---------------------------------------------------------- Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "signoff indonews" need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "info refcard" ---------------------------------------------------------- From: Budi Mulyo Dengan email ini, saya ingin memberi beberapa saran untuk menggalang pengertian dan persahabatan antar bangsa Indonesia, akan tetapi, pertama-tama, saya akan memperkenalkan diri. Nama saya Budi Mulyo, dan saya dulu tinggal di Lippo Karawaci, Tangerang. Sekarang saya masih sekolah di Universitas Washington, Seattle. Di sini, saya hanya bisa membaca dan mendengar tentang kekerasan-kekerasan yang terjadi di Indonesia. Karena saya berada di Amerika Serikat, keselamatan saya bukanlah sumber utama kekhawatiran saya. Akan tetapi, saya masih mempunyai ayah, ibu dan adik-adik di Indonesia selalu saya khawatirkan. Bila saja hal jelek terjadi pada mereka dan saya ada di Indonesia, saya sendiri tidak akan dapat berbuat banyak. Akan tetapi, saya percaya bahwa masih banyak yang bisa kita lakukan bersama untuk mengurangi ketegangan ini. Dibawah ini adalah ide-ide untuk masa yang tidak lama lagi, maka tolong diusahakan secepatnya. Ide-ide saya adalah sebagai berikut: -Saya sarankan agar bangsa Indonesia mengadakan suatu pengumpulan sumbangan makanan, pakaian, dan uang besar-besaran untuk kaum yang tidak mampu. Saya sarankan supaya sumbangan ini dilakukan oleh korban dan calon korban kerusuhan, terutama yang mampu. Lupakan semua peristiwa jelek yang telah lewat, tataplah masa depan yang lebih cerah dengan adanya persaudaraan. -Saya sarankan pula agar diadakan silahturahmi nasional di kota-kota kecamatan atau kelurahan dimana para korban dan calon korban kerusuhan bisa berdialog dengan kelompok yang lain. Dimana di dalam salah satu acara ini diadakan pemberian sumbangan secara simbolis. -Dalam silaturahmi nasional ini, saya harapkan ada suatu tukar pendapat antar mereka. -Mungkin dalam acara ini, tokoh-tokoh masyarakat dari masing-masing pihak bisa tampil dan menceritakan pengalaman dari dan pendapat tentang peristiwa-peristiwa kerusuhan. -Kemudian di akhir acara, sebaiknya panitia memberikan kesempatan kepada peserta untuk memberikan saran-saran untuk memperbaiki keadaan. -Diharapkan dengan adanya acara tukar pendapat ini, kita dapat mendapatkan penyelesaian yang akan memberikan keuntungan bagi masing-masing pihak. -Sebaiknya setelah acara tersebut di atas, dibuat suatu komite yang beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat untuk menampung saran-saran untuk waktu yang akan datang. -Dengan membuat acara ini sedikitnya sekali satu tahun, Indonesia dapat mempunyai "safety net" atau jaring pengaman dari masalah-masalah sosial. -Terakhir, sebagai pusat informasi yang terpercaya, Indonesia daily News, saya harapkan, dapat berfungsi aktif sebagai penyiar ide untuk kegiatan yang mulia ini. Beberapa ancaman dari ide-ide saya di atas: 1. Sumbangan-sumbangan itu mungkin akan hanya di nikmati oleh sebagian kecil masyarakat (dalam kata lain, di korupsi). Saya pikir, penyelesaian yang masih mungkin adalah dengan menyalurkan sumbangan tersebut melalui pusat-pusat agama. Sebagai contoh: MUI, NU, GKI, Walubi, PGI, dan Parisada,. 2. Terlalu banyak orang berkumpul pada satu tempat bisa mengakibatkan timbulnya kekerasan, akan tetapi untuk mengundang tokoh-tokoh yang cocok juga tidak mudah. Hanya satu saran saya untuk yang ini, undangan harus diberikan kepada selengkap mungkin unsur-unsur masyarakat di daerah-daerah tersebut. 3. Waktu yang ada sangatlah terbatas. Idul Fitri sebentar lagi datang, karena itu persiapan kemungkinan tidak akan cukup. Akan tetapi, saya percaya kalau seluruh orang di kecamatan ikut andil, tidak ada satupun dari ide saya ini yang tidak mungkin. 4. Tak sedikit uang dan waktu yang akan terlibat di dalam menjalankan ide-ide saya ini. Sebelum dapat menikmati hasil, seluruh bangsa Indonesia perlu memberikan dedikasinya. Persatuan dan persaudaraan yang erat memang sudah sangat sulit dicapai. 5. Tidak ada yang bisa menjamin seratus persen bahwa kekerasan tidak akan lagi terjadi di bumi Indonesia, tidak juga bila Anda menjalankan ide-ide saya. Biarpun saya dan Anda hanya manusia biasa, dimulai dari satu dua manusia, bisa dikumpulkan kekuatan yang lebih besar dengan persatuan. Hanya dengan usaha menyebarkan dan mencoba ide ini ke tetangga atau sanak keluarga Anda, Anda telah memulai sesuatu yang besar. Akhir kata, saya salut dengan misi Indonesia Daily: untuk menyebarkan informasi mengenai INDONESIA di internet. Demi persatuan, kesatuan dan kelangsungan bangsa INDONESIA mencapai hidup yang lebih baik. Mungkin dalam isi Homepage ini cukup banyak berita yang PEDAS untuk pemerintah maupun beberapa golongan. Namun tujuannya bukanlah menentang pemerintah ataupun golongan tertentu, tapi untuk membuka mata, telinga dan pikiran dengan jernih demi kebaikan bangsa INDONESIA bersama. Dengan maksud dan tujuan yang sama-lah saya menulis email ini. Saya hanya bisa menyarankan agar jangan sampai kita makan buah simalakama bersama-sama. Jauh lebih baik kalau kita berjuang bersama untuk akhirnya bisa menikmati buah palapa seperti Gajah Mada dahulu. Juga janganlah menganggap enteng usaha orang lain atau usaha diri Anda sendiri. Bila tanpa kita berusaha, Indonesia akan pecah tercerai berai. Tidak ada lagi yang bisa saya katakan untuk membuat Anda percaya. Hanya ada satu keyakinan saya bahwa investasi yang Anda berikan bagi terwujudnya ide-ide saya akan memberikan keuntungan yang lebih dari yang Anda harapkan. Terima kasih untuk waktu Anda. Damai di Indonesia dan semoga Yang Maha Besar selalu beserta kita. Hormat saya, Budi Mulyo Tacoma Community College,TACOMA, WA, USA UNIVERSITY OF WASHINGTON, SEATTLE, WA, USA ---------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 21 Jan 1999 jam 04:34:25 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
