---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk KARYAWAN BOIKOT, SURABAYA POST TAK TERBIT SURABAYA (SiaR, 16/3/99), Koran sore terbesar terbitan Suabaya, Surabaya Post, mulai Senin (15/3) lalu tak terbit. Menurut informasi yang diperoleh SiaR, boikot yang dilakukan karyawan Surabaya Post (SBP) tersebut merupakan puncak dari kekecewaan karyawan terhadap kebijakan screening yang dilakukan oleh manajemen terhadap seluruh karyawan. Rencana tersebut dinilai sebagian besar karyawan selain terlalu sepihak, juga sangat merugikan karyawan. Keputusan tidak terbit SBP itu sudah diumumkan Pemimpin Umum Surabaya Post Ny Toety Azis pada edisi Minggu (14/3/1999) dan akan terbit kembali 1 April. Sebelum diumumkan, pada edisi Sabtu dan Minggu 90% isi Surabaya Post diambilkan kantor berita Antara. Sebagian besar karyawan SBP tidak mau bekerja sebelum kebijakan screening dihentikan. Namun pihak manajemen tidak mau kompromi yang akhirnya meliburkan semua kegiatan SBP. Untuk menuntaskan masalah di SBP, karyawan SBP yang tergabung dalam SPP (Serikat Pekerja Pers Surabaya Post), pada Senin siang melakukan unjuk rasa ke DPRD Tk I Jawa Timur. Mereka menuntut dihentikannya screening sepihak dari manajemen. Sebab, menurut mereka, screening sangat tidak beralasan dan dikekhawatiran sebagai senjata untuk memecat orang. "Sebab, bisa saja hasilnya baik tapi dikatakan jelek hanya karena memang tidak suka dengan orang yang bersangkutan. Kami juga meminta agar perusahaan kembali menandatangani SKKB (Surat Kesepakatan Kerja Bersama)," kata Jaka, salah seorang anggota SPP.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Mar 1999 jam 20:29:31 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
