----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Langkah Strategis Yang Harus Dilakukan Habibie Segera

Rencana Pemilu pada 7/juni 1999 adalah langkah yang paling realistis untuk
menjadi landasan Indonesia Baru oleh karena itu segala hal yang
merintanginya harus dibenahi:

1.Hambatan Pemerintahan Habibie dengan rejim lama adalah masih adanya
jembatan yang sangat menyolok terlihat dengan berlebihannya angkatan
bersenjata RI dalam melakukan pengamanan kepada ex rejim orde baru dan
kroninya .Hal ini dilakukan karena adanya janji Pangab Wiranto setelah
Soeharto Lengser,oleh karena itu untuk menyelamatkan semua pihak termasuk
pribadi Wiranto sebaiknnya Presiden Habibie melakukan penggantian Pangab,
calonnya yang menonjol adalah letjen Bambang yudhoyono atau letjen Agum
gumelar terserah pilih yang mana,sedangkan jend Wiranto sendiri dapat
menjadi menhankam atau malahan mempersiapkan diri menjadi Presiden[silahkan
saja],dengan reshufel ini diharapkan ABRI menjadi lebih netral sehingga
bukan saja agar tidak terjadi perpecahan ditubuhnya sendiri tetapi juga akan
menjadi berwibawa kembali,dapat kembali ikut menyelesaikan persoalan Bangsa
ini dan Menciptakan keamanan negeri.
2.Habibie dan kelompoknya agar mengerem: Orang-Orang yang berkelakuan model
Baramuli dan Abdul gafur sebaiknya menahan diri dahulu karena akan membuat
perpecahan makin meluas,sedangkan model Achmad Tirtosudiro dan Adi sasono
agar makin bekerja keras saja di bidangnnya mumpung masih ada kesempatan dan
tidak perlu berjualan dengan cara menjual janji dan
mengkonyolkan-pihak-lainnya.Kalau Golkar menyulitkan tidak salah disampaikan
agar tidak memilih Golkar[kalau tidak aspiratif akan bubar sendiri] dan
Habibie pro masa depan Bangsa.
3.Habibie agar menyatakan bahwa Pegawai negeri mempunyai hak suara didalam
pemilu tetapi karena situasi bangsa sedang saling mencurigai dan mengarah
kepada perpecahan dan pertumpahan darah lagi maka alangkah bijaksananya
kalau pegawai negeri tidak diijinkan menjadi pengurus dan anggota partai
politik,sehingga terbebas dari perpecahan dan konflik didalam serta dari
luar.Dengan begini maka pegawai negeri  hanya bertugas menjalankan tugas
negara.
4.Habibie agar mendorong supaya RUU-Paket politik agar dibuat
[seaspiratif,seadil,setransparan dan seterinformasikan kemasyarakat ]
mungkin sehingga  dalam proses menuju pelaksanaan pemilu 1999
hambatan-hambatan yang ada akan semangkin berkurang.
5.Habibie jangan pernah menutup silaturahmi[kalau perlu adakan silaturahmi
Nasional] agar kebekuan komunikasi politik menjadi cair dan ditemukannya
solusi-solusi pemecahan dari krisis Nasional ini.[termasuk memberi mandat
pencairan uang kerajaan lama di Indonesia untuk empowerment masysrakat dan
pemerintahan Indonesia kalau duitnya bener ada calonkan saja ibu itu jadi
presiden atau menteri sosial  soalnya jasanya jelas]
6.Habibie harus mendorong partai golkar dan partai-partai lainnya agar
segera memunculkan calon presidennya karena didunia mana pun leader,struktur
dan sistim yang dapat menjalankan program,sedangkan kultur adalah sesuatu
yang dapat mendukung atau menghambat pelaksanaan program tersebut.oleh
karena itu merupakan penipuan yang luarbiasa jika dalam pemilu partai-partai
tidak memunculkan calon presidennya karena di Indonesia yang memimpin
pemerintahan ini Presiden bukan partai sehingga aneh jika program di
tawarkan tanpa pimpinan pelaksananya.[PPP,GOLKAR ada indikasi mau menipu
rakyat lagi]
7.Kenaikan Gaji pegawai negeri dan ABRI jangan dijadikan Money Politik,nih
lihat selama golkar dan Habibie memimpin gaji bisa naik,padahal itu duit
nilainya sudah hampir tidak ada..

Kita belum tahu apakah api dalam sekam ini akan reda dengan sendirinya
setelah pemilu atau memang pertumpahan darah lagi yang dikehendaki para elit
politik itu dan juga oleh BpkHabibie......?.Apakah pengorbanan
saudara-saudara yang telah gugur tersebut belum cukup......?.Ingat bahwa
konflik lainnya masih banyak  sehingga perlu diselesaikan satu-persatu!!!!!!
Siapa saja mau jadi Presiden kenapa tidak boleh tetapi yang sengaja
menumpahkan darah serta tidak mencegah penghilangan kehidupan adalah sangat
biadab.
Apakah setelah kesulitan berkehidupan makin sulit ini perlu juga terjadi
pertumpahan darah yang akan membuat banyak pihak terluka dan kehilangan
........?.
Apakah saudara kita yang menjadi prajurit akan diadu dengan rakyat atau
sesama rakyat yang akan diadu demi berbagai kepentingan ....?Mari kita
lenyapkan Kebiadaban dan Kezaliman ini dan mari kita berdoa agar dijauhkan
dari Kemiskinan,kerusuhan,pertumpahan darah dan dampak buruk La NINA. Dan
kita tetap perlu Akal sehat,hatinurani dan kewaspadaan,TERIMA KASIH.

Jakarta 6/12/1999
Satrio Piningit Forever.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Jan 1999 jam 03:38:57 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke