----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

BERSILATURRAKHMI DISAAT FAJAR

"Silaturrakhmi Fajar atau Subuh", demikian thema kegiatan akbar
ummat Islam yang digelar di seluruh tanah air dan berlangsung pada
setiap Masjid masjid Raya di setiap Kota. Inti kegiatan ini tak
lain adalah Istigozah (berdoa bagi keselamatan ummat) di tengah ketidak
pastian dan hiruk pikuk perbenturan kepentingan politik
demi mencapai kekuasaan. Namun yang menarik dari kegiatan ummat
Islam ini adalah penyelenggaraannya di saat Fajar yang berarti
mengandung sesuatu yang mungkin lebih berbobot kemurnian atau kesucian,
karena sebagai hamba Tuhan kita semua tahu bahwa saat
fajar adalah saat dimana ummat manusia baru saja terbangun dari
tidurnya dan disaat seperti itulah manusia bersih dari berbagai pikiran
kotor yang akan dilakukannya dalam aktivitas siang hari.

Silaturrakhmi subuh seolah mengingatkan kita semua untuk kembali
mengingat Tuhan Sang Maha Pencipta, bahwa hanya kepadaNya memang
kita patut berserah diri dan memohon pertolongan untuk keluar dari
kemelut nasional dalam bidang ekonomi dan politik yang masih terus
menggoncang kehidupan bangsa ini. Kenapa ? karena tak ada lagi
rasanya tempat bagi kita semua rakyat jelata ini untuk meminta
pertolongan. Nama kita rakyat Indonesia selalu dimanipulasi dan
digunakan sebagai tameng perjuangan mahasiswa di jalan raya, tameng
perjuangan Reformis dalam berbagai Seminar, Diskusi, kampanye dan
sebagainya, tapi tak pernah dijadikan bahan rujukan secara moral
untuk benar-benar diberdayakan sebagaimana mestinya. Tak
ketinggalan KONTRAS dan Komnas HAM juga menampilkan diri atas nama
dan untuk kepentingan rakyat, tetapi ternyata semua gerakannya
lebih mengarah kepada kepentingan politik belaka yang ujung-
ujungnya adalah kekuasaan atau setidaknya popularitas politik
belaka.

Karena itu pantaslah rasanya jika ummat Islam beberapa hari lalu
mengajak bangsa ini khususnya warga masyarakat pemeluk agama Islam untuk
bangun di subuh hari dalam kesucian dan kemurnian akal pikirannya, guna
segera berserah diri memohon ampun kepada Tuhan
YME dari segala macam perbuatan doa yang pernah dilakukan maupun
yang sudah menjadi agenda kegiatannya di siang hari ataupun esok
harinya.

Silaturrakhmi Fajar, mengajak kita semua untuk menundukkan kepala
sembari berdoa dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab bahwa rakyat
kita semua yang sebagian besar berada dalam kemiskinan ini tidak
butuh lagi pertentangan pendapat antar pemimpin dan politisi atau antar
mahasiswa dan pemerintah, tetapi yang diperlukan adalah
memberi mereka kebutuhan pokok sehari-hari (sembako) dan memberi mereka
pekerjaan tetap sebagai sumber mata pencaharian.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Dec 1998 jam 09:35:56 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke