----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

PERNYATAAN ASPIRASI RAKYAT BANGSA PAPUA BARAT
DALAM DIALOG NASIONAL DENGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Pencipta Alam Semesta, Raja segala
Bagsa, perkenankan kami Rakyat Bangsa Papua Barat menyampaikan penghargaan
dan rasa hormat kepada Presiden Republik Indonesia Indonesia, B.J. Habibie,
Bapak-bapak pimpinan Lembaga Tertinggi dan Lembaga Tinggi Negara, Pimpinan
ABRI, para undangan yang kami hormati.

Bahwa permasalahan mendasar yang menimbulkan ketidakstabilan politik dan
keamanan di Papua Barat (Irian Jaya) sejak tahun 1961 sampai dengan sekarang
ini bukanlah semata karena kegagalan pelaksanaan, pembangunan oleh "Status
Politik" Papua Barat yang pada tahun 1961 sebagai sebuah "Negara Merdeka"
dan "Berdaulat" diantara bangsa-bangsa lain di muka bumi, telah menjadi
alternatif terbaik bagi sebuah harapan dan cita-cita masa depan Rakyat Papua
Barat. Tetapi telah dianeksasi oleh Negara Republik Indonesia.

Oleh sebab itu, dengan jujur kami mengatakan kepada Presiden Republik
Indonesia bahwa, kami rakyat Papua Barat "tidak melihat/memilih jalan lain"
untuk merundingkan atau mempertimbangkan keinginan Pemerintah Indonesia guna
membangun Tanah dan Bangsa Papua Barat dalam konteks Negara Kesatuan
Republik Indonesia ke masa depan, tetapi kami telah berkehendak untuk
membangun masa depan kami sendiri. Betapapun keterbatasan dan resiko kami
yang harus kami hadapi, kami telah mau menjadi suatu Bangsa yang bertanggung
jawab atas diri sendiri.

Maka pada hari ini, " Jumat 26 Februari 1999", Kepada Presiden Republik
Indonesia, Prof. Dr. Ing, B.J. Habibie, kami Rakyat Bangsa Papua Barat
menyatakan bahwa :

Pertama :
     Kami seluruh Rakyat Papua Barat berkehendak menjadi Negara Merdeka dan
Berdaulat Penuh diantara Bangsa-bangsa di muka bumi ini.

Kedua  :
     Pemerintah Republik Indonesia atas dasar kepercayaan oleh Rakyat Papua
Barat untuk bersama-sama memutuskan dan menyelesaikan secara tuntas dan
bertanggung jawab terhadap kehendak rakyat Papua Barat sebagai suatu Negara
yang Merdeka dan berdaulat penuh, selambat-lambatnya bulan Maret 1999.

Ketiga :
     Apabila tidak tercapainya penyelesaian terhadap kehendak Rakyat Papua
Barat seperti tersebut pada point pertama, maka perlu dilaksanakan
Perundingan Internasional antara Pemerintah Indonesia, Rakyat Papua Barat
dan Perserikatan Bangsa-bangsa, selambat-lambatnya bulan April 1999.

Demikian aspirasi Rakyat Bangsa Papua Barat telah kami sampaikan kehadapan
Presiden Republik Indonesia. Terima kasih.

Jakarta, 26 Februari 1999

ATAS NAMA RAKYAT BANGSA PAPUA BARAT
( Peserta Dialog Nasional )

Catatan :

1. Ketua Delegasi Bapak TOM BEANAL.
2. Konfrensi Pers pukul 19.00 WIB.
3. Lagu "Hai Tanahku Papua" dikumandangkan.
4. Tolong di translate dalam berbagai bahasa kemudian di kirim ke seluruh
    dunia agar supaya masyarakat Internasional dapat mengetahui bahwa
    Rakyat Papua Barat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya ingin
    memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 10:21:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke