---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Thursday 01 April 1999 15:30 UTC ** KERUSUHAN BARU MALUKU TELAN 11 KORBAN JIWA ** KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA, RESMI KELUAR DARI ABRI ** TIGA TENTARA AMERIKA YANG DILAPORKAN HILANG, BERADA DI TANGAN SERBIA ** TROBOSAN PERUNDINGAN IRLANDIA UTARA DI AMBANG PINTU ** TOPIK GEMA WARTA: KARENA LAMA BERSEMBUNYI STAF KBRI DI BEOGRAD JUGA MERASA STRESS BERAT * KERUSUHAN BARU MALUKU TELAN 11 KORBAN JIWA. 11 orang tewas akibat kekerasan yang melanda Maluku Tenggara. Kerusuhan dua hari beruntun tersebut berkecamuk di kepulauan Kei, terutama di Kota Tual. Di samping korban jiwa juga dilaporkan puluhan rumah dibakar. Di antara para korban terdapat seorang pendeta. Aparat keamanan yang berupaya meredam kerusuhan, tidak berhasil memisahkan bentrokan kelompok Islam dan Kristen. Beberapa saksi mata menuturkan, sejumlah korban tewas akibat ditembak aparat. Ribuan penduduk mencari perlindungan di markas militer setempat, demikian juru bicara kepolisian Tual. Jumlah korban kerusuhan agama yang melanda Ambon sejak pertengahan Januari, telah mencapai sekitar 200 jiwa. * KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA, RESMI KELUAR DARI ABRI Kepolisian Republik Indonesia, POLRI, secara resmi terpisah dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ABRI. Langkah tersebut merupakan bagian reformasi dalam tubuh Angkatan Bersenjata. Pemisahan tersebut merupakan langkah bertahap menuju kemandirian Polri, demikian Pangab Jenderal Wiranto di Cilangkap Jakarta. Sebagai langkah awal Polri akan berada di bawah naungan Kementrian Pertahanan selama dua tahun. Setelah itu MPR akan menentukan status selanjutnya, demikian tambah Menhankam/Pangab Wiranto. * TIGA TENTARA AMERIKA YANG DILAPORKAN HILANG, BERADA DI TANGAN SERBIA. Serbia menawan tiga tentara Amerika yang sejak Rabu kemarin dilaporkan hilang. Televisi pemerintah Serbia menayangkan gambar ketiga tawanan dengan wajah memar. Siaran televisi tersebut melaporkan bahwa ketiga militer ditangkap dalam wilayah Serbia. Sementara pihak NATO menyatakan ketiganya diserbu pasukan Serbia ketika mengadakan patroli di perbatasan Makedonia-Kosovo. Dalam tanggapannya NATO menandaskan penangkapan tersebut tidak mempengaruhi operasi serangan udara terhadap Yugoslavia. Serangan NATO di Yugoslavia kini memasuki minggu kedua. Untuk pertama kali pesawat NATO mengadakan pemboman terhadap markas pasukan elit Yugoslavia di pusat kota Beograd. Dua tokoh Etnik-Albania, Fehmi Agani salah seorang peserta perundingan Rambouillet dan Baton Haxhiu, pemimpin redaksi sebuah harian Kosovo diketahui masih hidup dan berada di kawasan Kosovo. Sebelumnya NATO melaporkan kedua tokoh tersebut tewas dieksekusi Serbia. Rabu kemarin pemimpin moderat Etnik-Albania Ibrahim Rugova, dalam jumpa pers melaporkan dirinya dalam keadaan selamat dan dalam perlindungan polisi Serbia. Sementara itu seorang perwakilan Komisi Uni Eropa urusan HAM, Emma Bonino, bertolak dari Mekedonia menuju Albania Utara guna memantau keadaan para pengungsi Kosovo. Pekan silam sekitar 150 ribu warga etnik-Albania Kosovo mengungsi ke negara-negara sekeliling. Para pengungsi yang masih berada di wilayah Kosovo terancam kelaparan. Hari ini juga Bonino dijadwalkan akan menuju Bonn, guna memberikan laporan kepada Konperensi yang membahas masalah pengungsi Balkan. Konperensi di Bonn tersebut dihadiri para menteri luar negeri delapan negara Eropa Timur dan tiga menlu Uni Eropa masing-masing dari Jerman, Finlandia dan Austria. * TROBOSAN PERUNDINGAN IRLANDIA UTARA DI AMBANG PINTU. Perundingan perdamaian Irlandia Utara di Hillsborough diperkirakan hampir mencapai kesepakatan antara kubu Katolik dan Protestan. Seorang juru bicara Perdana Menteri Inggris memperkirakan akan tercapainya tobosan hari Kamis ini juga. Kendala terpenting perundingan tersebut adalah penolakan Tentara Pembebasan Irlandia Utara, IRA, untuk menyerahkan senjata. Sementara pemimpin kelompok Protestan David Trimble, baru bersedia berunding dengan Sinn Fein, setelah IRA melucuti senjata. Sinn Fein merupakan sayap politik IRA. Pemerintah Inggris memberikan ultimatum hingga Jum'at besok untuk trobosan nyata. * PRESIDEN YELTSIN HIMBAU NEGARA INDUSTRI SEGERA BAHAS KONFLIK KOSOVO. Para menteri pertahanan dan menteri luar negeri delapan negara industri harus mengadakan pertemuan secepatnya untuk memecahkan konflik Kosovo, demikian Presiden Rusia Boris Yeltsin dalam sebuah pidato yang ditayangkan televisi Rusia. Selanjutnya Yeltsin memperingatkan bahwa konflik Kosovo, tidak hanya akan menimbulkan ketegangan di Eropa saja, tetapi di seluruh dunia. Presiden Yeltsin juga yakin konflik ini dapat dipecahkan melalui meja perundingan. * KONGLOMERAT MINYAK INGGRIS BP AMOCO AMBIL ALIH SAINGAN DARI AMERIKA. Perusahaan minyak Inggris, BP Amoco mengambil alih perusahaan minyak Amerika Atlantic Richfield Company, Arco seharga 27 milyard dollar. Omzet gabungan dua konglomerat minyak tersebut kini merupakan perusahaan minyak nomor dua terbesar dunia setelah Exxon Mobil. Sementara Shell Belanda kini menduduki posisi ketiga. Sehubungan rendahnya harga minyak, banyak perusahaan-perusahaan minyak bergabung satu sama lain. * PUCUK SATUAN PASUKAN ELIT SERBIA, MERASA TIDAK PUNYA DOSA. Komandan satuan milisi khusus Serbia, Arkan atau Zeljko Raznjatovic menyatakan dirinya tidak bersalah. Selama ini Arkan dicari Tribunal Yugoslavia karena kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang Bosnia. Dalam wawancara dengan sebuah televisi Amerika, Arkan menyatakan bahwa ia tidak akan menyerahkan diri kepada Tribunal Yugoslavia di Den Haag. Ia juga menyangkal pasukannya turut dalam operasi Serbia di Kosovo. Pasukan pimpinan Arkan yang dikenal dengan sebutan Macan-Macan, dituduh melancarkan aksi pembersihan etnik di Bosnia dan Kroasia, awal tahun 90-an. Sejak dua tahun silam Tribunal Yugoslavia ternyata telah mengeluarkan perintah penangkapan Arkan dengan tuduhan bertanggung jawab atas tewasnya ribuan penduduk Bosnia. Tribunal sengaja tidak menyebarluaskan surat perintah penangkapan, dengan tujuan untuk mempermudah pencidukan Arkan. * KARENA LAMA BERSEMBUNYI STAF KBRI DI BEOGRAD JUGA MERASA STRESS BERAT INTRO: Meskipun kehidupan sehari-hari di Yugoslavia berjalan terus dan bahan kebutuhan pokok pun masih mudah diperoleh, namun pemboman Nato menyebabkan keadaan tidak menentu. Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI di Beograd pun merasa stress berat sebagaimana berikut dikemukakan oleh Butarman, Kuasa Usaha KBRI Beograd: BUNTARMAN: Sebetulnya ancaman Nato ini kan sudah lama diumumkan ke Beograd. Maka sejak gagalnya persetujuan di Paris yang terakhir, ancaman Nato nampaknya lebih serius. Sehingga pada tanggal 24 Maret, di mana serangan udara Nato terjadi dan semua embassies (kedutaan, Red.) di Beograd ini banyak mengungsikan keluarganya, maka kamipun mengkhawatirkan serangan Nato yang hari pertama itu akan juga mengenai kedutaan kita. Sehingga kami melakukan evakuasi ibu-ibu dan anak-anak, terutama, ke Budapest. Kami sendiri belum lagi melakukan evakuasi. Kami seluruh staf ada di sini. Dan kami lengkap, semua staf ada di Beograd. RADIO NEDERLAND [RN] Yang sudah diungsikan ke Budapest itu berapa orang Pak? BUNTARMAN: Sekitar 16 orang, semuanya warga negara Indonesia. RN: Sampai kapan pak? BUNTARMAN: Kami masih mengancer-ancerkan barangkali, ini kan lagi satu minggu. RN: Sementara itu di televisi ditayangkan gambar-gambar gedung kedutaan besar yang dirusak, dan itu kebanyakan adalah kedutaan negara-negara anggota Nato. Kalau KBRI selamat-selamat saja pak ya? BUNTARMAN: Ya, kami tidak ada apa-apa di sini, selamat-selamat semua. RN: Lalu bagaimana langkah-langkah pengamanan yang ditempuh oleh KBRI Beograd? BUNTARMAN: Sepanjang ini kami masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Jakarta. Dan kami satu-sama lain, dengan embassies (kedutaan besar, Red.) yang ada di sini saling mengontak, dan mereka yang di luar negara-negara Nato juga masih ada di sini. Negara-negara Nato sudah menutup kedutaannya. RN: Kalau yang non-Nato seperti KBRI masih buka Pak ya? BUNTARMAN: Masih-masih. RN: Sekarang berapa orang staf KBRI Beograd Pak? BUNTARMAN: Staf KBRI seluruhnya terdiri dari Kabid Politik, KBTU, Komunikasi, Bendaharawan dan Adhan. Itu homestaffnya, sedangkan local staffnya masih lengkap. RN: Bapak bisa menceritakan bagaiamana situasi kota Beograd pak, terutama jika dibandingkan dengan sebelum adanya serangan Nato dulu? BUNTARMAN: Sebelum serangan Nato, mereka terbiasa sudah, tidak merasakan bahwa sesuatu itu mengancam diri mereka. Jadi kehidupan mereka normal seperti biasa. Namun setelah adanya serangan Nato, begitu mendengar sirene, mereka harus lari ke bunker (tempat persembunyian, Red.). Itu hari hari pertama, mereka lari ke bunker. Namun setelah beberapa hari nampaknya mereka sudah tidak mengindahkan lagi dan merasa jenuh di bunker bahkan mereka merasa stress berjam-jam tinggal di bunker, lalu sekarang ini nampaknya rakyat sudah lebih pasrah untuk ditembak, bahkan mereka sudah memasang di badan mereka itu suatu tanda target bahwa dia siap ditembak demi mempertahankan pendapat mereka sendiri. RN: Jadi nampaknya mereka sudah tidak takut lagi gitu? BUNTARMAN: Iya, kalau adik dengar ini, sirene terdengar lagi (terdengar sirene, Red.) RN: Itu apa artinya Pak? BUNTARMAN: Kalau sirene berpanjangan itu berarti adanya serangan udara, dan kalau terputus-putus berarti serangan udara sudah lewat. RN: Yang kita dengar sekarang yang mana? BUNTARMAN: Ini serangan udara sudah lewat. Karena tadi sudah dikumandangkan sejak jam 7 pagi tadi. Sekarang (jam 3 sore, Red) ini baru lewat. RN: Kabarnya pada hari Kamis serangan Nato sudah sampai ke ibukota Beograd, apakah Bapak melihat terjadi serangan? BUNTARMAN: Sebetulnya serangan-serangan itu masih diutamakan ke sasaran-sasaran strategis militer. Namun setelah beberapa hari tidak diindahkan atau bahkan tidak merubah posisi Presiden Slobodan Milosevic, sehingga mereka mengarahkan sasaran pada tempat-tempat umum. Jembatan sudah terkena, beberapa jembatan. Terus tempat air minum juga sudah terkena, begitu. RN: Apakah itu membawa dampak bagi staf KBRI misalnya? BUNTARMAN: Hingga sekarang ini tidak berdampak. Ada beberapa isyu, atau kabar bahwa serangan yang sekarang ini akan ditujukan kepada tempat kediaman Presiden Milosevic yang letaknya satu atau dua kilometer dari KBRI ini. Sehingga beberapa staf yang merasa dekat dengan itu mengungsi, kami tinggal bersama-sama di KBRI. RN: Jadi, KBRI sekarang menjadi tempat pengungsian staf-stafnya begitu? BUNTARMAN: Ya, kami mempunyai bunker sendiri, bisa menampung 60 orang. Sehingga kalau ada apa-apa yang kami bangsa Indonesia merasa satu tanah air, jadi kami kumpul di sini. Kamipun harus mengikuti ketentuan- ketentuan yang diterapkan pemerintah setempat. Kalau ada sirene, semua masyarakat Beograd harus masuk bunker, kami harus mengikuti ketentuan- ketentuan yang diterapkan pemerintah setempat. RN: Lalu bagaimana rasanya ini Pak? BUNTARMAN: Sebetulnya rasanya mencekam, tidak ada ketentuan. Jadi merintangi kehidupan sehari-hari. Aktivitas sehari-hari terhalang karena kadang-kadang sirene yang setengah hari ini berdengung namun tidak terjadi apa-apa. Ya, bagaimana? Mau tidak mau menjadikan manusia stress, dan bisa stress berat ini. Oleh karena itu tv setempat selalu menayangkan hiburan-hiburan ringan. Kalau untuk anak-anak itu film-film kartun, yang besar-besar diputarkan film perjuangan negara setempat. RN: Kalau untuk belanja kebutuhan sehari-hari bagaimana, apakah masih mungkin? BUTARMAN: Tidak ada masalah. Hanya mereka harus berhati-hati untuk pergi ke pasar, karena pemerintah nampaknya juga sudah mengetahui bahwa perang akan lama sehingga mereka memberikan penjelasan-penjelasa di mana harus mendapatkan roti, di mana harus mendapat obat-obatan itu sudah dipersiapkan mereka. Toko buka seperti normal, hanya agak sepi, karena kalau terjadi bunyi sirene, mereka harus berlindung. Suasana kehidupan normal tapi berkurang. Kalau ada sirene lampu jalan-jalan semua memang dipadamkan selama satu dua hari, namun sekarang tidak dipadamkan lagi. RN: Demikian Buntarman, Kuasa Usaha KBRI Beograd. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Apr 1999 jam 17:38:10 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
