---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: Anak Rantau Sebagai seorang pelajar Indonesia di luar negeri, terkadang saya merasa "iri" karena tidak bisa terjun langsung dalam proses reformasi. Namun saya hanya bisa memberi usul yang semoga bernilai positif.Pertama-tama, saya sangat menyedihkan keadaan kehidupan pendidikan adik-adik kita belakangan ini. Menurut laporan surat khabar, tinggal 70% pelajar di DKI Jakarta yang mampu bayar SPP atau dengan kata lain, 30% tidak dapat melanjutkan pendidikan.Angka itu baru di DKI Jakarta, bagaimana dengan kota-kota/tempat-tempat lainnya? Memang angka tersebut masih bisa diperdebatkan, namun mengetahui bahwa generasi mendatang, yang idealnya, akan meneruskan perjuangan kita, kurang akan mampu dikarenakan tingkat intelegensinya menurun. Ini juga diakibatkan oleh faktor-faktor lainnya seperti menurunnya gizi di jaman krisis ini dan kondisi sosial secara umum yang tidak aman bagi pelajar. Usulan saya untuk mengurangi masalah ini adalah, mengundang mahasiswa/i untuk terjun langsung ke masyarakat dan membantu adik-adik kita denagn sukarela yang tidak mampu melanjutkan pendidikan. (Saya kurang tahu jika inisiatif seperti ini sudah dilaksanakan atau belum) Misalnya dengan mengadakan kelas-kelas di RT atau RWnya masing-masing. Dengan begitu, semoga dapat memberi alternatif kepada adik-adik kita untuk produktif kembali. Saya mengerti bahwa program seperti ini sudah ada, namun sekarang ini perlu ditingkatkan. Saya ingin mengingatkan bahwa pendidikan adalah salah satu kunci utama untuk membangun negara yang kuat. Sementara sebagian dari kita turun ke jalan untuk melakukan "peace demonstration", mengapa tidak sebagian dari kita lagi mengulurkan tangan kepada masyarakat sekitar kita. Semoga amal-amal kemanusian para mahasiswa/i akan ditiru oleh generasi mendatang. Menurut saya, kita berjuang bukan untuk masa ini saja, namun yang lebih penting adalah masa mendatang. Dan untuk memastikan bahwa negara kita akan terus melaksanakan demokrasi, perlu dibina bibit-bibitnya dari sekarang. Mahasiswa/i boleh berpolitik, namun juga harus ingat untuk kembali ke kampus. Selamat berjuang!! Anak rantau ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 10:31:13 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
