---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Stockholm, 5 April 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. BEBERAPA PARTAI POLITIK YANG BERASAS ISLAM TELAH BERSATU. Ahmad Sudirman Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA. Untuk para Pemimpin partai-partai politik yang berasas Islam dan berasas kombinasi antara Pancasila dan akidah Islam. Dari informasi yang sampai kepada saya menggambarkan bahwa tujuh bulan yang lalu tepatnya tanggal 25 September 1998 di Jakarta beberapa partai politik yang berasas Islam telah membentuk suatu forum bersama dalam rangka menghadapi pemilihan umum tahun ini. Dimana forum bersama itu disebut dengan Forum Silaturahmi Partai-Partai Islam (FSPI) yang terdiri dari Partai Islam Persatuan Indonesia (PIPI), Partai Keadilan (PK), Partai Masyumi, Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Partai Thariqat Islam Indonesia dan Partai Ummat Islam. Forum Silaturahmi Partai-Partai Islam (FSPI) ini memiliki visi yang berbunyi "Menuju kesatuan ummat" dengan misi "Menegakkan amar ma'ruf nahi munkar guna memelihara kesatuan ummat dan keutuhan Bangsa". Setelah saya membaca dan memikirkan visi dan misi dari FSPI ini timbullah suatu pemikiran dan suatu pertanyaan yang besar yaitu, mengapa FSPI ini dalam menuju kepada kesatuan ummat adalah dengan melalui cara menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar masih tetap mempertahankan Daulah Pancasila dengan UUD'45-nya bukan melalui usaha membangun kembali Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinahnya?. Padahal Daulah Pancasila dengan UUD'45-nya adalah Daulah Sekuler seperti yang telah saya tulis dalam tulisan "PANDANGAN UNDANG UNDANG MADINAH TERHADAP BAB XI PASAL 29 UUD'45" yang dipublisir pada tanggal 3 April 1999. Saya justru tidak habis pikir dengan Partai-Partai yang berasas Islam yang tergabung dalam FSPI ini mengapa mereka itu tidak mempunyai suatu misi "untuk membangun satu masyarakat muslim dan non muslim didalam satu kekuasaan pemerintahan Islam dimana Allah yang berdaulat, yang menerapkan musyawarah dan menjalankan hukum-hukum Allah dengan adil dalam naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinah-nya, yang berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah dan bertakwa kepada Allah SWT", malahan justru mempertahankan Daulah Pancasila dengan UUD'45-nya yang sekuler?. Melalui tulisan ini saya ingin membuka dialog terbuka dengan semua pemimpin Partai-Partai yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Partai-Partai Islam (FSPI) ini dan dengan pemimpin Partai-Partai lainnya yang berasas Islam yang tidak tergabung kedalam FSPI juga pemimpin Partai-Partai lainnya yang berasas kombinasi antara akidah Islam dan Pancasila untuk mendiskusikan tentang pembentukan kembali Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinahnya. Langkah ini merupakan langkah pertama yang menurut saya adalah langkah terbaik untuk menuju kepada persatuan ummat di Indonesia menuju kepada "satu masyarakat muslim dan non muslim didalam satu kekuasaan pemerintahan Islam dimana Allah yang berdaulat, yang menerapkan musyawarah dan menjalankan hukum-hukum Allah dengan adil dalam naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinah-nya, yang berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah dan bertakwa kepada Allah SWT". Dibekali dengan "Sesungguhnya kamu ini ummat yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku" ( Al Anbya: 92). "Dan sesungguhnya kamu ini ummat yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku" ( Al Mu'minun: 52), maka saya yaqin bahwa ummat Islam yang telah terpencar-pencar dalam beberapa kelompok, organisasi dan partai akan bersatu dalam naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinahnya. Saya menunggu jawabannya dari para pemimpin Partai-Partai politik yang berasaskan Islam dan yang berasaskan kombinasi antara Pancasila dan akidah Islam. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 6 Apr 1999 jam 10:58:11 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
