---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk Gema Warta Radio Nederland 31 Des. 1998 PRABOWO, PEREMPUAN TIONGHOA DAN XANANA GUSMAO ADALAH TOKOH-TOKOH TAHUN 1998 Suka atau tidak, tahun 1998 adalah tahun yang tak dapat dipisahkan dari nama mantan presiden RI Soeharto. Namun, orang yang pantas menjadi Tokoh Indonesia Tahun 98, adalah Prabowo Subianto. Dan Tokoh Perempuan Tahun 98, adalah para perempuan Tionghoa korban perkosaan. Sedangkan, untuk Timor Timur, Tokoh 98, adalah Jose Alessandro 'Key Rala Xanana' Gusmao. Mengapa demikian? Berikut ini, sajian-tutup-tahun, dari meja redaksi di Hilversum ? "Man or Woman of the Year" bukanlah 'hero', melainkan sebuah pilihan - pilihan pada orang yang paling banyak menjadi kepala berita, dan membawa dampak yang besar. Bill Clinton dan Kenneth Starr, "Men of The Year"nya mingguan TIME, misalnya, sepanjang tahun menjadi fokus publik. Yang satu, tangannya usil, yang lain, pengusutannya ganas. Tapi, keduanya, mengusik emosi publik untuk waktu cukup lama, dan membuat publik Amerika berpikir dua kali tentang sistim hukum Amerika, dan tentang nilai-nilai kesantun-an publik. Di Indonesia, tahun 98 adalah tahun gonjang ganjing, tetapi hanya dua media yang mengangkat Tokoh 98. Mingguan UMMAT, tidak memilih 'newsmaker', melainkan orang yang mereka senangi. Tahun 97, UMMAT memilih Amien Rais, dan sekarang, mengangkat Koordinator Kontras Munir SH yang berjasa membela para korban penculikan. Namun tidak jelas bagaimana peringkat pemberitaan dan dampak peristiwa tsb dapat menjadi ciri utama bagi tahun yang hampir berlalu ini. Sebaliknya, harian THE JAKARTA POST lebih lugas, dengan mengukur peringkat orang orang yang jadi berita dan menunjuk dampaknya. Beberapa nama disebut - Soeharto, Habibie, Amien Rais, Wiranto, bahkan Andi Ghalib - namun pilihannya jatuh pada gerakan mahasiswa. Para mahasiswa-lah, yang mencurahkan darah, keringat dan tangis, bahkan juga nyawa demi reformasi. Pengorbanan itu berpuncak di bulan Mei. Begitu dasyhat mereka, sampai Orang Kuat seperti Soeharto, akhirnya, terjungkal, demikian THE JAKARTA POST. Bagaimanapun juga, kalau ada subyek yang terus-menerus jadi kepala berita sepanjang 98, maka, dia adalah, Soeharto, Prabowo dan gerakan protes mahasiswa. Soeharto maupun Prabowo, menyulut kemarahan publik. Keduanya adalah simbol dan monumen kesalahan politik, yang layak menjadi pelajaran berharga bagi masa depan. Soeharto, yang disebut-sebut bagaikan "kucing yang punya sembilan nyawa", belum masuk kotak. Tetapi, prob-lim problim, musibah hak asasi dan kontroverse seputar dirinya begitu besar, sehingga tanpa aktif pun, dia sudah menjadi berita. Cuma, pada usia 77 tahun, perannya itu akan segera berlalu. Sebaliknya, menantunya, mantan Pangkostrad dan mantan Letjen Prabowo Subianto masih muda. Namanya, oleh publik, juga selalu dikaitkan dengan pelbagai kejahatan hak asasi. Sulit, memang, untuk memilih antara Soeharto dan Prabowo sebagai Tokoh Tahun. Apalagi, menurut kerabat dekatnya, Prabowo adalah "produk" dari sang mertua. Tetapi, karena musibah hak hak asasi yang diasosiasikan dengan dirinya belum terbongkar dengan tuntas, maka Prabowo masih punya cerita panjang. Salah satu musibah tsb adalah Tragedi Mei, bencana kemanusiaan 98 yang meliputi perkosaan. Perempuan Tionghoa menjadi kepala berita dalam dan luar negeri selama berbulan-bulan. Pengalaman mereka, mengungkap drama dan perlawanan. Mereka menolak memberi kesaksian sekalipun didesak oleh aparat negara, bahkan menteri dan presiden. Semua itu menjadi simbol dari kebangkitan masyarakat madani dan kebangkitan perem-puan, serta mengungkap potensi dan problim rasialisme di Indonesia. Tokoh 98 ketiga, adalah pemimpin perlawanan Timor Timur, Xanana Gusmao. Orang ini, tidak pernah keluar dari sel-nya di LP Cipinang, tetapi, sepanjang tahun namanya jadi kepala berita. Dia dikunjungi, dikritik, dan dipuji. Tetapi, dari Dili sampai Los Palos, dan dari Nelson Mandela di Afrika Selatan sampai Kofi Annan di New York dan KTT Eropa di Wina, semuanya sepakat membela pembebasan tapol Indonesia paling terkenal ini. Tanpa Xanana, soal Timor Timur sulit diselesaikan, dan referendum sulit dijangkau. Dan itulah, salah satu agenda tahun 99? ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 31 Dec 1998 jam 11:28:34 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
