---------------------------------------------------------- Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "signoff indonews" need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "info refcard" ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Tuesday 02 March 1999 16:10 UTC ** SETELAH DILANDA KONFLIK KEKERASAN AGAMA, AMBON KEMBALI TENANG ** 800 BURUH DAN MAHASISWA SURABAYA BERDEMO DI DEPAN GEDUNG DPRD ** MENLU AMERIKA MADELEINE ALBRIGHT AKHIRI KUNJUNGAN DI CINA ** SERUAN MENLU AMERIKA TERHADAP ISRAEL, LIBANON DAN SURIAH ** TOPIK GEMA WARTA: AMBON LAKSANA NASI YANG SUDAH MENJADI BUBUR * SETELAH DILANDA KONFLIK KEKERASAN AGAMA, AMBON KEMBALI TENANG Setelah berhari-hari dilanda konflik kekerasan agama, keadaan di pulau Ambon tenang. Sebelumnya sempat diduga akan berlangsung demonstrasi kaum Muslim. Di Ambon ditempatkan sejumlah besar anggota ABRI, penduduk Kristen dan Muslim mendirikan barikade-barikade jalanan. Di desa Air Kuning polisi menemukan dua mayat, yang diduga adalah sepasang suami- istri yang dibunuh kaum Muslim. Sejak berkobarnya tindak kekerasan agama tahun ini, di Ambon sekitar 200 orang tewas. * 800 BURUH DAN MAHASISWA SURABAYA BERDEMO DI DEPAN GEDUNG DPRD Di Surabaya sekitar 800 buruh dan mahasiswa melancarkan aksi unjukrasa di luar gedung DPRD, untuk menuntut diadilinya mantan Presiden Soeharto. Para pengunjuk-rasa membanjiri gedung DPRD Jawa Timur, yang diawasi ketat oleh ribuan polisi anti huru hara. Tidak dilaporkan terjadinya bentrok kekerasan. Dalam bulan-bulan terakhir di Surabaya berlangsung aksi protes kaum buruh, akibat krismon parah yang melanda negeri itu. Bulan lalu ABRI di Surabaya melepaskan tembakan peringatan dalam bentrokan yang terjadi dengan kaum buruh yang berdemo. Puluhan orang menderita luka-luka. -- Soeharto yang dipaksa turun Mei tahun lalu, menjadi sasaran demo-demo di Indonesia. Kaum demonstran menuntut agar Soeharto diadili, karena melakukan korupsi salama 32 tahun berkuasa. * MENLU AMERIKA MADELEINE ALBRIGHT AKHIRI KUNJUNGAN DI CINA. Menteri Luar Negari Amerika Serikat, Madeleine Albright, mendesak pemerintah Cina agar memperkenankan berdirinya partai politik di negeri itu. Albright melakukan hal itu dalam akhir kunjungannya di Cina. Ia menggambarkan perundingannya dengan para pejabat pemerintah di Beijing sebagai sulit. Menurut Albright, Cina tidak senang terhadap kecaman Amerika Serikat, atas tindakan keras terhadap para anggota gerakan demokratis di negeri itu. Dalam bulan-bulan belakangan sejumlah pelopor gerakan demokrasi Cina dijatuhi hukuman penjara untuk waktu lama. * SERUAN MENLU AMERIKA TERHADAP ISRAEL, LIBANON DAN SURIAH Menteri Luar Negari Amerika Serikat, Madeleine Albright, mengimbau Israel, Libanon dan Suriah, agar tidak membiarkan mendalamnya ketegangan di Timur Tengah. Hari Minggu lalu ketegangan meningkat, setelah gerakan gerilya Hezbollah melancarkan serangan yang menewaskan tiga tentara Israel dan seorang wartawan. Serangan Hezbollah tersebut, dijawab Israel dengan aksi balasan. Israel menyatakan, akan bertindak lebih keras, kalau gerakan Hezbollah melancarkan serangan lagi terhadap kawasan yang diduduki Israel di Libanon Selatan. Karena takut akan serangan rudal Hezbollah, penduduk di Israel Utara selama 24 jam berlindung di tempat perlindungan di bawah tanah. * TENTARA UGANDA MULAI MELACAK 15 WISATAWAN YANG DICULIK Tentara Uganda memulai aksi pelacakan besar-besaran terhadap 15 wisatawan, yang diculik kaum pemberontak Rwanda. Para wisatawan tersebut terdiri dari warga Inggris, Amerika, Kanada, Australia dan Selandia Baru. Hari Minggu lalu mereka disergap kaum pemberontak bersenjata di sebuah taman nasional, di Uganda barat-daya, dekat perbatasan dengan Republik Demokratik Kongo. Para wisatawan itu berada ditempat itu untuk menyaksikan gorila. Sebelumnya jumlah yang diculik sebanyak 32 orang, namun 17 orang di antaranya berhasil meloloskan diri. * ETIOPIA RAYAKAN KEMENANGAN PERANG PERBATASANNYA DENGAN ERITREA Di ibukota Etiopia, Addis Abeba, ratusan ribu orang berkumpul untuk merayakan kemenangannya dalam perang perbatasan dengan Eritrea. Di alun-alun pusat kota, tentara dielu-elukan, dan lagu-lagu nasional dikumandangkan. Juga dilakukan pembakaran boneka-boneka yang menggambarkan Presiden Eritrea, Isayas Afewerki. Akhir pekan lalu, kawasan perbatasan Badme jatuh ke tangan Etiopia, setelah dilancarkan serangan massal terhadap pasukan Eritrea. Etiopia sekarang menyatakan kemenangannya, tetapi Eritrea mengatakan, pasukannya mengundurkan diri untuk sementara. Sejak itu pertempuran di sekitar kawasan perbatasan mereda. Kedua negara menyatakan setuju dengan rencana perdamaian yan diajukan Organisasi untuk Kesatuan Afrika. Rencana itu antara lain mengatur penarikan mundur kedua pasukan, dan penentuan garis perbatasan baru. * PROYEK PERCOBAAN POLISI MEXICO-CITY UNTUK MEMERANGI KRIMINALITAS Polisi Mexico-City melancarkan proyek percobaan di sejumlah rayon kota, guna mengurangi kriminalitas. Salah satu bagian penting dari penanganan baru itu adalah digunakannya nomer telefon khusus. Dengan itu penduduk bisa langsung minta bantuan polisi, tetapi bisa juga mengetahui siapa anggota polisi yang sedang bertugas. Dengan cara itu polisi berharap bisa mengatasi kasus korupsi di dalam korps polisi. Kasus korupsi di kalangan 37 ribu anggota polisi, dianggap sebagai sebab utama tingginya angka kriminalitas itu. Sekitar 90 persen kasus kejahatan yang terjadi, tidak pernah terselesaikan. * AMBON LAKSANA NASI YANG SUDAH MENJADI BUBUR INTRO: Presiden Habibie sudah memvonis bahwa umat kristen yang salah dalam kasus Ambon. Tetapi hal ini dibantah oleh tim advokasi gereja Maluku Sammy Waileruny. Hingga kini memang laporan-laporan tentang penembakan jemaah di mesjid di Ambon masih simpang siur. Data kalangan wartawan Islam berbeda dari data kalangan wartawan Kristen. Laporan pihak kepolisianpun lain. Ada yang mengatakan para korban ditembak di dalam mesjid. Polisi mengatakan di luar mesjid. Pihak polisi juga mengatakan korban-korban itu sempat dibawa ke mesjid, dan karena itu ada darah yang tercecer di mesjid. Berdasarkan bahan dari Ambon dan Jakarta, berikut rangkuman redaksi di Hilversum: Mantan Mendagri Rudini kemarin mengusulkan agar di Ambon ditarik suatu garis demarkasi antara wilayah Islam dan Kristen. Pihak PPP juga sudah menganjurkan agar kalangan Muslim bertahan di Ambon karena Ambon adalah wilayah Indonesia. Partai Keadilan di lain pihak khawatir kalangan internasional akan ikut campur dalam masalah Ambon dengan mulai mengirim senjata serta sukarelawan. Ambon, Aceh dan Timor Timur memang bisa menjadi Libanon-Libanon Indonesia, kata seorang pengamat dari Bugis. Ia melihat bagaimana orang-orang Bugis saat ini sudah sangat emosional. Belasan ribu orang Bugis, Buton, dan Makasar yang pulang kampung hanya pergi untuk menitipkan anak istri mereka, lalu kembali lagi ke Ambon dengan membawa serta ayah atau saudara laki-laki mereka untuk berperang di Ambon. Orang-orang yang tadinya anti Habibie, jika berbicara mengenai Ambon segera berubah sikap. Orang-orang di Sulawesi Utarapun menjadi gelisah. Baik yang Islam maupun Kristen sekarang sama-sama menjaga tempat ibadah masing-masing. Tetapi dengan kedatangan seribu pelarian dari Ambon, situasinya bisa merubah, mengingat komposisi kekuatan di Manado sama halnya dengan Ambon, yaitu kekuatan kedua belah pihak, Muslim maupun Kristen sudah berimbang, sama kuat. Kalau pada awalnya Ambon mengisahkan cerita pilu bahwa satu kampung Kristen yang terdiri dari 20 rumah diserbu 2000 orang sehingga 40 perempuan dan anak-anak terbunuh, bahkan di antaranya seorang perempuan yang hamil delapan bulan, maka tiba di Sulawesi ceritanya sudah terbalik. Orang-orang Minahasa dan Sangir yang merupakan mayoritas di Sulawesi Utara mendengar kabar-kabar burung bahwa ratusan perempuan Minahasa dan Sangir dibantai di Ambon, begitu seterusnya. Sejak bulan Desember para provokator di Manado sudah memancing-mancing kemarahan umat Kristen dengan membawa peti mati di depan gereja Katolik yang berisi patung dan membakarnya di sana. Hal ini dilaporkan seorang pengurus partai Murba. Tembok-tembokpun tidak luput dari tulisan-tulisan yang memancing kemarahan umat Kristen. Tetapi berkat kewaspadaan rakyat Manado pancingan-pancingan itu tidak mempan, dan ketenangan di Manado juga tidak terusik. Namun jika sampai ribuan pelarian dari Ambon tiba di Manado apakah ketenangan itu masih bisa dipertahankan? Demikian tanya seorang pengamat. Keadaan yang kian meresahkan di Indonesia Timur itu pun sekarang mulai merambat ke pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat. Luka sudah membekas di hati rakyat Ambon, Buton, Bugis, dan Makasar . Di Kalimantan hal itu dirasakan rakyat suku Madura, Melayu dan Dayak. Ini tidak bisa hilang dalam waktu singkat, ujar seorang tokoh Bugis. Dalam hubungan itu ia menyesalkan kebijakan sementara pemimpin di Jakarta yang ingin bereksperimen dengan mendirikan suatu negara Islam. Bagi Indonesia jalan satu-satunya adalah memantapkan suatu negara sekuler, ujarnya. Sekarang teman-temannya baru sadar akan kesalahan mereka, tetapi nasi sudah jadi bubur. 'Mereka sudah sadar bahwa repot membawa-bawa agama dalam politik', katanya. Sekarang mereka juga mengatakan tidak ingin negara agama. Tadinya, mereka mengatakan sebentar lagi kita akan berkuasa. Tinggal selangkah lagi, kata mereka. Sekarang mereka baru menyadari bahwa tidak gampang menguasai Indonesia yang heterogen ini. Indonesia bukan Jawa, katanya. Tapi sementara itu elit politik Jakarta terus saja berlomba-lomba ingin mensukseskan pemilu. Semua sibuk menghitung-hitung persentase kemenangan mereka. Dengan siapa mereka harus beraliansi atau berkoalisi. Padahal siapa yang masih mau mendaftarkan diri untuk pemilu di Ambon atau di propinsi-propinsi lain yang rusuh? Di Jakarta saja banyak yang ragu-ragu mau mendaftarkan diri atau tidak. Bahkan ada anggota PDI Perjuangan yang bertanya "kalau Megawati menang, apakah semuanya akan beres?" Demikian pula pendapat seorang anggota PAN yang berkata, "Apabila Amien Rais yang menang dengan siapa ia akan berkoalisi? Apakah kersuhan di Ambon akan mereda setelah pemilu?" tanyanya pula. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 2 Mar 1999 jam 17:18:10 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
