----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

   Rabu, 17
   Maret
   1999

   [Image]                                Hendri Kuok, SH:
                                             PRD Memang Partai Kiri
   [Image]       Pewawancara: Sigit Widodo

   [Image]        [Image] detikcom, Jakarta - Bergabungnya Pramoedya
                          Ananta Toer dengan Partai Rakyat Demokratik
                 (PRD) melalui proses yang panjang sejak 1996. Hal ini
                 dikemukakan oleh wakil PRD pada Komisi Pemilihan Umum
                 (KPU), Hendri Kuok, SH , dalam wawancara khusus di
                 sela-sela rapat KPU Rabu (17/3/1999).

                 Hendri termasuk anggota KPU yang kontroversial, dia
                 satu-satunya anggota KPU yang tidak hadir pada rapat
                 pleno pertama KPU. Hendri juga menolak diambil sumpah
                 oleh presiden Habibie. Akhirnya Hendri mengambil janji
                 di depan ketua KPU bersama wakil Partai Aliansi
                 Demokrasi Indonesia (PADI), Bambang Sulistomo.

                 Penampilan Hendri sebenarnya jauh dari kesan garang,
                 dia malahan lebih berkesan kalem dan berwibawa. Berbeda
                 dengan rekan-rekan anggota KPU lainnya yang selalu
                 menggenakan baju resmi, Hendri selalu terlihat
                 berpenampilan santai dengan mengganakan celana jin.

                 Walaupun tim 12 yang beranggotakan partai-partai yang
                 tidak lolos verifikasi selalu menjelek-jelekkan PRD
                 namun Hendri tetap membela mereka. "Hak politik mereka
                 harus kita bela," ujar Hendri tegas. Namun Hendri
                 mengecam keras tindakan intimidasi tim 12 terhadap
                 wakil partai Bhinneka Tunggal Ika.

                 Hendri tidak menolak jika PRD disebut sebagai Partai
                 'kiri'. "Pancasila pun secara Esensial 'kiri' dan
                 Republik ini pun dibangun oleh orang-orang kiri," ujar
                 Hendri kalem.

                 Berikut petikan perbincangan Hendri Kuok, SH dengan
                 Sigit Widodo dari detikcom:

                 Bagaimana awalnya Pramoedya bergabung dengan PRD?

                 Itu sejak tahun 1996. Awalnya dia pernah mengatakan
                 kalau dia masih muda dia ingin jadi angota PRD, itu
                 '96. Kemudian '98 terakhir kemarin dia bikin statement
                 baru lagi kalau dia diterima ingin jadi anggota, gitu.
                 Itu kemudian kita proses. Karena waktu itu kita masih
                 sibuk aja, karena ada segala macem, gitu. Kita belum
                 sempat, baru sekarang proses keanggotaannya kita
                 terima.

                 Pram akan dilantik hari Minggu (21/3/1999)?

                 Rencananya begitu.

                 Pada hari itu juga akan dilakukan re-launching PRD?

                 Sebenarnya bukan re-launching. Ini lebih kepada
                 peluncuran program PRD untuk pemilu, seperti itu.
                 Acaranya bukan hanya itu. Sebenarnya peluncuran tim
                 sukses untuk menghadapi pemilu '99, itu diantaranya.
                 Sub acaranya ya itu, pengenalan pengurus KPP PRD dan
                 pelantikan beberapa anggota baru, seperti Pramoedya
                 Ananta Toer kemudian Dr. Dede Utomo dari Universitas
                 Airlangga Surabaya.

                 Dengan masuknya Pram, apakah PRD tidak takut kembali
                 mendapat cap 'kiri' ?

                 Kita tidak pernah takut. Selama ini pun kita selalu
                 dicap 'kiri'. Saya pikir tidak masalah karena semua
                 kekuatan yang melawan penindasan dan
                 kesewenang-wenangan itu kelompok kiri, saya pikir. Jadi
                 Pancasila pun secara Esensial 'kiri' dan republik ini
                 pun dibangun oleh orang-orang kiri. Jadi saya pikir
                 nggak ada masalah, itu.

                 Jadi PRD menyatakan diri sebagai partai 'kiri' ?

                 Sekarang kan tergantung terminologi 'kiri' bagaimana.
                 Jadi sejarahnya itu muncul dari kekuatan partai oposisi
                 di Perancis yang duduk bangku sebelah kiri (di ruang
                 parleman - Red) . Mereka selalu melawan partai
                 konservatif yang berkuasa di sana, sehingga disebut
                 kelompok sayap kiri. Sejarahnya seperti itu. Jadi kalau
                 terminologinya seperti itu, oke. Tapi bukian berarti
                 'kiri' itu selelu identik dengan kekuatan komunis atau
                 apa, gitu. Karena justru kekuatan komunis yang cukup
                 reaksioner justru ke kanan, bukan kiri. Jadi kalau
                 dikatakan 'kiri', kita memang 'kiri'.

                 Jadi apa definisi 'kiri' dalam pandangan PRD?

                 Ya, seperti yang saya katakan tadi. Semua kekuatan yang
                 membela kaum tertindas dan melawan kesewenang-wenangan
                 dan membela kelompok minoritas. Itulah kelompok 'kiri'.

                 Pendapat Anda tentang tim 12?

                 Hak politik 12 partai itu perlu kita bela. Masalah itu
                 tadi diagendakan. Cuma keputusannya kira akan
                 mengundang perwakilan Departemen Dalam Negeri Untuk
                 membahas itu. Kita akan menanya kepada mereka apa saja
                 keputusan-keputusannya, saya katakan Depdagri akan cuci
                 tangan. Karena merekalah yang terlibat dalam proses
                 verifikasi dan sebagainya itu.

                 Tentang intimidasi rasial tim 12 terhadap wakil Partai
                 Bhinneka Tunggal Ika?

                 Kalau masalah intimidasi ya, itu masalah yang tidak
                 pantas dilakukan. Saya tidak tahu persis, saya tidak
                 melihat kemarin (16/3/1999). Tapi intimidasi itu sebuah
                 tindakan yang keliru. Tapi bagaimanapun hak-hak politik
                 mereka perlu kita bela, saya pikir, 12 partai itu,
                 terlepas dari intimidasi maupun tindakan emosional
                 lainnya. Tentang rasialisme, itu sesuatu yang harus
                 kita tentang. Sesuatu yang tidak sepantasnya dilakukan
                 oleh mereka. Dalam tatanan demokrasi seperti ini. Itu
                 satu persoalan lagi, tapi hak politik mereka perlu kita
                 bela. Tapi tindakan mereka yang melekukan intimidai
                 berbau rasial itu jelas kita kecam. Itu tindakan yang
                 sangat tidak demokratis.

                          Hak Cipta ) detikcom Digital Life 1999

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 24 Mar 1999 jam 10:24:25 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke