----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Sudah saya paparkan berkali kali bahwa ABRI bukanlah
manusia dalam beberapa tulisan. Sudah saya katakan
bahwa Abri memang mahluk yang lebih rendah dari
semua binatang melata dan mahluk mahluk kecil
penyebar penyakit seperti cacing pita,bakteri,virus,jentik jentik.
nyamuk malaria, dan kuman spilis.

Nah, untuk benarnya  membuktikan teori saya
sekarang anda bisa melihat apa yg  para setan kulup ini lakukan
pada masyarakat Aceh.

Buka buku sejarah, sebagai orang Indonesia yang
( katanya ) memenangkan perjuangan melawan penjajahan
Belanda, daerah mana yang tidak bisa ditaklukan bangsa
Eropa yang canggih itu? Ketika bangsa Jawa ,Sulawesi,Kalimantan
, Padang, Bengkulu ditaklukan, ketika para kerarotanan dan
inlander penghianat menjadi serdadu Marsose bayaran menekan
masyarakat kecil dan membumi hanguskan perjuangan kemerdekaan
yang lokal dan sporadis kecil kecilan tidak terorganisasi.
Semua pojok bumi indonesia praktis tunduk dalam belenggu
penjajahan Belanda. Kecuali Aceh...........


Suku keras kepala ini adalah suku yang tidak gampang ditaklukan.
Suku yang pertama kali mengenal Islam dan menerimanya
dengan lapang dada tanpa misionaris misionarisan, tanpa
pertumpahan darah dan pemaksaan, adalah suku yang paling
membuat kepala semua jendral penjajah Belanda pusing dan
pening.Ketika semua batang perjuangan suku suku lain
telah terbelah oleh gergaji kolonialisme, cuma batang perlawanan
rakyat  Aceh yang tidak pernah tumbang..

Aceh juga sangat banyak membantu perjuangan kemerdekaan
Indonesia. Bahkan Sukarno sekalipun pernah mengiba meminta
tolong pada mereka.Tapi apa yang telah diberikan pada rakyat
satu ini semenjak kemerdekaan sampai sekarang bukan cuma
taik kering dan sisa sisa sampah yang fatamorgana pembangunan.
Setelah dihisap sumber daya alamnya, setelah dijual harga
diri masyarakatnya, merekapun di bantai dengan alasan menjaga
stabilitas nasional dan memadamkan gerakan separatis.

Aceh memang sedang dijajah. Orang aceh dianggap sampah.
Ketika imigran gelap aceh dibantai di Malaysia, negara kita, Indonesia
tercinta bukannya membela mereka malah menyalahkan orang
orang malang yang berjuang merubah nasib di  negara orang.
Mereka dibiarkan diborgol seperti kriminal, dijemput armada ABRI
dan diboyong seperti kambing kembali ke Aceh, dan mungkin
dibantai lagi ketika sampai dikampung mereka.

Aceh memang sedang terjajah. Bila dulu yang mencoba menjajah
mereka adalah Belanda nasrani, sekarang adalah orde bangsat
dengan algojonya yang kebanyakan juga beragama Islam yaitu
ABRI. srigala tengik pemakan taik ini dengan seeenaknya
menumpahkan darah di bumi aceh. Para cacing busuk pengecut
yang beraninya mengganyang orang orang kampung. Memperkosa
wanita tidak berdaya, menyembelih anak anak muda.

Saya heran, orang banyak menulis di milis ini, tapi
tidak ada satupun yang membela aceh dan menggugat jahanam
ABRI, kebanyakan cuma menulis pertentangan agama dan
perjuangan mahasiswa. Menganalisa Gus Dur, Mega dan
si jidat berminyak Amin Rais.Bagaimana kawan?apakah
anda lupa bahwa ada pembantaian saudara saudara kita
di ujung Sumatra sana?

Aceh sudah waktunya merdeka dari penjajahan.
Mereka sudah waktunya berdiri tegak dan dibantu kalian.
Kebiadaban ABRI mesti dilaporkan ke lembaga HAM International.
Jangan percaya dengan segala omong kosong komnas HAM
bikinan penjajah.Lembaga tengik satu itu adalah pelacur yang
diutus untuk memuaskan dahaga keadilan yang dituntut orang Aceh.

Aceh harus merdeka. Seperti juga Timor Timur dan Irian.
Aceh harus bersatu dalam memberikan perlawanan.
Bila mereka bisa mengusir Belanda, mereka pasti bisa juga
mengganyang ABRI dan mendepak rejim kafirun penghisap
darah dari bumi mereka.

Aceh harus menjadi republik sendiri.
Menikmati kekayaan buminya sendiri.
Temaram dilangit Aceh sudah cukup lama bergayut.
Mereka adalah masyarakat yang punya harta karun
tapi dibiarkan mati dalam kemiskinan .

Aceh harus merdeka,
karena merdeka dalah hak setiap orang.
Usir para anjing buduk berseragam dari sana.
Adili para algojo yang menimbun ribuan mayat
hasil pembunuhan dan pemerkosaan ABRI
di bukit tengokorak dan bukit bukit lainnya.

Bila mereka merdeka, dan Indonesia masih berada
dalam dibawah rejim setan, saya anjurkan pada
Aceh untuk bisa menerima dwi kewarga negaraan.

Saya orang Padang,
Tapi bila Aceh merdeka,
Beri saya paspor Aceh juga..
Karena saya malas menjadi orang Indonesia.
Selama lonte masih tetap menjadi pemimpin..
dan masyarakat bawah tetap menjadi kambing.
Lebih baik saya jadi warga negara Amerika,
Dan warga negara Aceh tentu saja..

NB:
Thanks Bung Rizal Hamzah atas tawaran
Paspornya..


Hasan Basri

Fuck off ABRI !

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Jan 1999 jam 20:45:02 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke