----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------
From: Ingluvies
Tidak ada tempat yang bersih dari KKN, tidak terkecuali
di PT. PELNI. Tempat ini adalah ladangnya KORUPSI, KOLUSI,
dan, NEPOTISME. Coba saja anda hitung jika tiket kapal
seperti sekarang dan kapasitas tampung dalam kapal selalu
berlebihan, dikemanakan semuanya biaya tiket itu? Tentu ini adalah
kesengajaan dari pihak PT. PELNI yang ingin memperkaya oknum
oknumnya yang bekerja di dalamnya. Perusahaan BUMN ini sudah
selayaknya diawasi dengan ketat, terutama dalam penjualan ti-
ket. BAnyak sekali terjadi permainan dalam penjualan tiket.
Tiket sering sekali dikatakan habis (bukan musim libur/lebaran),
ternyata begitu kita naik ke atas kapal, banyak sekali kamar-
kamar kelas yang kosong. Di atas kapal, penumpang dapat
berpindah kelas/kamar, dengan membeli tiket baru di atas ka-
pal. Tentunya tidak akan dihitung masuk dalam kas Negara/PELNI te-
tapi masuk ke dalam kantong oknum-oknum di dalamnya.
PT. PELNI dan Oknum Pelabuhan sudah saatnya anda berpikir
dan memikirkan pula keselamatan penumpang, serta kesejahteraan
mereka yang naik kapal ini. PELNI bukan milik keluarga anda
atau sanak keluarga anda. Kapal2 itu dibeli dengan uang negara
dan harus digunakan untuk sebesar-besarnya melayani masyarakat/penumpang.
Layani penumpang dengan manusiawi !! Jangan kalian samakan
mengangkut penumpang seperti mengangkut barang. Apa bisa di-
samakan angkutan penumpang dengan ngangkut sapi ?!!
Oknum Pelabuhan dan PT. PELNI jangan ulangi lagi dosa-dosa
masa lalu kalian. Apa kalian kepingin tragedi TAMPOMAS terulang
kembali ??!!!
PERHATIAN :
1. JANGAN KORUPSI TIKET PENUMPANG ! Pemerintah awasi penjualan tiket2.
2. JUAL TIKET DI LOKET-LOKET PELNI, JANGAN BERMAIN MATA DENGAN BIRO
PERJALANAN
3. ANGKUTAN PENUMPANG LAKUKAN DENGAN MANUSIAWI. Apakah naik ke kapal harus
sampai menimbulkan korban ??!! Lihat kasus terakhir, korban
meninggal
ketika akan naik ke atas kapal. Hal ini karena tidak teraturnya
naik-
dan turun penumpang/buruh pengangkut barang.
4. AWASI JAJARAN DIREKSI PT. PELNI, TERLALU BANYAK KKN DI DALAM PERUSAHAAN
INI.
SEHINGGA MEMBUAT PERUSAHAAN INI SEAKAN MENJADI MILIK OKNUM-OKNUM
UNTUK
MEMPERKAYA DIRI SENDIRI.
5. PELABUHAN HARAP DIAWASI PENGAWASAN APARAT DI DARAT ! TERLALU BANYAK
PRAKTEK
PUNGLI TERHADAP PENUMPANG DAN PENGANTAR YANG AKAN MASUK KE DALAM
PELABU-
HAN, BAIK PADA WAKTU PARKIR MAUPUN PADA SAAT AKAN MENGANTAR
PENUMPANG
MASUK KE DALAM KAPAL.
6. JALANKAN PENGAWASAN MELEKAT DAN PERKETAT KONTROL TERHADAP OKNUM.
LAPORKAN KEPADA PENGAWAS ATAU BERITAKAN SAJA LEWAT MEDIA MASSA JIKA LAPORAN
TIDAK DITINDAK LANJUTI.
7. PECAT PEGAWAI PT.PELNI/PELABUHAN YANG TERLIBAT MANIPULASI, KORUPSI,
KOLUSI,
YANG MERUGIKAN NEGARA CQ. MASYARAKAT SECARA LUAS.
Untuk menjadi perhatian bersama dan keprihatinan bersama melihat proses
pembusukan dalam salah satu BADAN USAHA MILIK NEGARA ini.
Iyek
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 21 Jan 1999 jam 04:34:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++