---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Kamis, 25 Maret 1999 PST Bantah Xanana Imbau Ikuti Pemilu Reporter Sigit Widodo detikcom, Jakarta. Perwakilan dari komite sentral Partai Sosialis Timtim (PST) mendatangi KPU pada Kamis (26/3/1999) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menolak pernyataan pengurus PDI Timtim yang menyatakan bahwa Xanana Gusmao telah mengimbau rakyat Timtim ikut serta dalam Pemilu mendatang. "Pernyataan itu tidak benar," kata Nelson Tomas Correira, komisaris politik dan Jubir PST. Dalam jumpa pers itu didampingi Nelson didampingi oleh anggota KPU Henry Kuok dan anggota PPI Aan Rusiana - keduanya dari PRD. Corriera juga menolak pembentukan PPD I Timtim yang akan melakukan pembentukannya. Sebab, di Timtim saat ini santer disebut akan adda PPD I yang anggotanya lima orang dari wakil pemerintah dan sembilan partai, PPP, Partai Golkar, PDI, PDI Perjuangan, PKP, PAN, PKB, PBN, dan PBB. PRD tak memiliki wakil di Timtim, karena memang menurut Aan dan Kuok, PRD tak mengakui Timtim sebagai wilayah Indonesia. "Meski sebagai anggota KPU saya harus menerima bahwa Timtim akan pelaksanaan Pemilu," kata Kuok. Dijelaskan Correira, pihaknya membantah adanya imbauan patisipasi pemilu versi ketua DPD PDI Timtim Gabriel D Costa yang mengatakan bahwa Xanana Gusmao melakukan imbauan agar rakyat Timor Leste ikut serta dalam pemilu mendatang. Ini seperti yang telah dimuat Kompas pada beberapa hari lalu. Corrie juga menekankan, bahwa pihaknya mendukung pernyataan politik PRD yang berkaitan dengan masalah Timor Leste yang berorientasikan pada penyelesaian yang tuntas dan menyeluruh, yakni referendum dan kemerdekaan total bagi rakyat Maubere. PST dalam kesempatan itu juga mengimbau segenap rakyat Timtim untuk tak ikut pemilu sebagai bukti nyata politik penolakan atas integrasi dan tawaran otonomi. Alasan penolakan itu, menurut Correira, karena Timor Timur bukan bagian dari RI. "Integrasi adalah hasil dari aneksasi dan tak diakui internasional," kata Correira. Alsan lain, status Timtim sedang dalam proses penyelesaian sehingga segala bentuk produk hukum Indonesia menurut PST tak berlaku di Timor Leste. Hak Cipta ) detikcom Digital Life 1999 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Mar 1999 jam 03:48:14 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
