---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- From: Bilman P. Butarbutar KORPRI = Penjara Membaca tentang PNS atau KORPRI dipertahankan agar menjadi onderbownya Golkar berdiri bulu roma saya. Pertama saya informasikan, saya sudah tujuh belas tahun menjadi pegawai negeri BUMN dan saya berikan alasan praktis kenapa KORPRI sebaiknya dibubarkan saja. Pertama, sebagai pegawai disalah satu instansi Pemerintah kalau timbul masalah kepegawaian tidak bisa mengadukan masalahnya didalam tubuh instansi tersebut selain ke Pengadilan. Karena kalau diadukan keatasan justeru itu permasalahannya. Diadukan ke pejabat tertinggi di SDM dia adalah ketua KORPRI. Jadi karena buntu lebih baik ditelan begitu saja. Mau kepengadilan masih kepingin jadi pegawai. Kedua, menjadi anggota KORPRI harus bersedia menjadi sapi perahan. Setiap bulan gaji dipotong untuk kegiatan KORPRI katanya. Tapi nyatanya hanya baju KORPRI yang ada. Siapa yang berani mengaudit KORPRI? Kemana duit itu larinya? Andaikan PNS-PGPS jumlahnya 4 juta belum termasuk PGPS-BUMN, maka jumlah yang dipungut tiap bulan adalah 4 juta X Rp5.500 = Rp 22 milyard tiap bulan (belum termasuk PNS-BUMN! waduh banyaknya duit ini, kemana larinya? wallahu alam. Ini adalah ladang lain bagi para petinggi KORPRI untk koprupsi. Coba diaudit. Ketiga, apa manfaat KORPRI buat pegawai? Tidak ada. KORPRI tidak pernah memperjuangkan kepentingan anggota KORPRI sendiri selain agar baju KORPRI diberikan dua kali setahun yang nyatanya baju yang pertamapun tidak pernah habis-habisnya sampai sekarang karena pakainya cuma sekali sebulan itupun habis upacara langsung dibuka. Jadi pemborosan disatu pihak dan ajang korupsi dipihak lain serta pengorbanan besar buat pegawai. Sebenarnya kalau KORPRI dimanfaatkan untuk kepentingan KORPRI sendiri idealnya sangat bagus, tapi bukan untuk kepantingan Partai Golkar. Karena sistim kepegawaian di Indonesia ini masih sangat lemah mulai dari sitim recruitmentnya sampai pada pengembangannya selama aktif dan persiapannya setelah aktif. Namun sebagai alat partai Golkar, No way Hose. Keempat, Pada setiap pemilu pegawai harus mencoblos di kantor dan diancam kalau tidak mecoblos Golkar akan dicatat dan akan mempengaruhi konduite. Apa ini? Pegawai kayak anak kecil yang harus manut demi janji-janji palsu KORPRI. Sapta pra setia KORPRI sekali sebulan diteriakkan. Tapi satupun tak pernah dipatuhi oleh para petinggi KORPRI. Jadi bulshit semua itu KORPRI. Saya setuju dibubarkan sekarang juga. Bukan main-main lho bahwa KORPRI akan diubah jadi partai-- no way hose. Dikirimkan: Oleh: Billy De Virca Jakarta. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Jan 1999 jam 09:56:30 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
