---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Republika Online edisi: 03 Apr 1999 DPA Usul: Tarik Uang dan Perangko Bergambar Soeharto Ini kabar baik bagi Anda yang hobi mengoleksi mata uang atau perangko. Jika saat ini Anda punya uang kertas Rp 50.000 bergambar mantan Presiden Soeharto, atau perangko bergambar serupa, simpan baik-baik. Siapa tahu, kelak benda itu akan berharga mahal karena langka. Masalahnya, DPA telah mengusulkan agar uang maupun perangko seri itu ditarik dari peredaran. ''Bapak Presiden memperhatikan dengan sungguh-sungguh usulan DPA ini,'' kata Ketua DPA Baramuli setelah bersama-sama para wakil ketua DPA kemarin berkonsultasi dengan Presiden BJ Habibie di Istana Merdeka Kamis (1/4) petang. Dalam pertemuan ini pimpinan DPA menyampaikan berbagai usulan, termasuk penarikan uang dan perangko tadi. Jika usulan itu diterima, gambar apa kira-kira yang akan dipakai sebagai pengganti Soeharto yang sedang tersenyum itu? ''Gambar-gambar satwa atau pahlawan nasional dari berbagai daerah,'' kata Baramuli yang didampingi salah seorang wakil ketua DPA Agus Sudono. ''Saya yakin usul dewan yang menyerap aspirasi di masyarakat ini akan dilaksanakan Presiden,'' tandasnya. Baramuli menambahkan selama ini DPA sudah mengajukan 74 usulan dan pertimbangan kepada Presiden dan umumnya semuanya dilaksanakan. Karena itu, ia yakin usulan penarikan uang dan perangko itupun bakal dituruti. Dan Presiden Habibie, masih kata Baramuli, telah mengatakan akan mengkoordinasikan hal ini dengan Gubernur Bank Indonesia. Secara teknis, Bank Indonesia diminta mempelajari usul itu agar penarikan tidak mengganggu jumlah uang yang beredar. Usulan penarikan uang ini sebelumnya pernah dikemukakan Ketua Umum Al-Ittihadiyah Drs H Ali Imran Kadir saat bersama-sama pengurus Al-Ittihadiyah lainnya bertemu Presiden BJ Habibie di Istana Merdeka, Rabu (24/3). Imran Kadir berharap gambar uang seri Rp 50.000 diganti gambar pahlawan asal Aceh dan gambar Masjid Raya Aceh. ''Ini untuk mengobati kepedihan rakyat Aceh,'' katanya. Selain usul penarikan uang, DPA juga mengajukan usul berkaitan dengan kerusuhan di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, mengingat 36.000 orang penduduk telah mengungsi dari tempatnya tinggal dan mencari nafkah. DPA menginginkan penyelesaian masalah di Sambas dapat secara menyeluruh sehingga tidak terulang lagi di masa datang. Masalah lain yang diusulkan dalam pertemuan sekitar satu jam itu adalah berkaitan dengan revitalisasi ABRI di masa datang, terutama setelah Polisi dipisahkan. Diusulkan juga pemikiran mengenai pers yang bebas serta bertanggung jawab di era reformasi. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Apr 1999 jam 04:49:10 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
