba yang
selalu nampak tersenyum. Joan, Ibunya tinggal di trailer di sudut belakang
ranch  beserta Joe, suami kedua yang tegap walaupun sudah tua.
Mathew tidak akan pernah menyeleweng dari istrinya. prinsip hidup
laki laki bertubuh tinggi ini adalah membaktikan diri buat keluarga
dan Tuhan. Scot , abang Sandra yang 2 minggu lagi akan menikah
dengan tunangannya juga tidak nampak rasis dan arogan. Bule yang
tinggal di Key West , sebuah kota pulau terpencil 130 miles di sebelah
selatan Miami bahkan mengundang kami untuk singgah di tempatnya.
Dia berjanji akan mengajak kami mencoba deep sea fishing di teluk
Florida.

HEAVEN ON EARTH
Joe dan Joan di hari terakhir mengajak naik boat di Weeki
Wachee river tidak jauh dari kota Spring Hill, Dan saya harus bilang
saya amat terperanjat dengan kota Weeki Wachee yg dibelah oleh
Weeki Wachee river ini. Sungainya amat bening dan jernih.
sepanjang 5 miles menyusuri hulu saya sibuk menolah kekiri
menyaksikan kura kura, sea eagle,kelinci,stork,crow,berang berang.
dan menunduk meneliti dasar sungai yang dilapisi pasir putih yang
bersih dan rumput air yang hijau. Akar pohon, ratusan segala
jenis ikan berkeliaran di bawah sana.Rumah sepanjang river yang
berhulu dari mata beberapa mata air 7 miles di utara sana seperti
istana dalam sebuah surga. selalu nampak boat sampan di
pinggiran dermaga buatan sehingga mereka selalu
mempunyai akses untuk menikmati sungai atau berlayar ke laut
dan selalu nampak kursi jemur seolah sungai itu adalah kolam renang
pribadi yang sangat nature.

Jelas saya menyemplungkan diri dalam air bening yang mengalir 7 juta
gallon perhari ke muaranya di Atlantik sana.Di beberapa tempat yang
dalam saya menyelam dalam iman. Iman? ya saya sangat bersukur
bisa menikmati semua ini. Ketika saya kenakan pelampung dan
membiarkan tubuh saya mengikuti arus, saya sempat bersujud
sukur pada pencipta semua keindahan ini. Entah siapa namanya
Dia di langit sana. Allah SAW atau Yahweh, Yesus atau Zarathustra,
Tuhan Bapak atau Tuhan Anak,siapapun dia, apapun namanya
saya jelas sangat berterima kasih.

Terima kasih untuk keindahan nature ini,
dan terima kasih untuk manusia manusia baik objek tempat
saya belajar yang saya kenal sepanjang hidup ini.

Life is so damn good, everybody...


Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Mar 1999 jam 20:29:33 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke