----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: hanjrale lee

Akhir dari film drama mayor Edy pihak inteligent TNI AD akhirnya sukses
juga menuntaskan drama penculikan mayor ediyanto dimana pada akhir
cerita film tsb dg mudah dapat kita duga sang mayor terbunuh mati dan
munculnya sulaiman yang malang yang bukan pemeran pembantu sekalipun dan
terpaksa memerankan tokoh pembunuh dalam film tsb.

berdasarkan penekanan si pembuat skenario, begitu juga dg kasus sweeping
lhok nibong yang menewaskan beberapa prajurit yang bermarga
Tapanuli(Batak) , hal ini merupakan satu paket film drama pembunuhan
yang ditulis sangat teliti oleh pembuat skenario dan pada akhirnya
membawa efek yang sangat kritikal di kemudian hari pada masalah perang suku.

Belum lagi selesai film drama mayor ediyanto,muncul pula film koboi asli
rakitan ABRI yang diberi judul film petrus yang lagi ngetop di Di Atjeh.

Bila kita cermati dalam semua film buatan inteligent TNI AD merupakan
pengulangan film -film pada masa lalu, mari kita lihat apa kata
sejarah:
1.Film drama penculikan mayor edi, pernah di buat angkatan darat dlm
G-30S PKI th 1965 dimana sejarah membuktikan mereka tega membantai enam
org jendral, satu kapten dan akhirnya seorang presiden(soekarno, red).
2.Bandingkan saja bila hanya mengorbankan enam prajurit batak, satu
prajurit Aceh, dan satu perwira Aceh, bagi mereka ini sangat kecil.
3.Setelah enam prajurit batak tewas di Atjeh, maka legallah jalan bagi
mereka mengirim tentara batak untuk membantai rakyat Atjeh, hal ini
merupakan sistim adu domba yang sangat strategis dimana antara batak dan
Atjeh wilayah berbatasan langsung dan dg hal ini pula kelihatan ABRI
ingin menggunakan tangan ketiga dalam kasus Atjeh.
4.Prajurit-prajurit dari Aceh yang dijadikan korban atau diumpan di
garis depan, atau dibunuh dg sengaja juga merupakan taktik-taktik lama ABRI.
5.Penembak misterius hanya ada dalam kamus ABRI dan pernah dilaksanakan,
oleh karena itu PETRUS yang sedang diputar di DI Atjeh sekarang sudah
jelas dan bukan teka teki, sebaiknya kirim saja pulang ke jakarta sana.
6.Nah, korban selanjutnya siapa yang akan jatuh? kita lihat saja pada
film yang akan datang.

Hanjrale.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 31 Mar 1999 jam 08:01:18 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke