----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

PERSATUAN ORANGTUA PEDULI

PERNYATAAN

Mengikuti dan mencermati perkembangan sosial politik pada akhir-akhir ini di
mana telah terjadi tindak kekerasan khususnya yang dilakukan oleh aparat
ABRI dalam menanggapi aksi unjuk rasa mahasiswa. Tindak kekerasan tersebut
tidak hanya dilakukan terhadap mahasiswa saja melainkan terjadi juga
terhadap mahasiswi sebagai makhluk Tuhan yang menurut kodratnya adalah
lemah. Apapun alasan atau dalih yang dikemukakan oleh Penguasa atau ABRI
untuk memperoleh pembenaran terhadap perbuatan kejinya, maka alasan tersebut
tidak dapat diterima mengingat prajurit ABRI yang terlatih dan bersenjata
lengkap berhadapan dengan mahasiswa yang tanpa dibekali latihan kemiliteran
sehingga dengan pasti mudah dihancurkan dan dibunuhi oleh prajurit-prajurit
ABRI sesuai yang diinginkan oleh jalur komando melalui panglima-panglimanya.
Kebiadaban pertempuran yang sangat tidak seimbang dan tidak
berperikemanusiaan di Trisakti, Semanggi, Dephankam, Senayan, dan Cawang
harus segera diakhiri dan diselesaikan secara hukum oleh seluruh komponen
bangsa.

Bahwa, sebagai pembayar pajak yang menyumbang untuk Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) dan insan taat hukum maka setiap WNI mempunyai hak dan
kebebasan untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya;

Bahwa, anak-anak kami dilahirkan dan dibesarkan untuk dapat mengabdi dan
berbakti kepada Nusa dan Bangsa dan bukan untuk dijadikan sasaran kekejaman
ABRI dengan peluru dan peralatan yang dibeli dengan biaya dari APBN;

Bahwa, dengan melengkapi dirinya dengan senjata api maka patut diduga bahwa
ABRI dengan sengaja merencanakan untuk menembaki mahasiswa yang
berdemonstrasi;

Bahwa, rencana ABRI untuk membentuk 50.000 Ratih/Kamra selain merupakan
pemborosan dana APBN berjalan sebesar Rp300 Milyar (setara dengan 300.000
ton beras a Rp1.000,- untuk 15 juta keluarga Prasejahtera) juga akan lebih
memperkeruh suasana untuk pertempuran sipil antara mahasiswa dengan Pamratih
yang didukung oleh ABRI sebagaimana yang terjadi dengan Pamswakarsa;

Bahwa, sesuai dengan perintah Pimpinan ABRI untuk "bertindak tegas" kepada
mahasiswa yang melakukan unjuk rasa maka jalur komando aksi kekerasan yang
keji dan tidak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh prajurit ABRI terhadap
mahasiswa dan mahasiswi memang merupakan perintah;

Bahwa, salah satu faktor terkuat penyebab terpuruknya ekonomi nasional dan
beraninya ABRI berlaku sewenang-wenang dan keji terhadap rakyat disebabkan
karena sebagian masyarakat yang tidak mau berpikir kritis (termasuk kelompok
intelektual) terhadap masalah-masalah sosial kemasyarakatan. Sikap APATIS
tersebut haruslah dibasmi agar anak dan cucu kita di masa mendatang dapat
hidup dalam satu negara yang demokratis, transparan dan menghargai hak-hak
asasi manusia secara beradab;

Bahwa, dengan mempertimbangkan uraian tersebut di atas, kami, sebagai bagian
dari bangsa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Orang tua Peduli ( P O
P ), dengan ini menyatakan:

1. Menyatakan keprihatinan atas tindak kekerasan di Indonesia;
2. Menuntut agar ABRI dalam mengawal demo mahasiswa dan pelajar tidak boleh
   membawa dan atau menggunakan senjata api sekalipun menggunakan peluru
karet;
3. Mendukung aksi mahasiswa yang murni untuk kepentingan rakyat;
4. Menuntut pembatalan pembentukan Ratih, Kamra, atau apapun juga namanya
dan
   menuntut agar dana untuk keperluan tersebut yang bersumberkan dari APBN
   dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran keluarga Prasejahtera;
5. Menghimbau para orang tua mahasiswa dan pelajar di seluruh Indonesia
untuk
   tidak bersikap apatis dalam menyikapi reformasi total, demi masa depan
yang
   lebih baik bagi anak-anak kita kelak sebagaimana diinginkan oleh
mahasiswa.
   Untuk itu marilah kita berjuang untuk melawan segala bentuk kekerasan
yang
   tidak sesuai dengan budaya bangsa serta menegakkan kebenaran dan keadilan
di
   bumi pertiwi berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan yang Universal.

Demikian Pernyataan ini diumumkan di Jakarta, pada tanggal 8 Januari 1999.

PERSATUAN ORANG TUA PEDULI ( P O P )

Sekretariat: Jl. Cipaku I nomor 85
                     Tlp./Fax: (021)7279-0347
                     Kby-Baru, Jakarta Selatan 12170
                     INDONESIA

                    e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Jan 1999 jam 10:35:31 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke