---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- KELUHAN RAKYAT DARI JALAN RAYA Diberitakan oleh berbagai media massa bahwa sejumlah karyawan perusahaan yang berlokasi di sekitar wilayah Jakarta Pusat mendatangi Kantor DPR/MPR tapi bukan berunjuk rasa, melainkan menyampaikan keluhannya karena sebulan terakhir mereka kesulitan dalam mendapatkan akses jalan langsung dari rumah ke tempat kerja berhubung pemblokiran beberapa jalan utama karena aksi demonstrasi mahasiswa. Kabar ini memprihatinkan tapi bisa juga menjadi lucu, karena seolah-olah hanya karena demonstrasi mahasiswa maka para karyawan perusahaan itu menjadi tidak optimal melaksanakan tugasnya sebab sering terlambat gara-gara ada demonstrasi mahasiswa. Lucunya bukan karena seringnya terlambat para karyawan itu tapi karena ternyata demonstrasi mahasiswa yang mencerminkan kehidupan demokrasi itu rupanya sudah tidak bernilai dan sama sekali tidak mencerminkan norma-norma demokrasi lagi sebab telah mengganggu kebebesan orang lain, yakni pengguna jalan raya. Artinya jalan diblokir oleh petugas karena dianggap kalau menjadi bebas akan dimanfaatkan oleh Mahasiswa untuk berunjuk rasa yang sangat mungkin menimbulkan kekacauan dan bahkan mungkin tindakan anarkis. Kalau kelurahan rakyat pengguna jalan raya ini semakin besar, maka boleh jadi mereka juga akan menggelar demo, tapi tentu ditujukan kepada mahasiswa yang selama ini telah menjadi penghalang aktivitas mereka. Artinya Demo lawan demo akan menjadi tontotan baru bagi rakyat Indonesia, yakni demo karyawan dan pengguna jalan raya terhadap para Mahasiswa yang selalu aktif di jalan raya melakukan aksi Demo. Kapan aksi demo lawan demo itu dimulai, kita tunggu saja jika mereka atau para karyawan perusahaan dan pengguna jalan raya itu telah menjadi satu dalam sikap dan pandangannya melihat bahwa Demo mahasiswa sebenarnya bukan memperjuangkan kepentingan kita rakyat kecil ini tetapi tidak lebih adalah melakukan perjuangan unuk kepentingan politik para Konglomerat frustrasi yang ingin menjadi aktor politik. Nantikan saja keluhan rakyat dari jalan raya itu akan menjelma sebagai gerakan moral yang balik menghantam mahasiswa yang selama ini selalu mengatasnamakan rakyat. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Dec 1998 jam 09:37:23 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
