----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Sinar Pagi, 11 Maret 1999

Berpikirlah Hai Saudaraku Di Timtim

Mengikuti masalah Timor Timur di media
elektronika dan media cetak, saya berpendapat
bahwa usulan dan penjelasan Menlu Ali Alatas
melepas daerah itu jika opsi pertama ditolak,
itu bukan atas tekanan internasional tapi oleh
Portugal dan Australia serta yang anti
integrasi di luar maupun dalam negeri. Apakah
mereka mau bertanggungjawab jika terjadi
sesuatu di Tim-Tim? Dan maukah mereka kembali
dengan mempertaruhkan harta dan pekerjaannya di
luar negeri kembali ke Timtim merdeka? (siapa
penjajahnya?). Sekarang mereka berbicara lagi
"bahwa itu tidak menyelesaikan masalah! Dialog
terus! Hanya buang-buang dana dan pajak rakyat.

Menurut saya, itu merupakan politik 2 negara
yang tentunya tidak terpikir oleh kita semua
ataupun oleh rakyat Timtim sendiri, di mana
jika timtim lepas (merdeka) otomatis mereka
akan memulangkan semua orang-orang dari Timtim
yang tidak sukses yang notabene menjadi beban
kedua negara tersebut. Apa yang akan mereka
lakukan setibanya di Timtim? Karena nanti tentu
akan ada aturannya jika Timtim lepas antara 2
negara/daerah dalam hal segala bidang terutama
dibidang pendidikan dan masalah kesempatan
mencari pekerjaan, tidak akan semudah dan
sebebas sekarang ini.

Menurut saya sebaiknya rakyat yang di Timtim
lah yang menentukannya, bukan ditentukan oleh
orang-orang di pengasingan dan di luar pulau
Timtim, sebab mereka yang merasakan hidup susah
serta merasakan pembangunan selama ini, bukan
bagi mereka yang meninggalkan saudaranya dalam
kesusahan selama lebih kurang 22 tahun lalu!

Itulah politik yang tak terpikirkan oleh kita
semua. Jadi keputusan Indonesia melepas Timtim
tepat! Jangan terus diatur-atur, sekaranglah
waktunya Indonesia tegas.

Untuk rakyat Timtim, mohon dipikirkan lagi
dalam-dalam untuk kepentingan generasi ke-3
bukan untuk generasi sekarang, Dan untuk
pemerintah, tidak perlu pemerintahan transisi
di sana. Itu hanya buang dana dan pajak rakyat.

Ir Eko Ardiyanto
Jakarta Selatan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Mar 1999 jam 06:42:00 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke