---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- KONTROVERSI RAKYAT TERLATIH Setelah diumumkan langsung oleh Menhankam-Pangab Wiranto tentang rencana pembentukan rakyat terlatih (RATIH), maka bermunculanlah pendapat berbagai kalangan, baik politisi, pegiat LSM, pakar politik dan hukum bahkan sampai ke kalangan rakyat kecil di pasar-pasar. Pendapat yang mendukung gagasan ini boleh jadi berangkat dari kesaksiannya pada berbagai peristiwa akhir-akhir ini tentang sulitnya petugas keamanan mengimbangu banyaknya kasus kriminalitas dan sejenisnya akibat keterbatasan sumber daya manusia. Bahkan Menkeh Muladi juga memberi gambaran tentang Ratio jumlah Polisi dan rakyat yang kini berbanding 1: 13000, padahal yang ideal sebagaimana umumnya di negara maju dan berkembang adalah ratio 1: 300 orang. Artinya penegakan situasi keamanan dan ketertiban akan bisa dicapai jika petugas keamanan berbanding seimbang dengan jumlah penduduk berdasarkan ratio itu (1: 300). Boleh jadi pendapat Menkeh Muladi yang sekalipun belum dapat ditebak apakah sebagai legitimasi dan dukungan politis atau sebaliknya terhadap gagasan pembentukan Ratih ini, tapi perlu dicermati sebagai suatu realitas empirik yang seharusnya menyadarkan kita semua masyarakat Indonesia untuk memberi dukungan agar segera dapat terwujud jaminan keamanan dan ketertiban di era reformasi yang penuh kerusuhan dan tindak kriminal ini terlepas dari persoalan perlu tidaknya pembentukan Ratih. Sementara itu oleh kalangan yang menolak gagasan ini seolah menunjukkan kecenderungan yang mungkin bisa rasional atau logis tapi bisa juga karena adanya muatan kepentingan politik. Betapa tidak, pandangan yang menolak gagasan itu lebih dilihat sebagai upaya memperkuat dan melegitimasi posisi petugas keamanan yang sewaktu-waktu dapat bertindak represif karena dukungan rakyat (atas nama Ratih), tapi sisi lain secara tidak sadar telah menunjukkan sikap mereka yang seolah mulai sulit untuk memaksanakan kepentingan dan kehendak politiknya melalui tekanan massa dalam model gerakan Demo mahasiswa dan sejenisnya. Apapun alasan yang mengemuka terhadap pendapat yang kontroversial sehubungan dengan gagasan Ratih itu, bagi kami rakyat kecil yang terpenting adalah bagaimana rasa aman dan tertib itu tercipta sehingga memungkinkan kami semua untuk dapat melaksanakan pekerjaan dengan damai demi menghidupi keluarga. Silahkanlah bertengkar demi kepentingan politik Tuan-tuan semua, tapi jangan lagi salahkan kami jika kami akhirnya memilih jalan pintas untuk memperpanjang hidup merlalui aksi penjarahan dan perampokan termasuk di rumah Tuan-tuan semua. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Dec 1998 jam 09:36:55 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
