----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Stockholm, 26 Januari 1999

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

LUMPUHNYA PENGUASA NEGARA PANCASILA DENGAN UUD'45-NYA YANG MENIMBULKAN
KERUSUHAN DAN KEKACAUAN DI WILAYAH INDONESIA.
Ahmad Sudirman
Modular Ink Technology Stockholm - SWEDIA.

Salam damai untuk kaum penganut agama lain.

Pada tanggal 22 Januari 1999  Partai Keadilan melalui Sekretaris
Jendral-nya Saudara H. M. Anis Matta telah menyampaikan pernyataan
kepada saya dengan subject "KERUSUHAN DI AMBON" , dimana dinyatakan
bahwa:

1. Menyerukan umat Islam setempat untuk menggunakan hak membela diri,
dalam bentuk mempersenjatai diri, mempertahankan diri dari serangan
lawan, dan meredam rencana serangan lawan. Hak membela diri ini
merupakan bagian dari hak asasi manusia yang harus digunakan sa-at nyawa
terancam dan perlindungan dari aparat keamanan tidak dapat diharapkan.

2. Mendesak Pemerintah maupun aparat keamanan untuk secara terbuka
menyatakan kasus kerusuhan di Ambon disebabkan oleh faktor SARA dan
bukan lagi kriminal biasa sebagaimana yang dinyatakan Kapolri Letjen
Polisi Roesmanhadi pada hari Kamis, 21 Januari 1999.

3. Mendesak aparat penegak hukum untuk menyeret semua tersangka pelaku
dan provokator yang telah menyulut serta membesarkan insiden berdarah
ini ke depan pengadilan. Tindakan ragu-ragu serta kekhawatiran akan
merusak keharmonisan masyarakat justru akan memperumit permasalahan,
memperpanjang penderitaan masyarakat serta menurunkan wibawa aparat
penegak hukum.

4. Menegaskan bahwa aksi-aksi kerusuhan di Ambon ini tampak jelas
diorganisasikan dan dikenda-likan dengan baik, oleh elemen-elemen yang
memiliki kemampuan agitasi massa, memiliki akses terhadap amunisi,
logistik, serta sarana transportasi yang memadai, dengan memanfaatkan
para preman setempat sebagai operatornya. Kami yakin aksi-aksi ini
diorganisasikan dari lu-ar Maluku, sebagai bagian dari pertarungan
elit-elit politik di tingkat nasional.

5. Menyerukan umat Islam di seluruh Indonesia untuk terus memanjatkan
doa, memohonkan pertolongan Allah  azza wa jalla agar pertumpahan darah
di Ambon, segera dapat dihentikan. Untuk meringankan beban
saudara-saudara yang tertimpa musibah, dari pihak manapun, kami
menyerukan agar seluruh komponen masyarakat mengumpulkan bantuan
kemanusiaan, baik dalam bentuk dana, maupun barang-barang kebutuhan
pokok. Kami siap membantu pengumpulan maupun penyaluran bantuan
kemanusiaan ini, dengan membuka peluang kerjasama dengan lembaga-lembaga
lain, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Setelah saya membaca surat pernyataan tersebut diatas, maka saya ingin
memberikan tanggapan kepada Partai Keadilan melalui Sekjen-nya, yaitu,
sebenarnya penyebab dari timbulnya kerusuhan dan kekacauan di wilayah
kepulauan Indonesia adalah disebabkan telah lumpuhnya Penguasa negara
Pancasila dengan UUD'45-nya, sehingga tidak mampu lagi untuk menjalankan
fungsi kontrol keamanannya dengan baik. Siapa saja akan mampu untuk
membuat dan menimbulkan kerusuhan dan kekacauan karena telah lemahnya
mekanisme hukum, keamanan, pelaksanaan dan pengontrolnya. Dengan telah
hilangnya sebagian besar kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia
kepada Penguasa sekarang, mengakibatkan hilangnya rasa respek atau
hormat terhadap penguasa, sehingga keadaan yang sudah cukup rawan ini
mudah dijadikan alat dan sarana untuk membangkitkan rasa ketidak puasan
dan frustasi yang ada dalam masyarakat Indonesia.

Jadi selama tidak menggali sumber dari pada penyebab kekacauan dan
kerusuhan dalam masyarakat Indonesia sekarang ini, maka selama itu
kekacauan dan kerusuhan akan tetap timbul dan membawa korban, bukan
hanya korban materi saja, tetapi juga korban jiwa yang cukup banyak,
yang kalau di negara-negara yang sudah memiliki kesadaran bernegara-nya
yang tinggi tidak pernah atau jarang terjadi, apalagi sampai melayangnya
jiwa-jiwa manusia.

Jadi, karena menurut saya sumber dari penyebab kekacauan dan kerusuhan
ini adalah Penguasa Negara Pancasila dengan UUD'45-nya yang telah
lumpuh, yang tidak lagi mendapat kepercayaan sepenuhnya dari seluruh
rakyat Indonesia, maka segala alasan yang didasarkan kepada pertentangan
antar suku, agama, ras dan golongan adalah alasan yang tidak benar dan
mengada-ada.

Yang membesar-besarkan pertentangan berdasarkan SARA ini adalah mereka
yang sebenarnya mau dan berusaha memecahkan persatuan dan kesatuan
rakyat Indonesia, agar supaya mendapat keuntungan dari adanya
pertentangan dan kekacauan serta kerusuhan tersebut.

Bagi kaum muslimin yang telah menyadari dan mengetahui bahwa Rasulullah
dengan Undang Undang Madinah-nya telah menjamin kehidupan yang harmonis
dalam beraneka ragam agama, adat istiadat, kebiasaan dan beraneka
kesukuan atau kabilah, tidaklah akan menjadikan ajaran Islam yang dibawa
Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai alat untuk saling bertikai.

Tetapi, karena Undang Undang Madinah dan hukum Islam tidak berlaku di
negara Pancasila ini, maka sumber kekacauan dan kerusuhan ini adalah
sebenarnya Pancasila yang merupakan sumber dari segala hukum dan UUD'45
sebagai sumber dari segala peraturan dasar negara-nya yang lemah, semu
dan kabur sehingga membuat para pelaksana dan pembuat hukum-hukum dari
Pancasila tersebut menjadi lumpuh.

Jadi, dalam kerusuhan dan kekacauan yang terjadi sekarang ini jangan
disalahkan faktor SARA, tetapi salahkan Pancasila yang lemah, semu dan
kabur. Karena Pancasila yang lemah, semu dan kaburlah yang tidak mampu
menuntun rakyat Indonesia kepada kehidupan yang harmonis, penuh
toleransi dan saling harga menghargai. Kalaulah Pancasila yang menjadi
dasar dan ideologi negara ini memang benar-benar dapat menyatukan dan
mengharmoniskan kemajemukan, saya pikir, tidaklah timbul pertentangan,
kekacauan dan kerusuhan yang memakan beratus-ratus jiwa dan
bermilyar-milyar nilai harga materi seperti sekarang ini.

Nah sekarang, setelah terbuka bahwa memang Pancasila dengan UUD'45-nya
adalah lemah, semu dan kabur, maka tidaklah benar kalau ada yang
mengatakan bahwa sumber kekacauan dan kerusuhan adalah karena faktor
SARA.

Inilah tanggapan singkat saya untuk Sekretaris Jendral  Partai Keadilan
Saudara H. M. Anis Matta.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Jan 1999 jam 10:55:17 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke