----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


MAYAT MEMBUSUK DI REL KA UI ITU TERNYATA AKTIVIS MAHASISWA

        JAKARTA (SiaR, 3/3/99) -- Almarhum Lukas Sahetapy (22) mahasiswa semester
empat Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila yang diketemukan tewas membusuk
di sekitar rel kereta api UI Depok, Senin (1/3) lalu ternyata seorang
aktivis mahasiswa. Demikian keterangan yang diperoleh SiaR dari keluarga
korban dan rekan-rekannya di Kampus Universitas Pancasila, Selasa (2/3) kemarin.

        Yopie L, salah seorang keluarga korban mengakui bahwa Lukas adalah salah
satu aktivis mahasiswa yang sering ikut berdemo menentang pemerintahan
Habibie yang dinilai masih bagian dari rezim Orde Soeharto. Menurut Yopie,
pihak keluarga akan terus mencari tahu apakah penyebab kematian Lukas itu
kriminal murni atau bermotif politik. Bukan mustahil, katanya, kematian
Lukas terkait dengan berbagai aktivitas politiknya.

        Pernyataan Yopie ini didukung oleh Franky Sahetapy, ayah korban, dan Edi
Simon, paman korban, yang meyakini bahwa Lukas tidak pernah memiliki musuh
dalam kehidupan pribadinya. Menurut Edi Simon, dirinya pernah menerima
telepon dari seorang laki-laki tak dikenal yang meminta konfirmasi kebenaran
alamat rumahnya.
Dugaan Edi Simon, laki-laki tak dikenal itu tahu alamat rumahnya melalui
STNK mobil Panther (dengan nomor B 7549 red.) yang dikendarai almarhum
terakhir kali sebelum diketemukan tewas. Sedangkan Franky Sahetapy
menuturkan dirinya pernah ditelepon oleh seorang wanita tak dikenal yang
menanyakan kebenaran alamat rumah Lukas.

        Sementara itu, beberapa rekan almarhum di kampus mengakui bahwa Lukas
merupakan salah seorang mahasiswa kritis yang kerap ikut dalam demo-demo
anti pemerintah. Menurut Rudi, salah satu mahasiswa itu, Lukas tergabung ke
dalam Gempur, sebuah forum di mana para aktivis kampus Universitas Pancasila
tergabung dalam melakukan berbagai demo. "Tapi saya tak tahu kalau Likas
juga ikut dalam forum mahasiswa lainnya. Tapi yang pasti ia lumayan aktif,"
ujarnya.

        Sedangkan Koordinator Kontras Munir SH menuturkan, pihaknya akan melakukan
investigasi untuk mencari tahu latar belakang kematian Lukas. Menurutnya,
pihak keluarga telah menyatakan persetujuannya jika Kontras akan melakukan
investigasi. Hal ini diakui Yopie L, keluarga Lukas. "Kami berterima kasih
sekali jika Kontras melakukan hal itu," ucapnya.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 3 Mar 1999 jam 14:19:52 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke