----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Tuesday 06 April 1999 14:50 UTC



** XANANA GUSMAO BERSERU SUPAYA RAKYAT TIMOR TIMUR KEMBALI ANGKAT
SENJATA

** PECAH KERUSUHAN BARU DI MALUKU DAN KALIMANTAN BARAT

** KONPERENSI MEMBAHAS PENAMPUNGAN PELARIAN KOSOVO

** KEDUA TERTUDUH LIBYA AKAN DIHADAPKAN KE MUKA HAKIM

** TOPIK GEMA WARTA: PDI PERJUANGAN MEGAWATI MENSOMASI GOLKAR




* XANANA GUSMAO BERSERU SUPAYA RAKYAT TIMOR TIMUR KEMBALI ANGKAT SENJATA
Pemerintah Indonesia mengecam seruan kepada rakyat Timor Timur untuk
kembali mengangkat senjata. Menurut Jakarta seruan ini mengancam
pelaksanaan pemungutan suara di wilayah tersebut. Demikian reaksi
pemerintah atas seruan pemimpin perjuangan Timor Timur Xanana Gusmao,
untuk kembali mengangkat senjata, menentang ABRI dan kelompok-kelompok
pro-Indonesia. Belakangan tersiar berita sedikitnya 17 warga Timor Timur
tewas dalam pertentangan antara kelompok milisi. Sebelumnya Australia,
Portugal dan Amerika Serikat juga mengecam seruan Gusmao. Sekretaris
Jenderal PBB, Kofi Annan menyatakan, cemas akan pecah kerusuhan
bersenjata baru di Timor Timur. Menurut Annan hal ini dapat memperlambat
pembicaraan jalan keluar damai di bawah pimpinan PBB. Sedangkan Xanana
Gusmao menyatakan, kerusuhan dapat ditekan dengan kehadiran tentara
perdamaian PBB di Timor Timur.


* PECAH KERUSUHAN BARU DI MALUKU DAN KALIMANTAN BARAT
12 orang tewas dalam kerusuhan agama baru di Maluku. Demikian laporan
saksi mata di Kepulauan Kai Besar dan Kai Kecil. Selasa pagi pecah
pertentangan antara penduduk Muslim dan Kristen. Berita ini tidak
dibenarkah oleh pemerintah daerah Maluku. Apabila hal ini benar maka
jumlah korban tewas akibat kerusuhan di Maluku meningkat hingga 66.
Sementara itu di Sambas, Kalimantan Barat sekelompok warga bersenjata
membakar rumah tinggal warga Madura di Sungaiduri, dekat Singkawang.
Sebelumnya Senin kemarin juga diberitakan massa membakar rumah tinggal
warga Madura di luar kota Singkawang. Diperkirakan hingga kini 200 orang
tewas akibat kerusuhan di Kalimantan Barat.


* KONPERENSI MEMBAHAS PENAMPUNGAN PELARIAN KOSOVO
Selasa ini di Jenewa, Swis diselenggarakan konperensi internasional
untuk mengkoordinasikan penampungan para pelarian Kosovo. 56 negara dan
30 organisasi bantuan ikut serta dalam konperensi. Para peserta harus
membuat perjanjian mengenai bantuan uang dan bahan pangan serta jumlah
pelarian yang akan ditampung di negara masing-masing. Berbagai
organisasi memperkirakan dibutuhkan dana beberapa ratus juta dolar untuk
menyediakan sarana penampungan yang memadai. Lebih dari 400.000 pelarian
etnis Albania tiba di Albania dan Makedonia minggu terakhir ini.
Sementara itu NATO menyatakan, dilakukan pemboman terberat sejak
dimulainya serangan udara di Yugoslavia. Selain sasaran-sasaran militer,
NATO juga menggempur berbagai sarana infrastruktur, antara lain jalan
utama antara ibukota Beograd dan Pristina, dan sejumlah jembatan
penghubung. Di kota Selatan Nis, NATO kembali menggempur markas besar
tentara Serbia di Kosovo. Di Aleksinac, tenggara Serbia, diberitakan
lima orang tewas. NATO menyatakan, didukung oleh cuaca baik, serangan
udara baru harus menghancurkan satuan-satuan Serbia di Kosovo. Untuk itu
antara lain dikerahkan helikopter tempur Apache.


* KEDUA TERTUDUH LIBYA AKAN DIHADAPKAN KE MUKA HAKIM
Kemungkinan Selasa ini kedua tertuduh pemboman Lockerbie asal Libya,
akan dihadapkan ke pengadilan Skotlandia. Demikian juru bicara pihak
kehakiman Skotlandia. Kedua tertuduh harus dihadapkan ke muka hakim
dalam waktu 48 jam. Senin malam kemarin, kedua pria diserahkan kepada
pihak kehakiman Skotlandia di Soesterberg, Belanda. Keduanya akan
diadili oleh hakim Skotlandia di Kamp Zeist, Belanda, yang selama
pengadilan berlangsung, dinyatakan sebagai wilayah teritorial
Skotlandia. Setelah pembicaraan bertahun-tahun kedua tertuduh akhirnya
diserahkan kepada PBB. Sementara ini PBB menangguhkan embargo
penerbangan dan senjata terhadap Libya. Sebaliknya Amerika Serikat tetap
mempertahankan sangsi ekonomi terhadap Libya.


* KUNJUNGAN ARAFAT DI MOSKOW
Pemimpin Palestina Yasser Arafat membicarakan rencana kemerdekaan
Palestina di ibukota Rusia, Moskow. Menteri Luar Negeri Rusia Igor
Ivanov menyarankan supaya Arafat menunda proklamasi kemerdekaan
Palestina hingga akhir pemilihan umum Israel tanggal 17 Mei mendatang.
Semula Arafat berencana untuk memproklamasikan kemerdekaan Palestina
tanggal 4 Mei mendatang. Pada tanggal itu berakhirlah masa penangguhan
lima tahun seperti yang ditetapkan dalam persetujuan perdamaian Oslo.
Karena pembicaraan dengan Israel untuk sementara macet, Arafat ingin
menyatakan kemerdekaan Palestina secara sepihak. Selasa ini Yasser
Arafat akan berunding dengan Perdana Menteri Rusia, Yevgeni Primakov dan
Presiden Boris Yeltsin. Sebelumnya pemimpin Palestina ini menyatakan,
akan mengambil keputusan akhir setelah berunding dengan semua negara
yang terlibat dalam proses perdamaian Timur Tengah.


* IRAK MENGHUKUM MATI EMPAT WARGA SYI'AH
Irak menghukum mati empat pria Syiah yang dituduh bertanggung jawab atas
pembunuhan pemimpin agama Islam Syiah, Ayatollah Mohhamed Sadek al-Sadr.
Bersama dengan dua putranya, ayatollah ini ditembak mati di bagian
Selatan kota Nayaf. Tidak lama kemudian, pemerintah Irak menahan empat
tertuduh, yang memberikan pengakuan di depan kamera pemancar televisi
Irak. Pecah rangkaian kerusuhan besar di Irak setelah pembunuhan
pemimpin agama yang berpengaruh ini. Sejak itu ratusan orang tewas
akibat kekejaman tentara Irak. Tetapi pemerintah Bagdad membantah berita
tersebut.


* PERDANA MENTERI ZHU RONGJI CINA BERKUNJUNG KE AMERIKA SERIKAT
Juru runding Cina dan Amerika Serikat memberikan pernyataan bertentangan
menjelang kunjungan Perdana Menteri Zhu Reongji Cina ke Washington.
Kedua belah pihak berencana melanjutkan pembicaraan mengenai hubungan
perdagangan bilateral. Agenda terpenting pembicaraan adalah niat Cina
untuk menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia, WTO. Menurut
pemimpin delegasi Cina, dicapai kemajuan besar dalam pembicaraan, tetapi
juru bicara Amerika Serikat membantah hal tersebut. Selasa ini Perdana
Menteri Zhu Rongji memulai kunjungan resmi di Amerika Serikat. Kunjungan
ini dibayangi sikap Cina yang menentang serangan udara NATO di
Yugoslavia, tuduhan mata-mata nuklir Cina di Amerika Serikat dan kritik
Amerika terhadap kebijakan hak asasi manusia Cina.


* PDI PERJUANGAN MEGAWATI MENSOMASI GOLKAR
INTRO: Partai PDI Perjuangan Megawati mensomasi Golkar sementara apel-
apel Golkar di seluruh Indonesia terancam rusuh. Tetapi Akbar Tandjung
mengatakan apel-apel Golkar akan terus dilanjutkan, tanpa takut
menghadapi masa partai-partai lain. Laporan koresponden Syahrir dari
Jakarta:

Pendaftaran pemilih untuk Pemilu 1999 di beberapa daerah masih sepi.
Jakob Tobing anggota KPU dari PDI Perjuangan mengakui kepada TVRI
kemarin, bahwa di daerah-daerah terutama di desa-desa masyarakat belum
mendaftarkan diri sebagai pemilih karena belum siap. Tetapi ia yakin
kesiapan aparat di daerah akan meningkat sehingga pemilu dapat
diselenggarakan tepat pada waktunya. Anggota KPU Adnan Buyung Nasution
juga mengumumkan bahwa kotak-kotak suara akan dibuat dari bahan tripleks
dan pembuatannya akan diserahkan kepada para pengusaha di daerah.

Sementara itu suatu acara yang disebut sebagai pawai kedamaian parpol
telah diselenggarakan oleh berbagai partai di Yogyakarta. 'Dari
Yogyakarta kita selamatkan Indonesia' begitu tertera pada spanduk besar
yang digotong anggota-anggota partai yang tergabung dalam forum parpol
se Yogya. Pawai kedamaian ini diselenggarakan setelah masyarakat Yogya
melihat bentrokan antar para pendukung partai di Yogya, Jawa Tengah dan
propinsi-propinsi lain, padahal kampanye pemilu belum lagi dimulai.

Yang paling kontroversial ialah kampanye terselubung yang dilakukan
Mensesneg Akbar Tandjung di Purbalingga baru-baru ini. Ratusan warga PDI
Perjuangan menghadang rombongan Akbar, membakar mobil satgas pengawalnya
dan menyerbu lapangan di mana Akbar akan berpidato. Mensesneg Akbar
Tanjung yang dahulu dikenal sangat dekat dengan Soeharto dilaporkan
sempat pucat dan gemetaran melihat serangan massa PDI Perjuangan
tersebut. Tetapi yang membuat banyak tokoh perempuan geram ialah
perlakuan anggota-anggota PDI Perjuangan yang melucuti kaos oblong
kuning para perempuan peserta apel akbar Partai Golkar di Purbalingga.
Akibatnya selama beberapa hari terakhir ini anggota-anggota Golkar di
pulau Jawa takut memakai atribut-atribut Golkar.

Di daerah-daerah lain dilaporkan bahwa para pengikut PKB bentrok dengan
pengikut PPP. Masa partai non-pemerintah nampaknya kurang menyukai
pendukung partai-partai yang duduk didalam kabinet Habibie yang dianggap
sebagai penerus Orde Baru-nya Soeharto. Tidaklah mengherankan jika kini
para pengusaha yang mampu mulai bersiap-siap untuk menyingkir ke luar
negeri atau ke propinsi-propinsi yang dianggap aman.

Namun demikian dari Jayapura, Irian Jaya, kemarin dilaporkan bahwa
Menteri Akbar Tandjung menegaskan, apel-apel akbar Partai Golkar
diseluruh Indonesia tidak akan dihentikan meski diganggu massa partai
lain. Biarpun Akbar Tanjung datang ke Irian dalam kapasitasnya sebagai
Ketua Umum Golkar, namun ia tetap saja dijemput oleh para petinggi
daerah, mulai dari gubernur sampai pangdam dan Kapolda. Maka bisalah
diperkirakan bahwa meskipun dibentuk forum parpol dan forum satgas
parpol tetapi bentrokan antar massa partai sukar dicegah. Apalagi jika
para provokator preman dan petugas-petugas dari lembaga-lembaga
terorganisasi mengintip disetiap belokan.

Chris Siner Key Timu dari kelompok Petisi 50 menduga para provokatorlah
yang kemungkinan besar berada di belakang kerusuhan Purbalingga. Dengan
demikian para pendukung status quo itu berhasil memukul sekaligus kubu
Golkar dan PDI Perjuangan. Tidaklah mengherankan jika Tim Pengacara PDI
Perjuangan kini melakukan somasi terhadap Partai Golkar, karena Golkar
dianggap telah melanggar asas praduga tak bersalah dengan menuduh PDI
Perjuangan sebagai pelaku kerusuhan di Purbalingga, Jawa Tengah. Padahal
bisa saja orang-orang-orang militer yang melakukan hal itu. Tetapi
bukankah banyak anggota Keluarga Besar ABRI telah masuk PDI Perjuangan?
Termasuk para mantan anggota intel ABRI?


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Apr 1999 jam 16:57:26 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke