----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

From: Taufiq Sembiring

Penggantian gubernur Sumbar dari Muchlis Ibrahim kepada caretaker yang baru
Dunidja, adalah sesuatu yang baru dalam kepemimpinan pemerintahan di
Sumbar.  Fakta dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Minang adalah
masyarakat pendukung kuat integrasi nasional, karena tak pelak lagi bahwa
beberapa tokoh penting gerakan kemerdekaan Indonesia adalah urang awak.
Tetapi dalam hal kepemimpinan didaerah tersebut, karena sikap egaliter dan
demokratisnya, masyarakat tidak menginginkan seseorang yang ditunjuk dari
Pusat, seperti kasus pak Muchlis Ibrahim misalnya. Begitu juga, dalam
diamnya masyarakat Sumbar lebih menyukai background civil dibanding
militer, hal ini selalu diekspresikan dengan ucapan: taraso lai, takecekkan
indak. Dalam soal menuju masyarakat madani, warga Sumbar agak berada
selangkah didepan. Dalam kesempatan ini saya ingin mengusulkan pada
Mendagri Syarwan Hamid agar segera mengganti Dunidja dan meminta rujukan
kepada warga Sumbar siapa yang mereka kehendaki sebagai pemimpin mereka.
Kita ndak tahu Dunidja itu siapa, orang mana dan sebagus apa "capability"
nya. Tolong jangan angkat yang bukan urang awak.
Terimakasih,
Urang awak

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Apr 1999 jam 04:29:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke