---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- SANDIWARA PEMERIKSAAN SOEHARTO Pemeriksaan terhadap Mantan Presiden Soeharto oleh Kejaksaan Agung RI yang diduga banyak melakukan praktek KKN dalam kepemimpinannya selama 32 tahun lalu, termasuk kebijakannya yang menguntungkan konco dan kroninya kini sedang berjalan seiring dengan tuntutan Demo mahasiswa yang terus berlangsung. Tapi banyak pendapat bermunculan bersamaan dengan proses berlangsungnya pemeriksaan itu yang intinya mengganggap bahwa hal itu hanya sebagai sandiwara Kejaksaan Agung dan Soeharto saja. Bahkan sebagian besar mahasiswa yang berdemo terus menerus itu justru ikut pula menuding adanya permainan dibalik proses pemeriksaan tersebut. Jika proses hukum yang berlangsung sesuai tuntutan mahasiswa yang kini sudah dimulai dalam tahap pemeriksaan itu sudah dipandang sebagai sebuah sandiwara, maka kami rakyat kecil yang buta hukum ini tentu akan bertanya, lalu bagaimana seharusnya agar Soeharto yang kita hujat dan kita tuntut itu benar-benar akan diadili atas kejahatannya di masa lalu ? Apakah dengan langsung menggelar pengadilan atau mahkamah sipil bahkan militer jika perlu ? Tapi apakah itu dimungkinkan jika tidak didahului oleh suatu proses hukum seperti pemeriksaan awal lalu kemudian ditetapkan statusnya untuk seterusnya dilakukan pengadilan jika secara tegas dan jelas sudah ditemukan bukti-bukti hukum yang kuat..? Bukankah begitu prosedur hukumnya ? Lantas kenapa mahasiswa berdemo menuntut Soeharto diadili jika ternyata mereka tahu bahwa prosesnya menuju pengadilan itu pada akhirnya hanya sebuah sandiwara ? Akhirnya saya sebagai rakyat kecil yang buta hukum dan buta politik ini mulai menjadi ragu kepada adik-adikku para mahasiswa akan perjuangan moralnya yang seolah mudah dibeli dengan uang dan gampang dipermainkan oleh kepentingan politik. Artinya, saya berkesan bahwa aksi demo mahasiswa bergantung pada bagaimana Order atau pesanan kalangan tertentu dengan membayarnya sejumlah FULUS untuk menciptakan keadaan yang kacau saja, tapi bukan sebagai tujuan utama. Buktinya, jelas mereka tahu bahwa pemeriksaan Soeharto itu nantinya hanya sandiwara, tapi mengapa menjadi tuntutan Demo..? kemudian setelah Soeharto diperiksa kenapa demo masih terus berlangsung..? dan tuntutannya menjadi lain lagi..? Apakah mengurus negara ini hanya sekali jadi dengan Sim salabim..? bukankah butuh waktu dan proses ? tidakkah mahasiswa itu seharusnya belajar di Kampus dan tidak setiap harinya di Jalan raya ? apakah benar-benar mereka mahasiswa .? barangkali mereka perlu diteliti keabsahan statusnya di Kampus masing-masing, jangan-jangan mereka garong yang berkedok mahasiswa. Tugas kamu nih pak polisi untuk melacaknya. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Dec 1998 jam 09:37:30 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
