----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

In a message dated 98-12-25 19:55:19 EST, [EMAIL PROTECTED] writes:

<< Di tulisan saya, jelas kan, bahwa janji grasi untuk Suharto (yg
 diberikan SESUDAH diadili, jadi logikanya semua dosa Suharto
 harus diumumkan ke publik), adalah utk menghentikan semua tragedi
 beruntun yg menimpa bangsa kita. Yg dimaksud 'anak buah Pak Harto'
 oleh Gus Dur itu kan anak kandung Pak Harto, masak Anda nggak
 nangkep? Anak2 Pak Harto akan berjuang sampai titik duit penghabisan,
 ini harus dihentikan. Yang bisa menghentikan tentu cuma Bapaknya, itu
 pun kalau menurut. Gus Dur sudah berusaha. Itu lebih baik ketimbang
 cuma ngomong doang.

 Guru ngaji di Banyuwangi bukan sekedar dibunuh, tapi dicincang.
 Sampai2 di sana orang takut mengaji. Sementara di tempat
 lain orang takut ke gereja. Malam Natal di Bekasi, setelah sebelumnya
 ada pengrusakan beberapa gereja (tidak diberitakan media massa)
 dijaga Banser NU. Bukan masalah gereja dijaga Banser NU, tapi
 aparatnya ke mana? Bahkan pada aparat pun kita tak percaya. Situasi
 tiadanya kepercayaan ini sungguh mengerikan. Sekarang yg mengadu
 ke Komnas Ham dan KontraS bukan saja rakyat sipil tapi juga militer
 papan bawah atau keluarganya militer. Jadi semuanya ketakutan, tak
 ada yg bisa dipercaya. Anda di luar sih, Anda tak bisa membayangkan
 rasa takut di sini. Takut karena berprofesi guru ngaji, takut ketika mau
 ke gereja, takut karena Cina atau berparas mirip Cina, takut ke pasar,
 takut membiarkan anak pergi sekolah sendirian, takut melihat demo, takut
 ini takut itu.
  >>
Saudara Mujahidin yang baik,
jelas anda boleh mengkrtitik saya, tapi biarkan saya mengatakan
bahwa tidak satupun manusia, naik itu Gus dur, khomeini,nabi,rasul
atau malaikat yang berhak untuk menghapus dosa Suharto dengan Grasi..
Anda kan orang muslim, tentu tahu bahwa hukuman seorang pembunuh
adalah kisas, dia mesti mati..Suharto kalau memang tidak dihukum
mati ( ini menyalahi hukum Islam ) paling kurang dia mesti di adili dan
di penjara seumur hidup. Anda bilang saya tidak merasakan betapa susahnya
hidup di tanah air, tapi tulisan anda kok tidak mewakili perasaan ribuan orang
aceh,
Timor timur,Irian, keluarga yg di bantai di tanjung priuk, keluarga mahsiwa yg
mati
ditembak,kasus orang hilang, puluhan simpatisan PKI yg diganyang tahun 60 an?
pemenjaraan secara sia penulis berbakat Pramudya?

Gud dur, amin rais bukan tuhan..
mereka tidak berhak untuk sok sok mengampuni kesalahan Suharto..
Yang saya inginkan cuma ketegasan..
Kita harus selalu siap berkorban untuk setiap perubahan..
Kalau hati mulai gentar, lebih baik mundur untuk sok sok menjadi pahlawan..

Kita mencari keadilan, bukan manuver manuver pengecut
mencari aman. Pembunuhan dukun santet itu juga harus
diungkapkan dengan pengadilan dan hukuman..

Masa kita mesti bermental pengemis terus menerus sih?


Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Dec 1998 jam 11:34:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke