----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Friday 09 April 1999 14:50 UTC



** XANANA GUSMAO DIANCAM AKAN DIKEMBALIKAN KE RUTAN CIPINANG

** KERUSUHAN BARU DI MALUKU TENGGARA, 14 ORANG TEWAS

** PERKEMBANGAN TERAKHIR KRISIS DI KOSOVO

** YASSER ARAFAT BERBICARA DENGAN PRESIDEN HABIBIE

** TOPIK GEMA WARTA: TIM PENCARI FAKTA LUAR NEGERI DI TIMOR TIMUR
DIKHAWATIRKAN HANYA KOSMETIK

** TOPIK FOKUS AKHIR PEKAN: KENAPA PARA MAHASISWA TIDAK LAGI SUARAKAN
REFORMASI TOTAL




* XANANA GUSMAO DIANCAM AKAN DIKEMBALIKAN KE RUTAN CIPINANG
Pemerintah Indonesia memberikan waktu satu minggu kepada pemimpin
perjuangan Timor Timur Xanana Gusmao untuk mencabut seruan perlawanan
bersenjata. Gusmao harus melakukannya secara tertulis dan terperinci.
Apabila tidak maka hukuman tahanan rumahnya akan dicabut kembali, dan
Xanana Gusmao dikembalikan ke rumah tahanan Cipinang. Demikian Menteri
Kehakiman Muladi. Pemimpin perlawanan Timor Timur menyerukan perlawanan
bersenjata awal minggu ini, karena meningkatnya aksi kekerasan di Timor
Timur. Minggu ini di Liquica, 30 km di barat Dili, sedikitnya 25 orang
tewas setelah milisi pro-Indonesia melemparkan granat ke gereja paroki
setempat. Pemerintah Jakarta menyetujui diadakan penyelidikan
independen. Atas permintaan Indonesia pembicaraan masa depan Timor Timur
tingkat diplomat telah ditangguhkan. Rencananya perundingan akan
dilanjutkan minggu depan di markas besar PBB di New York. Jakarta
menyatakan belum selesai menggarapan perincian otonomi luas Timor Timur.


* KERUSUHAN BARU DI MALUKU TENGGARA, 14 ORANG TEWAS
Jum'at ini massa yang mengamuk membunuh dua orang yang baru saja datang
dengan kapal laut di Tual, kota terbesar di Pulau Kai Kecil, Maluku
Tenggara. Demikian dinyatakan penduduk dan wartawan lokal. Jumat ini
juga, polisi menemukan 12 mayat lainnya di sebuah desa di Kai Besar.
Selain itu juga dilaporkan adanya pembunuhan di kota Masohi, yang
terletak di Pulau Seram, Maluku Tengah. Juru bicara militer di ibukota
Ambon menyatakan, sebuah tim militer khusus sedang dalam perjalanan ke
Masohi. Hingga sekarang hampir 300 orang tewas akibat kerusuhan agama di
Maluku.


* PERKEMBANGAN TERAKHIR KRISIS DI KOSOVO
UNHCR, organisasi urusan pengungsi PBB, memperkirakan sekitar 10.000
pelarian Kosovo telah hilang. Kemungkinan mereka tersebar di kamp-kamp
pengungsi di Makedonia dan Albania. Menurut juru bicara UNHCR, hampir
tidak mungkin menemukan kembali pelarian yang dinyatakan hilang,
diantara 320.000 pengungsi Kosovo. Sementara itu NATO memutuskan
mengirim 8000 tentara ke Albania untuk membantu para pengungsi. Beberapa
hari terakhir, jumlah pengungsi yang datang semakin berkurang, sejak
Yugoslavia menahan warga etnis-Albania keluar dari Kosovo. Menurut
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, tentara Serbia tetap melakukan
pembunuhan massal. Washington menyatakan, dari sumber-sumber yang
dipercaya, dapat dipastikan pembunuhan massal di delapan desa di Kosovo.
Sementara NATO masih merundingkan kemungkinan mengirim pasukan darat.
Menurut Menteri Luar Negeri Inggris, Robin Cook, belum ada rencana
kongkrit mengenai hal ini. Presiden Rusia Boris Yeltsin kembali
memperingatkan NATO untuk tidak mengirim pasukan darat. Yeltsin
menyatakan, Rusia tidak akan campur tangan dalam konflik di Kosovo,
kecuali jika Amerika Serikat mendesak hal tersebut. Kamis malam kemarin
NATO kembali menggempur dua sasaran di ibukota Beograd. Menurut saksi
mata sebuah pusat cadangan minyak dan sebuah menara pemancar televisi di
luar Beograd hancur terbakar.


* YASSER ARAFAT BERBICARA DENGAN PRESIDEN HABIBIE
Kamis kemarin Pemimpin Palestina, Yasser Arafat tiba di Jakarta dan
berbicara dengan Presiden B.J. Habibie. Pembicaraan dilakukan di Lanuma
Halim Perdanakusumah. Pemerintah Indonesia berpendirian bahwa terserah
kepada bangsa Palestina kapan ingin memproklmasikan kemerdekaannya.
Jakarta sudah mengakui Palestina sebagai negara, karena itu
proklamasinya bukan masalah lagi. Arafat mulai perlawatan keliling Asia
minggu ini di Jepang. Pemerintah Jepang mendesak Arafat untuk menunda
pernyataan kemerdekaan Palestina hingga berakhirnya pemilu Israel, 17
Mei mendatang. Saat ini Yasser Arafat sedang terbang ke ibukota
Bangladesh, Dhaka, dan akan melanjutkan perjalanan ke Cina dan India.
Pemimpin Palestina menyatakan, akan mengambil keputusan akhir setelah
berbicara dengan semua negara yang ikut serta dalam pembicaraan
perdamaian Timur Tengah.


* BELUM ADA KESEPAKATAN ANTARA CINA DAN AMERIKA
Sampai sekarang belum dicapai kesepakatan antara Cina dan Amerika
Serikat mengenai keinginan Cina menjadi anggota organisasi perdagangan
dunia, WTO. Setelah berunding dengan Perdana Menteri Cina, Zhu Rongji di
Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton mengharapkan agar
perbedaan pendapat antara Beijing dan Washington dapat diselesaikan
sebelum akhir tahun ini. Perdana Menteri Cina menyatakan pembicaraan
gagal akibat suara-suara anti-Cina dalam politik Amerika Serikat
belakangan ini. Selanjutnya dinyatakan, pimpinan Cina tidak mengetahui
kegiatan mata-mata nuklir, dan menamakan kritik Amerika Serikat terhadap
situasi hak asasi manusia di Cina sebagai campur tangan urusan dalam
negeri.


* UNI EROPA TIDAK MEMPERLUAS SANKSI TERHADAP YUGOSLAVIA
Uni Eropa masih ragu-ragu dengan rencana memperluas sanksi terhadap
Yugoslavia. Menurut Menteri Luar Negeri Belanda Jozias van Aartsen,
hampir tidak ada dukungan dari Dewan Menteri Eropa, untuk mengadakan
boikot perdagangan sepenuhnya di Yugoslavia. Di dalam pernyataan akhir
Dewan Menteri Eropa tidak disinggung masalah perluasan sangsi, dan hanya
ditekankan penajaman sangsi ekonomi yang sudah diberlakukan.


* PENGHARGAAN AMNESTY INTERNATIONAL UNTUK TOKOH TURKI
Organisasi hak asasi manusia, Amnesty International memberi penghargaan
istimewa kepada Arkan Birdal, ketua persatuan hak asasi manusia di
Turki, sehubungan peringatan 50 tahun Pernyataan Hak-hak Asasi Manusia
sedunia. Birdal menerima penghargaan tersebut di ibukota Ankara, karena
pemerintah Turki tidak memberikan ijin ke luar negeri. Minggu lalu
persatuan pimpinan Birdal juga mendapat hadiah kehormatan bidang HAM
Belanda, De Geuzenpenning, dari Menteri Kerjasama Pembangunan Belanda,
Evelien Herfkens.


* KEMUNGKINAN PEMBICARAAN PERDAMAIAN BARU DI FILIPINA
Pihak pemberontak komunis di Filipina membebaskan kepala polisi yang
diculik satu setengah bulan lalu. Pembebasan ini memungkinkan dimulainya
kembali pembicaraan perdamaian antara pemerintah Manila dengan Front
Demokrasi Nasional. Pemerintah Filipina menangguhkan perundingan setelah
seorang kepala polisi dan dua perwira lainnya diculik beberapa hari
lalu. Presiden Filipina, Joseph Estrada menyerukan para pemberontak
untuk membebaskan dua tawanan lainnya.


* IRLANDIA MEMBEBASKAN ENAM TAWANAN IRA
Irlandia membebaskan enam tawanan IRA, antara lain empat anggota
Kelompok Balcombe Street yang menghebohkan. Ke-empat orang tersebut
menjalani hukuman seumur hidup karena membunuh paling sedikit dua orang
dan melakukan berbagai serangan bersenjata di Inggris. Tahun lalu
pemerintah Irlandia juga membebaskan sejumlah anggota IRA yang di
penjara, sesuai dengan persetujuan perdamaian Irlandia Utara. Dalam
kesepakatan yang diambil hari Jumat Agung, ditetapkan sebagian besar
anggota kelompok gerilya akan dibebaskan dua tahun mendatang, apabila
semua pihak yang bertikai menghormati persetujuan gencatan senjata.


* YUGOSLAVIA INGIN BERGABUNG DENGAN RUSIA
Presiden Yugoslavia, Slobodan Milosevic ingin agar negaranya bergabung
secara politik dengan Rusia dan Belarus. Milosevic mengusulkan hal
tersebut sewaktu kunjungan Ketua Parlemen Rusia, Gennadi Selesnyov,
minggu ini di ibukota Beograd. Selesnyov sudah secara resmi mengajukan
usulan kepada Presiden Rusia Boris Yeltsin, yang memberikan sambutan
sangat positif. Demikian dikatakan ketua parlemen di hadapan parlemen
tingkat rendah Rusia, Duma. Sebelumnya Presiden Yeltsin menolak
permintaan ini, dengan alasan Yugoslavia tidak berbatasan langsung
dengan Rusia atau Belarus.


* TIM PENCARI FAKTA LUAR NEGERI DI TIMOR TIMUR DIKHAWATIRKAN HANYA
KOSMETIK
INTRO: Sementara perhatian dunia berpusat pada tragedi Kosovo, tragedi
Timor Timur masih berkelanjutan saja. Menhankam/Pangab Jenderal Wiranto
telah mengijinkan delegasi Australia bersama Palang Merah Internasional
untuk mengadakan penyidikan tragedi Liquisa, yang menelan korban 25
orang. Kenapa ABRI tiba-tiba bersikap lunak dan kenapa Australia menolak
penempatan satuan perdamaian di Timor Timur? Berikut George Aditjondro
pakar Indonesia dan Timor Timur di Australia:

GEORGE JUNUS ADITJONDRO [GJA]: Australia ini selalu bersikap sebagai
tetangga yang baik dari rejim apa pun yang berkuasa di Indonesia,
sehingga sudah kehilangan prinsip. Artinya lebih mengorbankan
kepentingan dagang daripada hak-hak asasi manusia, sehingga sampai saat
ini pun juga pemerintah Australia berbeda dengan rakyatnya. Gereja-
gereja maupun kelompok-kelompok Timor Leste di sini mereka sangat
menyetujui seruan tokoh-tokoh Timor yang sekarang sedang berkonperensi
Melbourne, bahwa pemerintah Australia, Amerika Serikat dan berbagai
negara lain di bawah bendera PBB semestinya sudah mengirimkan pasukan
perdamaian ke Timor Timur.
RADIO NEDERLAND [RN]: Kenapa kok pemerintah Australia tidak mendukung
ditempatkannya satuan perdamaian, hal ini kan bisa menstabilkan keadaan
di sana?

GJA: Saya rasa dalam hal ini pemerintah Perdana Menteri John Howard
ingin mencoba mencari simpati dari para pendukungnya, bahwa ia lebih
mencintai rakyatnya sendiri ketimbang rakyat lain. Artinya Australia
mengatakan untuk apa buru-buru mengirim pasukan perdamaian karena kalau
akhirnya mereka akan kembali dalam body-bag, jadi bahwa mereka akan
terbunuh.

Yang juga membingungkan saya dalam hal ini bagaimana sikap pemerintah
Habibie sendiri, siapa yang sebenarnya bertanggung jawab untuk
mengacaukan proses perdamaian di Timor Timur. Bahkan sampai-sampai juga
Muladi mengeluarkan semacam ancaman terhadap Xanana Gusmao, bahwa kalau
dia ngomong keras lagi akan dikembalikan ke Cipinang. Saya tidak tahu
apa yang sedang berlangsung di Jakarta.

RN: Menurut dugaan bapak apa?

GJA: Selama ini berkali-kali dikatakan termasuk juga oleh Menlu Alatas,
bahwa kalau sampai tentara ditarik dari Timor, maka akan pecah perang
saudara. Usaha-usaha yang dilakukan sekarang ini sepertinya ingin
membenarkan, ingin membuktikan ramalan mereka itu. Artinya di satu pihak
mereka memang, untuk alasan ekonomi, ingin menarik tentara lebih banyak
dari Timor Timur supaya bisa ditempatkan di daerah-daerah bergolak yang
lain. Saya kira semua orang dalam kabinet sepakat, bahwa tentara harus
dicabut tetapi lain waktu juga semuanya sepakat bahwa orang Timor ini
harus dikerjain dulu. Karena kalau dilepas begitu saja dan ternyata
pemungutan suara berlangsung dengan tenang, mayoritas rakyat menolak
paket otonomi yang ditawarkan, maka pemerintah ini akan semakin
kehilangan muka.

Di kalangan rakyat Indonesia yang selama 20 tahun lebih dikibulin,
dibohongin bahwa orang Timor mau merdeka. Jadi ini adalah usaha
merekayasa suatu gerakan yang sangat militan dan saya sendiri curiga
bahwa bahwa para milisia ini tidak semua orang Timor Timur tetapi banyak
juga adalah orang NTT.

RN: Mengenai kerusuhan di Liquica, yang menelan korban jiwa 25 orang,
itu kan sekarang Menhankam Pangab Jenderal Wiranto mengijinkan Australia
dan Palang Merah melakukan penyelidikan independen. Bagaimana Pak George
menilai sikap Wiranto ini?

GJA: Karena masalah Timor sangat berat kaitannya dengan dukungan luar
negeri, artinya Timor itu lebih merupakan isu internasional ketimbang
misalnya di Kalimantan Barat, atau pun di Aceh, mau tidak mau dia harus
memberikan ijin.

Tapi masalahnya adalah kenapa dia sampai saat ini tidak memerintahkan
ABRI untuk melucuti senjata kelompok milisia itu. Jadi menurut saya
kalau hanya suatu fact finding team, suatu tim pencari fakta yang
independen, maka itu hanya kosmetis saja. Yang diperlukan sekarang
adalah satu pelucutan senjata dari semua kelompok milisia di sana dan
hanya dengan cara itu Falentil, jadi angkatan bersenjata Timor Leste
akan juga mau dilucuti senjatanya.

Dan lebih mendasar lagi, kalau memang tidak ada yang disembunyikan,
Indonesia harus berhenti menghambat tuntutan rakyat Timor dan Portugal
untuk menempatkan pasukan perdamaian PBB. Repotnya sekarang tragedi di
Kosovo itu memberikan excuse (dalih, Red.) bagi PBB dan pemerintah
Amerika untuk mengalihkan perhatian dari Timor.

RN: Demikian George Junus Aditjondro, pakar Indonesia di Australia.


* KENAPA PARA MAHASISWA TIDAK LAGI SUARAKAN REFORMASI TOTAL
Rencana Forsal atau Forum Salemba UI untuk menggelar acara 'Debat
terbuka Calon Presiden' tanggal 27 April 1999 ditanggapi positif
sejumlah calon Presiden RI. Calon-calon yang sudah menyatakan bersedia
mengikuti acara debat terbuka ialah Amien Rais, Sri Bintang Pamungkas
dan capres dari Partai Keadilan. Kami sampaikan laporan koresponden
Syahrir dari Jakarta:

Megawati Soekarnoputri nampaknya tidak siap untuk dijebak para mahasiswa
Forsal yang di kalangan mahasiswa dikenal sebagai kelompok pro-Habibie.
Pihak PDI sudah menyatakan debat terbuka untuk menentukan kualitas
presiden tidak sesuai dengan alam demokratis yang dianut Indonesia.
Demikian Haryanto Taslam, Wakil Sekjen DPP PDI kepada pers kemarin.
Pemilihan presiden dilakukan lewat wakil rakyat di DPR RI, katanya.

Kegiatan Forsal lagi-lagi menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa
kini tersedot perhatiannya pada pemilu Juni mendatang. Menurut seorang
aktivis mahasiswa Aldera, Aliansi Demokrasi Rakyat, maraknya gerakan
mahasiswa menjelang dan sampai jatuhnya Soeharto hanya salah satu faktor
belaka, mengingat krisis ekonomi dan berbagai tekanan internasional
sangat berarti dalam menjatuhkan Soeharto. Maka gerakan mahasiswa tahun
1998 yang demikian maraknya di berbagai kota cukup membuat orang merasa
kagum dan heran. Bagaimana mungkin mahasiswa bisa bergerak ketika
masyarakat Indonesia begitu asing dari politik atau terdepolitisasi?

Menurut aktivis mahasiswa Aldera ini, keberhasilan rekan-rekannya
sebenarnya lebih banyak ditentukan oleh momentum politik Mei 1998,
ketika sebagian pemimpin ABRIpun sudah sepakat untuk membiarkan Soeharto
jatuh. Walaupun berperan besar, gerakan mahasiswa bukan satu-satunya
faktor yang menjatuhkan Soeharto. Yang sekarang layak dipertanyakan
adalah, ke mana mahasiswa yang dulu begitu gigih menuntut reformasi
total? Berbagai upaya telah dilakukan oleh pimpinan dan kader mahasiswa
untuk mengembalikan gerakan mahasiswa sebagai corong suara rakyat. Namun
mahasiswa tidak berhasil antara lain karena kurangnya dukungan dana
operasional.

Ternyata aksi-aksi mahasiswa tahun lalu banyak didukung oleh logistik
masyarakat politik tertentu. Di antaranya ialah kelompok ITB dan
kelompok Arifin Panigoro. Tanpa dukungan logistik yang memadai, maka
mahasiswa kini hanya mampu menggerakkan massa mahasiswa yang sangat
minim. Paling banter hanya 500 orang saja.

Kini, banyak pimpinan aksi mahasiswa tersedot pada aktivitas pemantauan
pemilu baik di pusat maupun di daerah-daerah. Kegiatan KIPP dan Unfrel
misalnya, banyak menyedot mahasiswa-mahasiswa yang dahulu berperan pada
setiap aksi mahasiswa. Pada setiap pertemuan-pertemuan mahasiswa
termasuk pertemuan di Bali baru-baru ini menyusup kepentingan-
kepentingan politik tertentu, misalnya intel-intel ABRI dan intel
Habibie. Selain itu muncul pula gerakan-gerakan mahasiswa kontra
reformasi yang didanai oleh antek-antek yang pro-Habibie. Aliansi-
aliansi mahasiswa dan terutama PRD juga banyak menyibukkan diri dengan
program-program pemilu. Padahal sebagaimana dikemukakan harian Jawa Pos,
pemilu akan tetap dimenangkan staus quo. Di lain pihak pakar hukum
tatanegara Dr Mahmud kepada harian Kompas mengatakan, orang-orang Golkar
kini sudah merata di semua parpol. Di PKB ada mantan Gubernur Jatim
Basofi Sudirman. Di PDI Perjuangan ada Theo Syafei dan Jakob Tobing.
Khusus di PAN banyak masuk para mantan bupati ex Golkar dan Mayjen
Purnawirawan Soewarno.

Mengapa sampai para pemimpin mahasiswa terseret dengan euphoria pemilu
tentu tidak sulit untuk ditebak, kata seorang aktivis Aldera yang
memperkirakan sekitar 30.000 mahasiswa akan ikut terjun dalam pemilu
yang akan menghabiskan puluhan juta dollar Amerika Serikat. Yang juga
membingungkan ialah keputusan para mahasiswa radikal yang sering
membawa-bawa panji Ernesto Che Guevara, tokoh kiri Amerika Latin yang
menjadi idola PRD dan Aldera. 'Sedikit saja kamu berpaling pada jalan
parlemen, tentu akan mempengaruhi atau memperlemah gerakan perubahan',
kata Ernesto Che Guevara. Yang selanjutnya menjadi pertanyaan ialah,
siapa pula yang akan tetap membawa panji-panji perubahan serta pembaruan
dan menjadi gerakan pelopor?

Sementara ini beberapa kelompok kecil mahasiswa memang sudah menyatakan
akan menempuh garis Golput pada pemilu mendatang. Mereka tidak mau ikut
bertanggungjawab atas pemilu Orde Baru ini.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Apr 1999 jam 16:57:44 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke