---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: JIMMI RUBY Komunisme ABRI Hari ini telah terjadi pembantaian mahasiswa di Kampus ABA-ABI Salemba, berikut adalah kronologi kejadiannya. Pukul 13:15 > Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam KMB(Komite Mahasiswa Bersatu)berkumpul di kampus ABA-ABI di Jalan Salemba. Pukul 13:45 > Setelah mengadakan orasi selama 30 menit para demonstran longmarch bergerak menuju Tugu Proklamasi. Pukul 14:20 > Para demonstran tiba didepan halaman Tugu Proklamasi dan langsung berhadapan dengan Pasukan anti Huru-Hara (PHH), yang hanya berjumlah sekitar 15-20 personil. Pukul 14:35 > Merasa pasukannya kurang,maka kedatangan mahasiswa yang berjumlah 300-400 orang langsung disambut dengan kedatangan sekitar 2 SSK PHH. Pukul 14:45 > Melihat hal tersebut mahasiswa langsung merapatkan barisan untuk menghadangnya. Dan situasi semakin memanas disekitar Jalan Proklamator. Pukul14:55-15.25 > Aparat langsung mengadakan sweeper, tindakan aparat yang militerisme maka mahasiswa langsung mengadakan perlawanan, keadaan chaos terjadi. Mahasiswa melempar batu dan benda-benda keras lainnya untuk mengadakan perlindungan terhadap aparat yang masih terus sweeping terhadap mahasiswa yang telah mundur ke Jalan Salemba. Pukul 15:30 > Aparat terus mengejar hingga ke Jalan Salemba maka para mahasiswa berhamburan ke dalam kampus ABA-ABI untuk menyelamatkan diri. Pukul 15:40 > Para mahasiswa yang tadinya merasa safe berada didalam kampus, tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. Ratusan Aparat dengan beringas langsung menyerang daerah otonomi mahasiswa yang harusnya steril terhadap aparat. Pukul 15:40 > Aparat berhasil menembus pintu gerbang dan langsung menyerang mahasiswa. Pukul 15:40-16:10 > Aparat yang telah haus akan darah mahasiswa, langsung mengadakan pembantaian mahasiswa yang tengah berlindung.Mahasiswa yang berlindung didalam Mushola juga tak luput, beberapa mahasiwa terkena sangkur dan tak sedikit yang diinjak dandipukul dengan pentungan. Ada beberapa mahasiswa yang coba menyelamatkan diri diatas genteng Mushola tetap saja dikejar yang berarti aparat telah menginjak-injak Mushola. Pukul 16:10 > Suasana masih mencekam, bahkan terjadi semacam pergantian shift dipihak aparat. Dari kronologi diatas dan kejadian di Ambon maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa ABRI khususnya TNI-AD telah ditanam oleh Wiranto paham Komunis. Maka sudah suatu keharusan bagi Tuan Diktator Wiranto segera mencopot jabatannya. Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan, Revolusi,Revolusi,Revolusi atau mati Rakyat bersatu, bentuk pemerintahan transisi. Salam Reformasi ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 10:19:37 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
