---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Anggaplah setelah anda mati nanti, anda menemui realita bahwa teori reinkarnasi dari agama Hindu atau Budha atau whatever itu ternyata benar. Di gerbang akhirat anda ditanya oleh malaikat, berhubung pada saat anda hidup didunia anda termasuk orang yang bimbang, anda dilarang masuk nirwana, Malaikat mendesak anda untuk reinkarnasi kembali ke dunia sehari hari, dan anda cuma pilihan untuk menjadi binatang ternak, binatang apa kira kira yang anda akan pilih mewakili hidup anda nanti? Sapi ? wah kecuali anda mau lahir di India ,dimana mana anda akan diburu dan bantai masa depan tidak jauh dari Steaks dan kornet.. Kambing? Anda dan sapi akan disembelih setiap idul adha, dan dijadikan sop kaki di ribuan warung tenda di Indonesia.. Ayam? lets see..semua bangsa memakan ayam, selain umur anda tidak panjang, anda bakalan diuber uber anak tetangga Betawi dan diincar Colonel Sanders.. Kerbau? anda bakalan dijajah orang Jawa untuk diperbudak menarik bajak di sawah yang berlumpur lumpur dan bau tinja. dan di Sunda, anda bakalan ditunggangi asep sambil bermain suling menunggu petang. So,menjadi sapi di India kelihatannya adalah alternative yang terbaik, tapi tunggu dulu, di India bila musim kering, sapi pada bermatian. Dan orang India sudah saat ini banyak yang sudah menkafiri agamanya sehingga tega memakan kendaraan dewa itu, jadi nasib sapi belakangan ini disana tidak lagi sebaik dulu... Jadilah Babi kawan, ya Jadilah babi yg hidup di negara negara Timur Tengah atau Indonesia, karena Babi adalah satu satunya binatang yang aman dari sembelihan 1 milyar manusia muslim didunia ini. Menjelang Idul Adha ini jutaan sepupu si porky, seperti sapi dan kambing akan di bantai masal,dagingnya akan dibagi bagi kepada orang yang tidak berkecukupan. Di suatu padang di Mekah sana, Jutaan sapi dan kambing akan terbuang percuma, berdarah darah dan menjadi bangkai busuk yang percuma. Miss piggy dan Porky seharusnya mengucapkan Thanks pada Ibrahim atau Abraham, untunglah saat Ibrahim hendak memotong Ismail, Tuhan menggantikan sosok itu dengan bandot, bila tidak, maka porky akan masuk menjadi sasaran pembantaian Idul Adha berikutnya. Tapi bila menjadi Babi, jauhi negara negara Barat,Cina juga Philipina. Sebab di negara negara itu babi adalah bagian dari makanan yang di gemari, di Itali, hampir semua topping Piza adalah pork, yang namanya Sausage, Ham dan hampir semua meat ball adalah babi. Di Restaurant Philipina, hampir semua hidangan di dominasi babi. Sehingga ketika di LA, yg namanya Restaurant Philipine itu saya hindari. Sebagai seorang muslim, tidak memakan babi adalah bagian dari akidah. Ketika Harry yang muslim juga Johny memakan Babi terang terangan di depan saya di Restaurant Thailand, saya sempat terperangah dan cukup sedih juga, orang kita gampang sok ke barat baratan, sok modern dan sok beradab. Babi yg jelas jelas bukan makanan kaum muslim mereka telan seperti menelan bakmi. Babi haram, ya apa boleh buat? Seumur hidup saya tidak akan memakannya.. Tapi, bagaimanapun Babi itu adalah ternak. Bila saya harus reinkarnasi, dibandingkan lainnya saya mungkin ingin jadi porky. Kalau bisa pork yg hidup di Arab dan Indonesia. Di Arab mungkin kesempatan saya untuk selamat lebih besar, saya bisa berjalan leluasa dari kampung ke kampung, karena setiap berpergokan dengan para manusia ber kafiyeh yang jubahnya berkibar kibar dan gagah itu, kegagahan mereka lenyap, mereka pasti akan menghindar, Di Indonesia, asal saya menghindari perkampungan Cina, menjauhi orang Batak Karo dan Menado, dan tidak di kandangkan di pulau Bulan oleh keluarga Habibie yang punya peternakan Babi untuk di ekspor memenuhi kebutuhan daging babi di Singapore, Saya bakalan berumur panjang dan mungkin bisa beribadah agar kelak bila saya mati, saya reinkarnasi lagi menjadi manusia ( Asal bukan bertampang Sudomo, Harmoko, AM Saefudin, Zainuddin MZ ) Bila saya harus terlahir botak berminyak seperti Habibie, ancur seperti Abdul Gafur, cengor seperti Baramuli, jelas kawan.. Saya akan minta pada Tuhan untuk sementara membiarkan saya menjadi babi saja dulu.. Anda boleh padang rendah babi, anda boleh mengharamkan wajah pesek ini, tapi tahukah anda, satu satunya mahluk hidup yang kulitnya berpigmen seperti manusia, Yang ikut tanning bila terkena matahari. Yang sensitif bagai kulit bule sexy yang berjemuran di sepanjang pantai Malibu, yang selalu punya chance untuk kena kanker kulit seperti saya dan anda. cuma...BABI ! Viva La Porky... Hasan Basri ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Mar 1999 jam 03:01:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
