----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

KOLOM SUPANGKAT:

                        LAMBANG KA'BAH PPP TIDAK FAIR BAGI UMAT

Ka'bah dijadikan titik pusat kiblat shalat umat Islam seluruh dunia. Semua
umat
tahu benar bahwa simbul Ka'bah ada dalam beberapa buku huruf Arab bahkan da-
lam beberapa Qur'an saya pernah melihat Ka'bah.
Walhasil Ka'bah adalah simbul Islam yang tidak boleh dimonopoli oleh satu
partai
politik Islam apalagi partai politik yang justru terlibat dalam orde baru
Suharto dan
terakhir yang menyetujui 38 kursi ABRI dalam DPR dengan segala macam dalih.

Rakyat jelata Muslim yang tidak tahu politik sudah pasti akan mencoblos Ka'bah
dikiranya simbul yang diberikan oleh Nabi untuk pegangan umat. Mereka yang
telah naik haji berceritera bagaimana mereka mengelilingi Ka'bah yang berada
di
dalam Masjidil Haram sehingga Ka'bah menjadi buah bibir. Sumur Zamzampun
yang airnya menjadi oleh oleh haji baru ada dekat Ka'bah.

Namun sedemikian jauh tidak ada yang memprotes. Tapi ini sungguh tidak fair.

Anggota NU, Muhammadiyah tidak akan kejeblos oleh simbul Ka'bah, karena pu-
nya simbul partai sendiri. Mereka merasa tidak perlu protes. Tapi mereka itu
hanya berjumlah 50 sampai 60 juta sedangkan lk 50 juta calon pemilih lainnya
yang Muslim tidak punya pegangan politik sehingga mudah saja kejeblos.

Kalau PPP adalah partai bersih dari dosa dosa orde baru dan dwifungsi ABRI,
kita tidak keberatan.

Apakah simbul Ka'bah masih bisa digantikan dengan simbul lain?
Hidayat Supangkat
New York.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 8 Mar 1999 jam 17:26:12 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke