----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Rabu, 17 Maret 1999  Berita Utama

Soeharto Akan Jual Rumahnya di London

LONDON - Keluarga mantan presiden Soeharto, yang sebagian di antaranya
tengah
disidik atas dugaan korupsi, diberitakan akan menjual rumah-rumah mereka di
London bernilai 18 juta dolar AS (sekitar Rp 162 miliar).

Harian Inggris The Independent edisi Selasa kemarin memberitakan, para
anggota
keluarga Soeharto, yang dituduh mengeruk kekayaan secara ilegal selama 32
tahun kekuasaannya yang sarat korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),
memutuskan
menjual rumah-rumah itu karena Pemerintah Inggris menolak memberikan visa
kepada mereka.

Sebuah rumah mewah di kawasan eksklusif Hampstead, London barat laut, dengan
lantai pualam dan kamar-kamar perjamuan yang dulu biasa dipakai sebagai
tempat
pesta-pesta mewah ditawarkan 13 juta dolar.

Di ujung jalan di kawasan yang sama, sebuah rumah yang digunakan para
pembantu
keluarga itu ditawarkan 1,95 juta poundsterling.

Agen properti yang menangani penjualan rumah itu mengatakan, pihaknya tak
bisa
memastikan apakah keluarga Soeharto akan menjual rumah-rumah itu. ''Mereka
keluarga Indonesia. Saya belum pernah bertemu mereka,'' kata juru bicara
agen
itu.

Milik Sigit

The Independent menyebutkan, keluarga Soeharto juga akan menjual sebuah
rumah
tiga lantai yang dilengkapi ruang biliar dan kamar pembantu di London
selatan
seharga 1,4 juta pound.

Seorang juru bicara Kedubes Indonesia di London mengaku tidak tahu-menahu
soal
rencana keluarga Soeharto menjual propertinya di Inggris.

Selama ini terdengar kabar yang menyebutkan, salah satu dari rumah-rumah itu
dimiliki oleh salah satu putra Soeharto, Sigit Hardjojudanto. Konon rumah
itu
sering disinggahi Sigit bila ia sedang berada di Inggris.

Jika Sigit sedang berada di Indonesia, rumah itu kosong dan hanya dijaga
oleh
orang kepercayaannya.

Soeharto dipaksa lengser pada Mei 1998, setelah terjadi protes besar-besaran
yang dilancarkan mahasiswa dan ledakan kerusuhan di Jakarta. Aksi protes dan
kerusuhan dipicu oleh krisis ekonomi parah. (rtr,D17-24g)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Mar 1999 jam 06:49:21 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke