----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

From: Mr. Logos

Tuan Kalijogo Yth,

Dari analisis saya, tidak ada maksud saya untuk menilai kalau Gus Dur itu
tanpa kepentingan. Dalam pandangan saya Gus Dur tetaplah manusia yang bisa
salah dan tidak lepas dari kepentingan-kepentingan entah itu bersifat
pribadi atau kelompok. Tetapi di sini saya melihatnya sebagai tokoh politik,
yang saya kira perlu dibedakan (bukan dipisahkan) dari peran-peran lainnya
sebagai agamawan, budayawan dan profesi lainnya. Dari gagasan-gagasan dan
langkah-langkah politiknya kita dapat lebih berharap bahwa Indonesia ini
mempunyai harapan untuk tetap dapat eksis dan demokrasi bisa hidup. Memang,
sepintas langkah-langkahnya kelihatan kontroversial dan membingungkan. Apa
lagi bila kita pakai darah muda kita, sepertinya Gus Dur ini terlalu lambat.
Kondisi objektif sebenarnya sudah memadai buat Gus Dur untuk melangkah lebih
radikal, tetapi tidak dijalankannya. Mengapa? Ini saya pikir lebih berkaitan
dengan soal kultur. Saya melihat ada degradasi kultural dalam kepemimpinan
kita untuk memelopori perubahan.

Era-era model Soekarno dan founding Father yang lain sepertinya tidak ada
lagi atau sedang terkubur.

Pada prinsipnya, kritik anda kurang menyentuh hal-hal yang saya analisis.
Kalau soal baik-buruk Gus Dur sebagai manusia, nanti bisa-bisa terlalu
bertele-tele dan keluar dari pokok permasalahan.

Salam dari Mr. Logos

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Jan 1999 jam 09:52:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke