---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Thursday 17 December 1998 15:30 UTC ** AMERIKA DAN INGGRIS TIDAK BERMAKSUD MENGGULINGKAN REJIM SADDAM HUSSEIN ** DUNIA INTERNASIONAL TIDAK UNANIM DUKUNG SERANGAN UDARA TERHADAP IRAK ** PEMUNGUTAN SUARA PROSEDUR PEMECATAN BILL CLINTON DITUNDA ** APARAT KEAMANAN MENGGUNAKAN PELURU KARET TERHADAP MAHASISWA ** TIM PENGACARA PINOCHET TUNTUT PEMERIKSAAN ULANG PENANGKAPANNYA ** TOPIK GEMA WARTA: INDONESIA TERUS DIGUNCANG REVOLUSI MAHASISWA * AMERIKA DAN INGGRIS TIDAK BERMAKSUD MENGGULINGKAN REJIM SADDAM HUSSEIN Serangan udara terhadap Irak yang dilancarkan Amerika Serikat dan Inggris Rabu tengah malam, tidak dimaksudkan menggulingkan rejim Presiden Saddam Hussein ataupun membunuh pemimpin Irak. Hal ini diumumkan oleh Mentri Pertahanan Inggris George Robertson. Menurut Robertson aksi militer terutama dimaksudkan memusnahkan program senjata Irak yang memproduksi senjata-senjata pemusnah massa. Pada serangan yang disebut Desert Fox itu, kapal angkatan laut Amerika Serikat yang berada di Teluk dan pesawat tempur Stealth meluncurkan sebanyak 200 rudal. Belum diketahui pasti seberapa besar kerugian yang dialami Irak. Jumlah resmi korban tewas pun belum diturunkan juga. Menurut para dokter di Bagdad lima orang tewas dan 30 luka-luka akibat serangan udara. Ketika berita ini diturunkan, keadaan di ibukota Irak dikabarkan tenang, tetapi baik pemerintah Inggris maupun Amerika mengumumkan akan tetap melancarkan serangan. Sebab musabab aksi militer adalah ksimpulan dalam laporan akhir Richard Butler, pemimpin tim inspeksi senjata PBB UNSCOM, bahwa Irak tetap menghalang-halangi tugas para inspektur tim senjata. * DUNIA INTERNASIONAL TIDAK UNANIM DUKUNG SERANGAN UDARA TERHADAP IRAK Dunia internasional tidak unanim mendukung serangan udara terhadap Irak. Dalam sebuah sidang resmi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Rusia dan Cina menuntut penghentian segera aksi-aksi militer terhadap Irak. Menurut Moskou serangan itu melanggar piagam PBB. Presiden Rusia Boris Yeltsin kembali menegaskan bahwa konflik dengan Bagdad hanya bisa diselesaikan melalui pemecahan diplomasi. DK-PBB mengadakan sidang atas permintaan Rusia. Mentri Pertahanan Rusia Igor Sergejev membatalkan kunjungan ke markas NATO di Brussel yang dijadwalkan hari ini. Cina menegaskan bahwa DK-PBB tidak mengijinkan aksi-aksi militer terhadap Irak. Dunia Barat pada umumnya menyetujui serangan terhadap Irak. Perancis merupakan satu-satunya negara yang terang-terangan mengecam serangan udara, karena aksi militer berdampak bagi rakyat Irak. Paris menuduh Bagdad tidak bekerjasama sepenuhnya dengan tim inspeksi senjata PBB UNSCOM. Mentri Luar Negri Belanda Josias van Aartsen mengatakan aksi militer terhadap Irak tak terelakkan lagi dan menambahkan pula bahwa dalam hal ini Belanda tidak diminta berperanserta. Tetapi pemerintah Belanda Rabu malam diberitahu akan adanya serangan udara terhadap Irak. Mayoritas besar anggota Majelis Rendah Belanda menyatakan memahami serangan tersebut. Sekjen PBB Kofi Annan dalam tanggapannya menyatakan bahwa kegagalan PBB mencegah terjadinya kekerasan sangatlah menyesalkan. Pemerintah Israel mengatakan sangat kecil kemungkinan negri itu kali ini terlibat dalam konflik Irak. Namun demikian pemerintah Israel mengimbau rakyat agar menyediakan masker-masker gas, sehubungan dengan adanya serangan udara dari Irak. Israel juga menyiagakan senjata penangkal. Perdana Mentri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa serangan Irak akan segera dibalas. Tahun 1991 Irak menyerang Israel dengan rudal Scud pada aksi militer yang disebut Operasi Badai Gurun pimpinan Amerika Serikat. Kuwait, yang diserang Irak tahun 1990, menyiapsiagakan satuan- satuan militer. Berbagai kedutaan besar Barat yang berada di Kuwait telah menyediakan rencana pengungsian, tetapi sejauh ini pengungsian belum juga dilakukan. Seorang jurubicara kabinet Palestina mengimbau negara-negara Arab agar segera mengadakan pertemuan dan melalui pernyataan bersama mendesak Amerika Serikat untuk segera menghentikan serangan terhadap Irak. Oposisi di Irak mengutuk serangan udara. Menurut seorang jurubicara oposisi yang berada di London, Saddam Hussein tidak mempedulikan nasib rakyat maupun kerusakan-kerusakan akibat serangan udara tersebut. Dalam sebuah pernyataan Presiden Irak Saddam Hussein mengimbau pasukan dan rakyat Irak agar memerangi apa yang disebutnya sebagai musuhnya, yaitu Amerika dan Inggris. * PEMUNGUTAN SUARA PROSEDUR PEMECATAN BILL CLINTON DITUNDA Pemungutan suara di DPR Amerika Serikat mengenai prosedur pemecatan Presiden Bill Clinton ditunda beberapa hari sehubungan dengan serangan udara terhadap Irak. Sedianya DPR Amerika hari ini melakukan pemungutan suara mengenai rekomendasi komisi kehakiman DPR agar prosedur pemecatan terhadap Clinton dimulai. Pemimpin kubu Republik di DPR, Bob Livingston, menyatakan baik partai Republik maupun partai Demokrat mendukung aksi militer terhadap Irak. Sebelumnya sejumlah tokoh kubu republik menuduh presiden Clinton memalingkan perhatian rakyat dari prosedur pemecatan. Tetapi Clinton menegaskan serangan udara dilancarkan Rabu kemarin untuk mencegah agar aksi militer tidak bertepatan dengan bulan suci Ramadan yang dimulai Ahad mendatang. * APARAT KEAMANAN MENGGUNAKAN PELURU KARET TERHADAP MAHASISWA Selama dua hari berturut-turut, mahasiswa di Jakarta bentrok dengan aparat keamanan. Menurut para saksi mata polisi dan tentara melepaskan tembakan peluru karet ke arah mahasiswa yang melemparkan batu. Dikabarkan korban luka-luka jatuh di kedua belah pihak. Ribuan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa menuju gedung MPR/DPR untuk memprotes penangkapan sekitar 50 mahasiswa, menyusul pecahnya kerusuhan Rabu kemarin. Mereka selanjutnya menuntut agar Presiden Habibie dan Menhankam/Pangab Jenderal Wiranto menghentikan kekerasan terhadap penduduk sipil. * AMNESTY INTERNATIONAL MENUNTUT PEMBEBASAN DUA DISIDEN TERKEMUKA CINA Proses pengadilan di Cina terhadap dua disiden terkemuka, yaitu Wang Youcia dan Qin Yongmin, telah dimulai. Wang adalah pendiri Partai Demokratis Cina yang terlarang. Ia menghadap pengadilan di Hangzhou atas dakwaan melakukan subversi. Qin yang menghadap pengadilan di Wuhan juga didakwa melakukan subversi. Organisasi LSM hak asasi manusia seperti Amnesty Internasional menuntut pembebasan segera Qin dan Wang. Menurut Amnesty International, dakwaan terhadap kedua disiden tersebut sangat berlawanan dengan perjanjian PBB yang menjamin kebebasan berpendapat. Perjanjian PBB itu belum lama selang ditandatangani oleh Cina. * UNITA DIDUGA MEMBUNUH PENGUNGSI DI STASIUN KA DI ANGOLA Lebih dari 100 pengungsi dikabarkan dibunuh di Angola, di sebuah stasiun KA yang sepi. Diduga pelakunya adalah gerilyawan gerakan UNITA. Diberitakan para korban dibunUh dengan granat dan senjata otomatis. Akibat pertempuran dahsyat antara pembangkang UNITA dan pasukan pemerintah Angola, banyak penduduk desa-desa di sekitar lokasi pertempuran, melarikan diri ke Kunje, dimana mereka mencari perlindungan di sebuah stasiun KA yang sepi. Di daerah itu juga pasukan pemerintah Angola menyatakan telah membunuh 63 pembangkang UNITA, di antaranya pembunuh bayaran kulit putih yang mengemudi tank. * HURU-HARA PECAH DI SALAH SATU PENJARA TERBESAR HONDURAS, AMERIKA TENGAH Dikabarkan empat narapidana tewas akibat huru-hara yang pecah di salah satu penjara terbesar di Honduras, Amerika Tengah. Tubuh para korban luka-luka berat karena para napi menggunakan parang. Sebab musabab kerusuhan adalah konflik antara dua gerombolan yang bermusuhan. Penjara-penjara di Honduras seringkali dikejutkan kekerasan yang pecah di antara para napi. Selain itu penjara di Honduras juga kekurangan sel. Pengamanan pun tidak memadai karena bulan-bulan belakangan banyak narapidana berhasil melarikan diri dari penjara. * TIM PENGACARA PINOCHET TUNTUT PEMERIKSAAN ULANG PENANGKAPANNYA Ke lima hakim tertinggi Inggris, yaitu Law Lords Majelis Tinggi, akan kembali mempelajari sejauhmana mantan diktator Chili, Augusto Pinochet, memiliki kekebalan hukum ketika ditangkap. Tim pengacara Pinochet mengajukan permintaan pemeriksaan ulang karena mereka meragukan sikap indipenden salah satu anggota Law Lords itu. Menurut tim pengacara Pinochet itu, hakim tersebut tidak obyektif karena ia adalah anggota LSM hak asas manusia Amnesty International. * INDONESIA TERUS DIGUNCANG REVOLUSI MAHASISWA Revolusi mahasiswa masih berlanjut. Korban pun terus berjatuhan. Mungkinkah insiden-insiden yang berdarah dapat memicu suatu revolusi sosial yang menyeluruh sebagimana dikuatirkan Gus Dur. Perlu diingat bahwa keresahan di kalangan militer tingkat menengah sudah bukan rahasia lagi, kata seorang pemimpin mahasiswa. Hingga kemarin malam pihak mahasiswa di Jakarta belum mau mengumumkan jumlah korban mereka setelah terjadi betrokan berdarah kemarin siang di sekitar gedung DPR/MPR dan Taman Ria Jakarta. Dari kalangan relawan dan LSM diperoleh keterangan bahwa mahasiswa yang tertembak dan dipukuli aparat sehingga gegar otak atau patah tulang, berjumlah sekitar lima puluh orang. Mereka semua dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo, Pejompongan dan rumah sakit dan Rumah Sakit Jakarta. Dari pihak diberitakan telah jatuh korban pula sekitar dua puluh petugas. Ada yang mengatakan para prajurit ABRI itu selain terkena lemparan batu juga terbakar oleh cairan bom molotov yang kabarnya juga dilemparkan oleh para mahasiswa. Menurut seorang dosen mahasiswa tampaknya ingin membalas aksi kekerasan yang dilakukan para prajurit ABRI hari Rabu lalu. Hingga kemarin ratusan mahasiswa berjaga-jaga di rumah-rumah sakit tersebut. Ratusan massa rakyat yang bersimpati nampak berkerumun di depan Rumah Sakit Angkatan Laut di Pejompongan. Sehari sebelumnya warga ibu kota memang sudah menunjukkan rasa simpati mereka dengan para mahasiswa yang terluka. Rakyat melihat bagaimana aparat menyiksa para mahasiswa dan mahasiswi yang berdemonstrasi ke Departemen Hankam Jakarta. Usai betrok dengan aparat keamanan di gerbang belakang Departemen Hankam ratusan mahasiswa meninggalkan kawasan Petojo Selatan menunju Kampus Salemba. Mereka dikawal puluhan warga masyarakat sekitar pukul sembilan malam. Betrokan di Hankam terjadi Rabu siang ketika empat ratus mahasiswa datang untuk memprotes pembentukan Rakyat Terlatih yang dinilai mereka hanyalah merupakan Pam Swakarsa gaya baru saja. Betrokan selama dua hari ini nampaknya akan mengobarkan kembali semangat perlawanan para mahasiswa. Dan insiden-insiden berdarah serupa boleh jadi akan berulang kembali. Para mahasiswa nampak seolah mempunyai beban mental, karena tahun 1998 tinggal dua minggu lagi. Padahal tokoh- tokohnya berharap bisa berhasil memperjuangkan program-program mereka tahun ini juga antara lain suatu komite rakyat Indonesia yang revolusioner, diadilinya Soeharto tahun ini juga serta penghapusan Dwifungsi ABRI. Dalam hubungan ini menarik pula menyimak tulisan di Mingguan DeTak pekan ini. Tabloid populer itu antara lain mengemukakan krisis kepercayaan yang semakin kuat terhadap lembaga-lembaga resmi negara merupakan merupakan isyarat-isyarat tumbuhnya bibit-bibit revolusi sosial. Ada dua kemungkinan revolusi yang muncul. Pertama revolusi sosial, karena adanya dorongan ideologis atau revolusi sosial yang didorong oleh kemarahan dan kebencian yang bersifat akumulatif. Kedua revolusi sosial karena dorongan ideologis memang tidak terlalu mengkuatirkan. Sebab sasaran yang hendak dicapai cukup jelas. Namun revolusi sosial yang didorong oleh kemarahan dan kebencian yang bersifat akumulatif nampaknya lebih besar kemungkinannya terjadi di Indonesia. Itu sebabnya banyak kalangan yang kuatir. Tidak ada suatu kekuatan politik yang cukup terorganisasi dan bisa diandalkan saat ini. Alhasil revolusi sosial tidak bisa lain berarti kerusuhan sosial yang mengarah pada penggunaan kekerasan. Dalam situasi demikian sulit diharapkan adanya suatu organisasi yang cukup kuat untuk mengendalikan keadaan. Maka kiranya mustahil untuk menghasilkan suatu pemerintahan alternatif yang lahir dari suatu revolusi sosial. Berbagai kerusuhan sosial yang berbau SARA secara jelas menunjukkan gejala-gejala awal revolusi sosial pada tahap-tahap awal. Demikian DeTak. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Dec 1998 jam 16:53:29 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
