---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Stockholm, 30 Januari 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. Untuk Akhi Suyatno (Indonesia). Terimakasih atas tanggapannya, semoga Allah meridhai usaha kaum muslimin dimanapun berada yang ingin tegaknya Pemerintahan Islam, Khilafah Islam, hukum Islam dan Undang Undang Madinah dengan mencari Ridha Allah. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ----------- Suyatno wrote : Bismillah Hirrohmaanirrohiim, Assalamua'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Beberapa point statement Ikwan kita Ahmad Sudirman cukup beralasan dan saya setuju. Kalau saya boleh sumbang pendapat atas lambannya pemerintah menangani kerusuhan di Indonesia termasuk kerusuhan Ambon, adalah masih lemahnya Iman pejabat-2 kita, beliau masih sungkan-2 / ewuh pakewuh, yang seharusnya mereka berpegang pada : " WATTAWA SAUBIL HAQ" bukanya sungkan/ewuh terhadap tegaknya AMAR MA,RUF NAHI MUNGKAR. Buat ikwan Ahmad Sudirman dan Iswan, perkenankan saya bergabung dengan anda-2, saya adalah termasuk simpatisan Partai Keadilan yang rindu akan negara yang didalamnya terwujud satu bentuk masyarakat madani, seperti yg di contohkan Nabi SAW di Madinah. Mohon cc saya pada alamat sbb : [EMAIL PROTECTED] Terimakasih, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Forwarded by Suyatno/MIN/PTTU on 01/29/99 04:32 PM http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] Stockholm, 27 Januari 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. Untuk Akhi Iswan Noor (Indonesia). Saya mengucapkan banyak terimakasih atas pandangan, tanggapan dan kritikan dari Akhie, semoga Allah mengampuni kesalahan saya, dan memberikan serta membimbing ke jalan yang diridhai-Nya. "Hanya Engkau-lah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami memohon pertolongan". (Al Faatihah: 5). Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] -- Iswan Noor wrote: ----------------- Assalamu'alaikum Wr.Wb. SAYA MENERIMA SURAT SDR.AHMAD SOEDIRMAN, YANG MENGOMENTARI 'STATMENT PARTAI KEADILAN' BERKAITAN KEJADIAN AMBON. BERIKUT INI PETIKAN SURATNYA, DAN AYAT QUR'AN (HURUF KAPITAL) YANG SAYA KUTIPKAN SEBAGAI RENUNGAN KITA SEMUA TERHADAP JAWABAN IKHWAN KITA ITU. Setelah saya (Ahmad Sudirman) membaca surat pernyataan tersebut diatas, maka saya ingin memberikan tanggapan kepada Partai Keadilan melalui Sekjen-nya, yaitu,sebenarnya penyebab dari timbulnya kerusuhan dan kekacauan di wilayah kepulauan Indonesia adalah disebabkan telah lumpuhnya Penguasa negara Pancasila dengan UUD'45-nya, sehingga tidak mampu lagi untuk menjalankan fungsi kontrol keamanannya dengan baik. Siapa saja akan mampu untuk membuat dan menimbulkan kerusuhan dan kekacauan karena telah lemahnya mekanisme hukum, keamanan, pelaksanaan dan pengontrolnya. Dengan telah hilangnya sebagian besar kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia kepada Penguasa sekarang, mengakibatkan hilangnya rasa respek atau hormat terhadap penguasa, sehingga keadaan yang sudah cukup rawan ini mudah dijadikan alat dan sarana untuk membangkitkan rasa ketidak puasan dan frustasi yang ada dalam masyarakat Indonesia. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah berfirman : DAN RABBMU SEKALI-KALI TIDAK AKAN MEMBINASAKAN NEGERI-NEGERI SECARA ZALIM, SEDANG PENDUDUKNYA ORANG-ORANG YANG BERBUAT KEBAIKAN (qs.11:117). DAN KAMI TIDAK MEMBINASAKAN SUATU NEGERIPUN, MELAINKAN SESUDAH ADA BAGINYA ORANG-ORANG YANG MEMBERIKAN PERINGATAN (qs. 26:208) Jadi selama tidak menggali sumber dari pada penyebab kekacauan dan kerusuhan dalam masyarakat Indonesia sekarang ini, maka selama itu kekacauan dan kerusuhan akan tetap timbul dan membawa korban, bukan hanya korban materi saja, tetapi juga korban jiwa yang cukup banyak, yang kalau di negara-negara yang sudah memiliki kesadaran bernegara-nya yang tinggi tidak pernah atau jarang terjadi, apalagi sampai melayangnya jiwa-jiwa manusia. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah berfirman : DIMANA SAJA KAMU BERADA, KEMATIAN AKAN MENDAPATKAN KAMU, KENDATIPUN KAMU DI DALAM BENTENG YANG TINGGI LAGI KOKOH, DAN JIKA MEMPEROLEH KEBAIKAN, MEREKA MENGATAKAN :"INI DARI SISI ALLAH", DAN KALAU MERKA DITIMPA SUATU MUSIBAH, MEREKA MENGATAKAN :"INI DATANGNYA DARI SISI KAMU (MUHAMMAD ATAU UMMATNYA). KATAKANLAH:" SEMUANYA (KEBAIKAN ATAU MUSIBAH) DARI SISI ALLAH. MAKA MENGAPA ORANG-ORANG ITU HAMPIR-HAMPIR TIDAK MEMAHAMI AKAN SIMBOL-SIMBOL/LAMBANG-LAMBANG ITU SEDIKITPUN (qs.4:78) Jadi, karena menurut saya sumber dari penyebab kekacauan dan kerusuhan ini adalah Penguasa Negara Pancasila dengan UUD'45-nya yang telah lumpuh, yang tidak lagi mendapat kepercayaan sepenuhnya dari seluruh rakyat Indonesia, maka segala alasan yang didasarkan kepada Pertentangan antar suku, agama, ras dan golongan adalah alasan yang tidak benar dan mengada-ada. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah berfirman : JIKALAU SEKIRANYA PENDUDUK SUATU NEGERI BERIMAN DAN BERTAQWA, PASTILAH KAMI AKAN MELIMPAHKAN KEPADA MEREKA BERKAH DARI LANGIT DAN BUMI, TETAPI MEREKA MENDUSTAKAN (LAMBANG-LAMBANG YANG TELAH KAMI BERITAKAN), MAKA KAMI SIKSA MEREKA DISEBABKAN PERBUATANNYA (qs.7:96) Yang membesar-besarkan pertentangan berdasarkan SARA ini adalah mereka yang sebenarnya mau dan berusaha memecahkan persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia, agar supaya mendapat keuntungan dari adanya pertentangan dan kekacauan serta kerusuhan tersebut. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah berfirman : DAN JIKA KAMI HENDAK MEMBINASAKAN SUATU NEGERI, MAKA KAMI PERINTAHKAN KEPADA ORANG-ORANG YANG HIDUP MEWAH DINEGERI ITU (SUPAYA TAAT ALLAH DAN RASUL) TETAPI MEREKA MELAKUKAN KEDURHAKAAN DALAM NEGERI ITU, MAKA SUDAH SEPANTASNYA BERLAKU TERHADAPNYA PERKATAAN (KETENTUAN KAMI), KEMUDIAN KAMI HANCURKAN NEGERI ITU SEHANCUR-HANCURNYA (qs.17:16) Bagi kaum muslimin yang telah menyadari dan mengetahui bahwa Rasulullah dalam beraneka ragam agama, adat istiadat, kebiasaan dan beraneka dengan Undang Undang Madinah-nya telah menjamin kehidupan yang harmonis kesukuan atau kabilah, tidaklah akan menjadikan ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai alat untuk saling bertikai.Tetapi, karena Undang Undang Madinah dan hukum Islam tidak berlaku di negara Pancasila ini, maka sumber kekacauan dan kerusuhan ini adalah sebenarnya Pancasila yang merupakan sumber dari segala hukum dan UUD'45 sebagai sumber dari segala peraturan dasar negara-nya yang lemah, semu dan kabur sehingga membuat para pelaksana dan pembuat hukum-hukum dariPancasila tersebut menjadi lumpuh. Jadi, dalam kerusuhan dan kekacauan yang terjadi sekarang ini jangan disalahkan faktor SARA, tetapi salahkan Pancasila yang lemah, semu dan kabur. Karena Pancasila yang lemah, semu dan kaburlah yang tidak mampu menuntun rakyat Indonesia kepada kehidupan yang harmonis, penuh toleransi dan saling harga menghargai. Kalaulah Pancasila yang menjadi dasar dan ideologi negara ini memang benar-benar dapat menyatukan dan mengharmoniskan kemajemukan, saya pikir, tidaklah timbul pertentangan, kekacauan dan kerusuhan yang memakan beratus-ratus jiwa dan bermilyar-milyar nilai harga materi seperti sekarang ini.Nah sekarang, setelah terbuka bahwa memang Pancasila dengan UUD'45-nya adalah lemah, semu dan kabur, maka tidaklah benar kalau ada yang mengatakan bahwa sumber kekacauan dan kerusuhan adalah karena faktor SARA. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah berfirman : DAN APA SAJA MUSIBAH YANG MENIMPA KAMU MAKA ADALAH DISEBABKAN OLEH PERBUATAN TANGANMU SENDIRI, DAN ALLAH MENGAMPUNI SEBAGIAN BESAR (DOSA-DOSAMU YANG BELUM KAU TOBATI) (qs. 42:30)...DAN ORANG-ORANG YANG KAFIR (TERHADAP NI'MAT ALLAH DINEGERI INI) SENANTIASA DITIMPA BENCANA DISEBABKAN PERBUATAN MEREKA SENDIRI ARAU BENCANA ITU TERJADI DEKAT TEMPAT KEDIAMAN MEREKA, SEHINGGA DATANGLAH JANJI ALLAH. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MENYALAHI JANJI (qs.13:31) Pesan akhir untuk ikhwan AHMAD SOEDIRMAN : JANGANLAH KAMU MENGIKUTI SESUATU SEDANGKAN KAMU TIDAK MEMILIKI PENGETAHUAN YANG PASTI AKAN HAL ITU. SESUNGGUHNYA TANGANMU, HATIMU AKAN DIMINTAI PERTANGGUNGAN-JAWAB KELAK DI HADAPAN ALLAH (qs.10:36) WAHAI ORANG-ORANG BERIMAN, MENGAPA KAMU MENGATAKAN/ MENULISKAN/MENGKONSEPKAN SESUATU YANG KAMU SENDIRI TIDAK MENGERJAKANNYA? SUNGGUH AMAT BESAR KEMURKAAN DI SISI ALLAH BILA KAMU HANYA PINTAR BERKATA/ MENULIS TETAPI TIDAK MENGHERJAKAN (qs.61:2-3) WASSALAM. -------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Feb 1999 jam 04:21:17 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
