---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- AMUK MASSA PECAH DI KATINGAN KUALA (KALIMANTAN TENGAH) "Ratusan Karyawan Merusak dan membakar PT SH" Sampit surat kabar kalteng pos Aksi amuk massa dan pembakaran fasilitas perusahaan kayu kembali pecah di Kotim.Kali ini terjadi di kecamatan katingan kuala Kota waringin timur. Ratusan buruh PT Simanggang Hayu (SH) ,berunjuk rasa,merusak dan membakar fasilitas kantor, Rabu Malam (24/3) sekitar pukul 19.00wib. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini namun kerugian materi yang dialami oleh perusahaan tidak lah sedikit.Sebuah bangunan kantor lengkap dengan peralatanya semua malam itu di lahap si jago merah yang memang sengaja di kobarkan oleh para karyawan perusahaan itu.Jumlah kongkrit sampai saat ini kerugian material belum dapat dipastikan. Motif di balik aksi ini adalah sikap tidak puas para karyawan terhadap perusahaan yang tidak menanggapi tuntutan mereka yakni menuntut gaji mereka yang tidak di bayar beberapa Bulan, yang memberikan alasan yang kurang bisa diterima karyawan dan hanya beralasan karena kesulitan krisis ekonomi,sementara perusahaan tetap setiap hari terus berproduksi. Dan juga berbagai cara selama ini yang dilakukan oleh karyawan selalu terjegal, pada awalnya aksi ini berjalan sebagaimana aksi unjuk rasa biasa namun sampai sore hari mereka tetap bertahan dan pihak perusahaan tidak meperdulikan mereka, sehingga emosi memunjak dan terjadilah aksi pembakaran ini. TUNTUT JANJI GANTI RUGI TANAM TUMBUH TERHADAP AGRO INDOMAS. Sementara itu di Sampit yang tidak terlulu jauh dari daerah itu juga terjadi aksi beberapa orang anggota masyarakat desa Lempasa Kedcamatan Danau Sembuluh mendatangi kantor DPRD Kotim menghadap Ketua DPRD Drs HM Thamrin Noor. untuk mennyelesaikan sisa ganti rugi pembayaran ganti rugi tanam tumbuh dan tindak lanjut kesepakatan mitra antara Warga desa Lampasa dengan PT Agro Indomas. Janji ini sudah di tunggu selama dua tahun dan menurut pengakuan masyrakat mereka seperti di pimpong kesana kemari namun janji itu tinggal hanya janji. Dan pada kedatangan mereka ini mereka tidak berhasil menjumpai Ketua DPRD karena alasan Baru pulan berobat dari surabaya dan masyarakat hanya di terima oleh Ketua fraksi PPP. Dan jumlah tuntuntan mereka ini yang belum di selesaikan sampai sekarang ini bernilai puluhan juta. Okey teman-teman aktifis ini sementara kabar dari kalteng YAYASAN TAHANJUNGAN TARUNG (sendi/icon dkk) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Mar 1999 jam 03:48:52 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
