---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: ibnu fajar Semakin Jelas Pengikut Status Quo Tak Ingin Perdamaian yg Adil di Tim Tim Dalam beberapa pekan terakhir di Dili telah terjadi pembunuhan dan teror terhadap masyarakat kecil Tim Tim sejak tertusuknya seorang pastor katolik oleh pihak Besi Merah Putih bentukan pemda dan Abri yang tak bertanggung jawab guna tetap membela otonomi. Beberapa hari yg lalu di Tim Tim dan terutama di Dili telah tersebar selebaran-selebaran gelap yang mengancam akan menghabisi semua pendukung kemerdekaan Tim tim. Kita tentu tahu tindakan teror yang selalu dilakukan kaum pendukung otonomi ini tampa menghargai hukum karena memang hukum Indonesia kini sedang berpihak pada mereka. Pernyataan terakhir gubernur boneka Tim Tim, Abilio, semakin menunjukkan kesombongan para pendukung status quo ini. Di satu pihak mereka tampil sebagai penyelemat tetapi di lain pihak mereka bekerja sangat erat dgn ABRI di balik layar untuk memperalat para milisi (Gardapaksi, Makikit, Mahidin, Halilintar dll) agar tetap melakukan kererasan atau menghasut masyarakat agar timbul kekacauan, sehingga dengan demikian status mereka dan keberadaan mereka tetap dipertahankan di Tim Tim. Hanya dgn kekacauan segala rencana perdamaian dpt dihancurkan dan para penguasa tetap berkuasa. Sepak terjang ABRI dan para gangnya Prabowo masih tetap berjalan di Tim Tim antara lain adalah Abilio Osorio dan keluarganya. Tim Tim selamanya akan tetap seperti ini keadaannya karena orang munafik Tim Tim seperti Abilio dan lainnya serta ABRI masih ingin bermain dan menciptakan kekisruhan ini. Pantaslan bagi Abilio dan pengikutnya untuk tetap menjaga status quo karena mereka memang ingin tetap menjaga kekuasaan mereka yang telah memberi segala kemewahan antara lain melalui KKN dan uang darah. Ibarat pencuri yang tak akan pernah tahu bekerja jujur dan akan binasa jika tidak berkesempatan mencuri, maka demikianlah pula nasib Abilio, keluarganya serta semua pejabat yang mendukungnya. Selama ini mereka telah ikut mencuri dan menekan rakyat Timtim bahkan rakyat Manatuto sendiri(tempat leluhur Abilio)telah dihancurkan olehnya sendiri. Seharusnya Abilio dan yang lainnya sadar dan menghargai bahwa orang Tim Tim lainnyapun berhak dan lebih berhak untuk menentukan masa depannya sendiri. Mereka berani untuk bekerja membangun negaranya jika merdeka walau harus menderita. Abilio dan konco-konconya tak bisa tetap mengantungkan diri pada ABRI sebagai penjilat pantat pemerintah reformasi. Sudah waktunya mendengar dan ikut menyumbangkan sesuatu demi perdamaian di Tim Tim. Cobalah lihat niat baik yang ditunjukan CNRT dan Falintil dengan tampa menimbulkan kekacauan. Abilio dan lainnya bersama ABRI, sebaiknya menjaga harga diri dgn menghormati hak dan martabat orang Tim tim dan janganlah menjadi GPK di negeri Tim Tim yang telah menderita karena segala ulah tak bertanggung jawab Orde Suharto, ABRI, dan para pengkhianat putra Tim tim sendiri. Selamat berjuang bangsa Tim tim karena perjalanan masih panjang. Selamat menyonsong kemerdekaan anda karena kebenaran ada di pihak yang berjuang demi kemerdekaan mendasar dan kebenaran. Ibnu Fajar (Mantan PNS Tim Tim) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 31 Mar 1999 jam 07:56:18 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
