----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

Kronologi Aksi Dewan Petani Sukoharjo ke Kantor Bupati
Tanggal 17 Desember 1998

Dewan Tani Sukoharjo dipelopori oleh organisasi-organisasi sebagai berikut:

* Dewan Amanat Penderitaan Rakyat (D. Ampera)
* Tim Reformasi Desa Laban (TRDL)
* Dewan Reformasi Rakyat Plesant (DERRAP)
* Forum Rakyat Tegalmade (FRT)
* Komite Pendukung Megawati (KPM)
* Forum Rakyat Cemani (FRC)
* Dewan Rakyat Desa Polokarto.
* Aksi ini juga didukung oleh Komite Aksi Mahasiswa Sukoharjo (KMS)
Universitas Veteran.

Aksi dimulai didepan kampus Universitas Veteran, Bantara:

09.30 Massa petani yang berkumpul dari beberapa desa tersebut mengadakan
orasi sebentar untuk menjelaskan tentang maksud aksi tani. Namun aksi
tersebut kurang mendapat respon dari mahasiswa karena lagi musim ujian.
Massa yang berkumpul sekitar 50 orang. Sebagai Koorlap yaitu AS. Saputra.

09.45 Rally menuju ke Pemda Sukoharjo. Dengan yel-yel "turunkan
pupuk","Petani Bersatu Tak Bisa Dikalahkan", "Bubarkan KUD !" . Yel-yel ini
merupakan bentuk dari problem yang selama ini mengekang dan menindas petani.
Pada problem Kredit Usaha Tani, mereka menuntut bahwa Bupati Tejo Sumanto
harus bertanggung jawab terhadap problem tersebut.

09.55 Massa sudah sampai didepan pintu masuk kantor Bupati. Selam 30 menit,
AS. Saputro dalam orasinya lebih menekankan pada persoalan subsidi yang
dicabut yang kemudian dijabarkan ekses yang menimpa petani Sukoharjo. Saat
ini musim rabuk (menyebar pupuk) sedangkan uang yang sudah masuk  ke KUD
dikembalikan lagi karena uang yang ditabung tidak mampu untuk memborong
pupuk. Maka diharapkan bahwa KUD dibubarkan karena tidak mampu mengelola
persoalan pupuk.

Pada waktu bersamaan juga datang rombomgan dari Tim Reformasi Desa Pondok
yang mengungkit soal pilkades. Mereka datang sekitar 2 truk yang
masing-masing berisi 65 orang. Kemudian mereka bergabung dengan
petani-petani karena mereka juga berbasis
tani. Orasi supaya Bupati lebih tegas dalam memerintah segera dituntut oleh
massa. Sedangkan DPS menuntut supaya Bupati mundur saja jika terjadi
kelaparan di Sukoharjo.

11.00 massa yang terkonsolidasi dalam isu yang berbeda tetapi tetap bersatu
bahwa rakyat bersatu tak bisa dikalahkan. Orasi dari petani pun segera
keluar yang
pada intinya menggugat KUD dan Bupati, serta menguraikan tentang keadaan
yang
sebenarnya.

13.30 massa petani kembali ke kampus Univet.Tuntutan sudah terpenuhi pada
soal distribusi lewat kredit usaha tani, harga pupuk adalah harga lama. Lalu
bagaimana dengan stok saat ini yang langka? DPS akan mengecek tentang stok
yang nggak ada. DPS akan konsolidasi membentuk dewan rakyat sektor petani
untuk membangun kekuatan petani diluar kelompecapir yang sudah tidak
berfungsi lagi.

AS. SAPUTRO

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 24 Dec 1998 jam 07:50:35 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke