----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

Merdeka, 16 Januari 1999

Benci Demo Mahasiswa

Saya ingin menanggapi surat Yudha Permana, Mahasiswa STIE Perbanas
pada 24/12/1998 yang kurang senang karena demo mahasiswa sekarang
ini banyak disalahkan masyarakat.

Seperti banyak rekan yang lain, saya juga termasuk yang kurang
senang dengan demo mahasiswa sekarang ini. Di bulan Mei lalu, saya
dan banyak teman-teman karyawan profesional sangat mendukung demo
mahasiswa untuk menumbangkan Orde Baru. Kini setelah Orde Baru
terjungkal, saya merasa bahwa demo-demo sekarang ini kurang fokus
efektif. Tampaknya demo lebih banyak untuk menunjukkan bahwa grup
mahasiswa tertentu sangat militan dan aktif berdemo. Yang saya
kritik bukan akibat lalulintasnya, tetap dampak buruk demo tersebut
pada pemulihan perekonomian Indonesia yang sedang sekarat.

Suka tidak suka, diakui atau tidak, demo-demo tersebut memberi
peluang/motivasi pada penjarah-penjarah untuk menangguk di air
keruh. Jalan dari airport jadi kurang aman sehingga banyak pelaku
bisnis membantalkan kunjungan ke Jakarta. Akibatnya, hotel-hotel
dan restoran kekurangan tamu dan merugi. Malahan, warga Jakarta
yang ingin belanja ke tanah Abang, Senen, Glodok dan Mangga Dua
sangat menurunkan karena khawatir dengan keamanan di jalan raya.
Kalau omset sentra bisnis tersebut menurun terus, produk dari
pabrik tidak laku, ujung-ujungnya adalah PHK yang tentu saja
makin menyengsarakan masyarakat. Mahasiswa tentu tak menginginkan
ini kan?

Karena demo yang berkepanjangan banyak calon investor yang
memindahkan investasinya ke Malaysia, Philipina, atau negara
yang lebih aman dan tidak memiliki penjarah-penjarah.

Oke, kalau mahasiswa merasa tetap perlu demo, lakukanlah dengan
damai dan berkomunikasi tujuan demonya secara jelas dengan damai
dan komunikasi tujuan demonya secara jelas dan spesifik. Kalau
demo secara damai dan tidak di daerah bisnis mungkin investor dan
wisatawan ke Indonesia tetap mengalir sehingga ekonomi kita akan
mulai bangkit lagi.

ZAMRI Zaini

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 25 Jan 1999 jam 05:22:09 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke