----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

                        POTENSI REVOLUSI BARNAS DIBELENGGU TIRANI SUHARTO

Barnas telah digebug dengan intimidasi licik "makar" yang tidak punya dasar
hu-
kum karena ABRI tahu potensi revolusinya yang mampu menggulingkan ekstensi
orde baru tanpa ampun.

Selama ini hanya mahasiswa yang berani melawan rejim lalim walaupun sudah
bergelimpangan yang tewas dibantai massal ABRI. Rakyat klas rendah, klas me-
nengah belum ada yang berani mendukung mahasiswa seperti di Thailand, Korea
Selatan, Filipina karena banyak sebab.

Barnas yang mempunyai massa paling besar dan dipimpin oleh para bekas jen-
dral ABRI paling ditakuti oleh rejim lalim karena kalau mereka sampai
bergabung
dengan mahasiswa maka revolusi akan meledak tak dapat ditahan lagi seperti
di Filipina. People Power akan menjadi kenyataan oleh kedua kekuatan itu.

Maka dengan liciknya ABRI memecah belah kedua kekuatan revolusi itu untuk
mencegah People Power.

Sekarang pemerintah sudah tidak mampu membuktikan tuduhan makar sehing-
ga Jaksa Agung mengembalikannya ke Polisi. Seharusnya Jaksa Agung mem-
batalkan tuduhan itu bukan sekedar mengembalikan kepada Polisi karena sudah
terbukti tidak ada dasar hukumnya. Namun karena perintah atasan, dalam hal
ini kabinet,  Kejaksaan Agung tidak mau membebaskan tuduhan makar.

Di dunia manapun juga, kalau Jaksa sudah tidak bisa menuntut karena tidak
ada bukti tidak ada saksi tidak ada pasal pasal KUHP untuk menjaring tuduhan,
maka tuduhan itu harus di dismiss.

Di sini menyolok sekali bahwa Judikatif kita masih dikungkung oleh Eksekutif,
belum ada Trias Politika, dus masih dibelenggu dengan "tirani" warisan fasisme
militer a la Jepang Suharto".

Kini tugas para pembela Barnas untuk menuntut dibebaskannya tuduhan nga-
wur itu sehingga Barnas kembali berpotensi revolusi dengan mahasiswa.

H.S. Hidayat Supangkat
New York.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Jan 1999 jam 18:50:41 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke